Ambo kirimkan ka milis juo salain RN. Salam, Elthaf 2010/5/12 Dapua RantauNet <[email protected]>
> Assalamualaikum WrWb. > > > > Sangajo ambo repost baliak pakiriman dari sanak kito Imran Al dari Padang > nan diposting hari Selasa yang lalu, mudah-mudahan lai ado rasaki adiak kito > nan malang dikampuang ko dari sanak2nyo nan lai ado (mungkin) agak labiah > rasaki dari ALLAH SWT, sekalian ambo tambahkan dari pakiriman Rang Kayo > Mulie melalu SMS seperti dibawah : > > * * > > Maiyuni, ayahanda Nouval (adiak kito nan malang) berharap ado Dermawan nan > amuah mambantu keluarga mereka nan sadang kanai musibah tentang penyakit > anaknyo seperti laporan nan diturunkan Pos Metro Padang dibawah. Melalu > Dompet Peduli Nauval yang dimotori Pos Metro, Pak Maiyuni nan dari Jorong > Kamumuan, Kuranji Hilir, Kec. Sungai Limau, Pariaman berharap bantuan banyak > saketeknyo dari Dermawan nan bisa dikirm Melalu Rekening No. BANK MANDIRI > Cab. Lapangan Imam Bonjol, Padang dengan Acc. No. *1110002232797* atas > nama Hendra Hefison (Wapamred Posmetro). > > > > Semoga bantuan dari sanak dan kito basamo mandapek rahmat dan limpahan dari > ALLAH yang maha Kuaso. > > > > Wassalam > > Nofend/Rang Dapua RN > > > > > > [image: bocah pengidap tumor di mata.jpg] > > > > *From:* [email protected] [mailto:[email protected]] *On > Behalf Of *Imran Al > *Sent:* Tuesday, May 11, 2010 6:56 PM > *To:* mailing list > *Subject:* [...@ntau-net] MENUNGGU DERMAWAN > > > > Kisah Bapak dengan Putra Mengidap Tumor > ”Erangan Naufal Terus Terbayang” > > Firdaus Diezo -- posmetropadang > > PADANG, METRO > Naufal Arkan Ashshaddiq (3), masih terbaring lemah di RS M Djamil Padang, > Senin (10/5). Warga Korong Kamumuan, Kenagarian Kuranji Hilir, Kecamatan > Sungai Limau, Kabupaten Padangpariaman ini merupakan penderita tumor ganas > di mata kirinya > > Sepekan sudah bocah ini dirujuk dan di rawat di Bangsal Anak RS M Djamil > Padang. Kondisi badanya terus melemah. Matanya serupa daging tumbuh dan > berair, tampak menonjol sepanjang telunjuk orang dewasa dengan ukuran > sebasar bola lampu 5 watt. Sehingga, bola matanya terlihat terbudur. > > ”Kata dokter, Naufal menderita tumor ganas. Tumor sudah hinggap di matanya > sejak berusia 1 tahun. Seiring perjalanan waktu, benjolan di mata kiri > Naufal terus membesar hingga sebesar kepalan tangan,” ungkap Maiyuni, ayah > Naufal kepada POSMETRO, kemarin. > > Dikatakan Maiyuni, awalnya dia melihat gejala aneh berupa bintik-bintik di > mata (pupil) anaknya, ketika berumur satu tahun lebih. Kemudian, bintik > tersebut membengkak dan terus membengkak. Selanjutnya, bola mata Naufal > mulai terlihat terbudur. Ia dan istrinya makin hiba bercampur panik, melihat > kondisi sang buah hati. Berobat kian-kemari telah dilalui. > > Kondisi Naufal makin parah satu bulan terakhir. Tumor di mata ini > diperkirakan juga telah menjalar ke pipi sebelah kanan. Saat ini, pipinya > telah membengkak. Hingga membuat ganjil bagian kiri bibirnya. Saat ini, > badan bocah berkulit putih ini terlihat semakin kurus. > Sejak buah hatinya sakit, kondisi ekonomi keluarga Maiyuni yang pas-pasan > semakin mengkhawatirkan. Karena, setahun belakangan ini, Maiyuni hampir > tidak bisa bekerja seperti biasa sebagai buruh pada proyek-proyek tertentu. > > ”Pernah saya pergi bekerja ketika ada proyek, namun bagaimana saya bisa > bekerja, sementara wajah Naufal yang merintih menahan sakit, selalu > menghantui saya. Selalu terbayang saat dia menangis dan tidak mau makan,” > katanya dengan nada serak. > Sejak putra pertama dari dua bersaudara ini dinyatakan mengidap tumor, > Maiyuni mulai kesulitan mencari biaya pengobatan sekaligus untuk memenuhi > kebutuhan hidup sehari-hari. Namun, tetap saja semangat baja benderang di > muka ayah dua anak ini, meski kadang ada sabak yang tak kunjung basah di > matanya, saat ia bertutur dengan POSMETRO. > > ”Untung saya bisa mengurus Jamkesda, hingga pengobatan anak saya sedikit > jadi ringan. Namun, belum tahu bagaimana ke depanya. Sebab dokter belum > memberi gambaran tengah biaya segala macamnya. Kata dokter, anak saya mesti > di chemotherapy. Saat ini, kami menuggu hasilnya untuk selanjutnya,” > terangnya. > > Bagi Maiyuni, yang terpenting adalah kesembuhan anaknya. Sebagai ayah, dia > terus berusaha sekuat tenaga mencari dana, untuk berobat anaknya hingga > sembuh. Sedang untuk biaya sehari-hari, keluarga besarnya masih saling > membantu. Tentunya, hidup dengan apa adanya. ”Bagaimana nantilah. Yang > penting, anak saya sembuh. Jika nanti sudah benar-benar tidak bisa, itu hak > Tuhan,” ungkapnya. > > Terpisah, Kabag Humas dan Pengaduan Masyarakat RS M Djamil Padang > Gusfatianof yang ikut menjambangi Naufal bersama POSMETRO mengatakan, pihak > rumah sakit akan berusah membantu kesembuhan Naufal. Dia berharap, ada > pertolongan dari donatur untuk meringankan biaya pengobatan Naufal. > > ”Kita belum bisa pastikan, sampai kapan Naufal akan dirawat. Kita masih > menunggu hasil chemotherapy dari dokter yang menangani. Oleh karena itu, > besar harapan kita kepada dermawan untuk menyalurkan bantuan tanpa harus > menuggu pihak keluarga penderita memohon dan panik sendirian,” harap > Gusfatianof. (*) > > > > -- > . > Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat > lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet > http://groups.google.com/group/RantauNet/~ > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: > - DILARANG: > 1. Email besar dari 200KB; > 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; > 3. One Liner. > - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet > - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting > - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply > - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan > keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe > -- . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
<<image003.jpg>>
