Saya rasa, terlalu sumir jika dikatakan bahwa pembukaan kasino (atau legalisasi judi lainnya) bisa mengundang jutaan wisatawan dan bisa meningkatkan perekonomian itu.
Memang kalau dilihat sepintas, make sense jika kita membuka bisnis yang "lain dari pada yang lain" itu akan menarik pelanggan. Beberapa kota di dunia melakukan itu. Tapi dalam prakteknya, pengelolaannya tentu sanga tidak mudah.Logika untuk mengharapkan pengunjungnya adalah orang "luar" (bisa berarti non muslim dan non sumbar) itu juga suatu angan2 yang sulit dilaksanakan. Tidak usah berteori jauh2, yang gampang saja. Kalau memang legalisasi perjudian itu mengungtungkan, mengapa tidak banyak negara atau kota di dunia yang menjadikan perjudian sebagai sumber pendapatannya? Tentang DKI jaman Bang Ali, nah ini agak questionable, apakah ini hanya masalah control, atau memang itu berkaitan dengan penerimaan daerah? Di satu sisi, jika asumsi bahwa perjudian dan pelacuran tidak bisa diberantas, kebijakan lokalisasi merupakan suatu yang mungkin dilaksanakan. Tapi pernahkah ada analisis tentang sisi cost nya? Saya belum pernah baca tuh. Apalagi kalau dikaitkan dengan penerimaan daerah, saya belum pernah membaca dokumen APBD yang mengatakan bahwa pendapatan daerah sangat tinggi pada jaman itu. Riri Bekasi, l, 47 2010/5/10 sjamsir_sjarif <[email protected]> > Mambuek Kasino? > Di Minangkabau? Antilah! > Talalu ekstrim bana tu mah. > Jan sampailah tqajadi handaknyo. > Kok batambah lakeh kiamaik di nagari awak bekoh. > Casino ko kan tampek bajudi? > > http://en.wikipedia.org/wiki/Casino? > > Sadang maadu ayam atau barambuang pitih garih se sisuak lah parang > bakuhampeh urang, lah bakuah darah Rang Minang. Bia lah kok indak diulang > ... > > > Kasino diakui bisa mengundang jutaan wisatawan datang ke suatu negara. > > Kasino pun bisa mangundang Kriminal... > > --Nyit Sungut > > --- In [email protected], muhammad syahreza <muhammadsyahr...@...> > wrote: > > > > Assalamu'alaikum wr.wb. > > > ......... > > Atau kalau mau yang ekstrim...menyewakan pulau terluar untuk dibuat > Kasino, > > untuk hal ini perlu dimatangkan aturan mainnya terlebih dahulu. Intinya > yang > > muslim tidak boleh ikut berjudi. Setiap penjudi yang mau main harus > transit > > di Padang untuk mengurus ijin masuk. Masa transit ini kita optimalkan > untuk > > menggerakkan perekonomian. Jika mau jujur, setuju atau tidak pembangunan > > Kasino diakui bisa mengundang jutaan wisatawan datang ke suatu negara. > > > > Hormat saya > > > > Muhammad Syahreza > > > -- > . > Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat > lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet > http://groups.google.com/group/RantauNet/~ > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: > - DILARANG: > 1. Email besar dari 200KB; > 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; > 3. One Liner. > - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet > - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting > - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply > - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan > keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe > -- . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
