Waalaikumsalam ww Sanak Muzirman dan para sanak sapalanta,
Karano ABS SBK kito nyatokan sabagai 'jati diri Minangkabau' -- nan bisa 
dianggap sabagai terjemahan dari cultural identity dari ethnic groups and the 
indigenous peoples --  mako kalau bisa disahkan sacaro resmi dek Kongres 
Kebudayaan Minangkabau 2010 nan kadatang,  pado tahap pertamo sacaro yuridis 
ABS SBK itu balaku otomatis ka dalam masyarakat-hukum adat Minangkabau, sebagai 
bagian dari hak asasi manusia, nan bukan sajo dilindungi dek Pasal 18 B ayat 
(2) dan Pasal 28 I ayat (3) Undang=Undang Dasar 1945 tetapi juo dek UN 
Declaration on the Rights of the Indigenous Peoples, 13 September 2007. 

Konsekuensinyo adolah: kalau suatu masyarakat-hukum adat maraso ado hak 
konstitusionalnyo ko dilanggar dek undang-undang Negara, mako badasar Pasal 51 
Undang-undang Nomor 24 Tahun 2003 Tantang Mahkamah Konstitusi, pimpinan 
masyarakat-hukum adat tasabuik buliah maajukan uji-materil ka Mahkamah 
Konstitusi, nan wenang mancabuik undang-undang tu sacaro manyaluruah atau 
sabagiannyo.

Tantu sajo nan berhak maajukan uji materil ko adolah masyarakat-hukum adat nan 
alah punyo legal standing, yaitu mamanuhi persyaratan formal sabagai 
masyarakat-hukum adat sasuai jo katantuan undang-undang. Sekedar catatan, 
manuruik pengamatan ambo, nagari-nagari kito di Sumatera Barat alun ado nan 
sacaro formal mamanuhi legal standing sabagai masyarakat-hukum adat iko. Jadi 
alun bisa maajukan uji materil ka Mahkamah Konstitusi kalau maraso ado 
undang-undang nan malanggar hak konstitusionalnyo. Sayang.
Di DPR RI kini alah ado Rancangan Undag-undang Tentang Pengakuan dan 
Perlindungan Hak Masyarakat Hukum Adat, nan dirancang dek Dewan Perwakilan 
Daerah, dan alah masuak dalam Program Legislasi Nasional, nomor 161, nan 
direncanakan akan dibahas dek DPR RI tahun 2011 muko.
Ado babarapo materi Kesepakatan Bersama Kongres nan takaik jo hukum positif, 
yaitu antaro lain  tantang 1)  karajo samo  masyarakat hukum adat Minangkabau 
jo lembaga-lembaga pemerintahan, baiak tingkek pusat maupun tingkek daerah, nan 
tantu paralu mambaco dan mamparatikan  undang-undang nan takaik jo 
lembaga-lembaga pemerintahan tu; dan 2)  pamintaan ka polisi jan main tangkok 
sajo taradok ninik mamak kalau ninik mamak manjatuhkan sanksi adat kapado anak 
kamanakannyo dalam hal pelanggaran hukum adat, khususnya dalam sengketa 
waris`dan pidana ringan.
Wassalam,
Saafroedin Bahar(Laki-laki, masuk 73 th, Jakarta) 


--- On Thu, 5/13/10, Muzirman -- <[email protected]> wrote:

From: Muzirman -- <[email protected]>
Subject: [...@ntau-net] Kongres Kebudayaan MINANG Dibuka Presiden SBY
To: [email protected], "rantaunet" <[email protected]>, "MuzIrman" 
<[email protected]>
Date: Thursday, May 13, 2010, 12:28 AM





AssWrWB, Selamat Ber KONGRES, semoga apa yg menjadi tujuan/sasaran tercapai 
hendaknya, Amin.
Apakah Kongres ini mencoba  menetrapkan nilai2 ABSSBK utk di samakan/disisipkan 
dgn hukum formal kita?
Wass.Muzirman Tanjung
------------------------------------------------
 
Rabu, 12 May 2010
Kongres Kebudayaan Dibuka Presiden SBY 

Padang - Kalau tidak ada aral melintang, Gebu Minang berencana menggadakan 
Kongres Kebudayaan Minangkabau 2010 dan Musyawarah Besar V Gebu Minang 2010 di 
Bukittinggi, tepatnya 7-8 Agustus 2010. Acara ini rencananya akan dibuka 
Presiden SBY.

Pembicaraan besar yang akan diusung, terkait  masalah Adat Basandi Syarak, 
Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK). Pembahasan tentang ABS-SBK ini nantinya, 
akan dituangkan dalam sebuah buku, sehingga jadi rujukan semua anak nagari yang 
ada di kampung dan perantauan.

“Latar belakang digelarnya kongres ini, beranjak dari ABS-SBK yang lahir sejak 
zaman Paderi, seolah mulai ditinggalkan masyarakat. Beberapa masjid dan surau 
mulai kosong dari aktivitas keislaman, dan lebih banyak duduk di lapau,” kata 
Dr.Saafruddin Bahar, salah seorang petinggi di Gebu Minang, dalam temu ramah 
dengan Wakil Pe mimpin Umum Harian Singgalang, H.Darlis Syofyan, Pemim pin 
Redaksi, Khairul Jasmi, Redaktur Pelaksana, Syam soedarman dan lainnya di 
Rattan Room Harian Singgalang, Selasa (11/6).

Dikatakannya, penggodokkan buku ABS-SBK sedang dilakukan oleh Lembaga Kajian 
Paderi. Lembaga ini menilai, Minangkabau tanpa Paderi, tidak akan seperti 
sekarang. Terkait lembaga ini, hingga sekarang sudah berhasil menelurkan 5 
buku. 

“Gebu Minang terus menampung masukan dari masyarakat, terkait ABS-SBK. Wahana 
yang dipakai bisa dilihat di www.rantau.net,” tambahnya. 
Menurutnya lagi, ada 4 rujukan untuk ABS-SBK; Alquran, hadist, pepatah-ptitih 
dan konstitusi. Sudah saatnya tungku 3 sajarangan dibangkitkan kembali. Tidak 
seperti sekarang, masing-masing tungku jalan sendiri-sendiri.

Sementara Amri Aziz, Steering Comitte acara mengatakan, jangan lagi dipisahkan 
antara orang rantau dan orang kampung. Sekarang mudah timbul kecurigaan, kalau 
orang rantau pulang kampung membangun nagari.
“Beda antara orang rantau dengan nagari hanya pada KTP dan tempat tidur saja. 
Jadi jangan ada jurang lagi, sehingga kampung bisa dibangun menjadi lebih 
baik,” katanya. 

Sedangkan Farhan Muin Dt. Bagindo mengatakan, diharapkan setelah kongres nanti, 
titik temu ABS-SBK bisa didapatkan. Tidak seperti sekarang, semua menafsirkan 
ABS-SBK dengan ilmu masing-masing. 
Sementara Muchtar Naim mengatakan, Kongres Kebudayaan Minangkabau 2010  akan 
menjadi yang terbesar. Ia pun telah mempromosikan ke perantau-perantau seperti 
di Australia dan lainnya.  

Sedangkan Nurmatias, Kepala Balai Pelestarian Sejarah dan nilai tradisional 
Padang mengatakan, kerajaan yang pertama berdiri di Minangkabau adalah Kerajaan 
Adytiawarman. Setelah itu baru muncul Kerajaan Pagaruyung. 
Selanjutnya disusul oleh tiga haji lagi yang disebut Inyiak Parabek, Inyiak 
Candung dan Inyiak Deer Ayah buya Hamka. Menurutnya, kongres nantinya akan jadi 
catatan sejarah penting untuk kemajuan Minang ke depan.

Sementara Ermansyah Jamin, Ketum Kongres Kebuda yaan Minangkabau 2010 dan 
Musyawarah Besar V Gebu Minang 2010 yang didampingi oleh Syafril Aboe Naim, Ke 
tua Lembaga Kajian Gerakan Paderi mengatakan, orang Minang dari dulu hingga 
sekarang memiliki karakteristik khusus. “Mereka kurang bisa bekerja sama, tapi 
sama-sama mau bekerja. Walau kongres nantinya ada kendala, panitia akan tetap 
maju menggelarnya,” katanya.

Sedangkan H.Darlis Syofyan mengatakan, kongres ini dicurigai orang karena dalam 
masa kampanye politik. Orang tentu akan bertanya, siapa pula gubernur yang akan 
dibawa Gebu Minang. 
“Kalau di saat netral, kecurigaan tidak akan banyak muncul. Kami di Singgalang 
akan menyediakan rubrik, untuk meramaikan ajang ini. Jadi silahkan menulis, 
agar bisa disosialisasikan,” ujarnya.

Sementara Khairul Jasmi mengatakan, Harian Singgalang sangat peduli dengan 
pelestarian adat istiadat Minang, termasuk pepatah petitih. Di kolom utama 
halaman satu, pepatah petitih itu selalu disertakan, agar makin banyak dikenal 
masyarakat.

Kebudayaan menurutnya harus dilestarikan. Tapi hendaknya jangan melecehkan 
sejarah, dan hanya mengagungkan budaya. Kongres kebudayaan bagus dilaksanakan, 
karena penting bagi kemajuan Minangkabau. (109)




-- 

.

Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~

===========================================================

UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:

- DILARANG:

  1. Email besar dari 200KB;

  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 

  3. One Liner.

- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet

- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting

- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply

- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 

===========================================================

Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe




      

-- 
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe

Kirim email ke