Ringkas saja, Sanak Ahmad Ridha, tentang homoseksual dan transeksual, tidak semua orang kapir mendukungnya. Gereja Katolik, misalnya, sangat menentang, padahal menurut Sanak kan ini juga lembaga 'kapir' ? Lagi pula, jika hanya sebagian instrumen HAM yang menjadi keberatan Sanak, mengapa lantas seluruh instrumen HAM -- yang telah diperjuangkan demikian lama -- harus ditolak ? Apa ini bukan bak kata pepatah 'karena benci pada tikus seekor, seluruh lumbung yang dibakar' ?
Wassalam, Saafroedin Bahar(Laki-laki, Tanjung, masuk 73 th, Jakarta) --- On Sun, 5/23/10, Ahmad Ridha <[email protected]> wrote: From: Ahmad Ridha <[email protected]> Subject: Re: [...@ntau-net] Piagam Madinah To: [email protected] Date: Sunday, May 23, 2010, 9:04 PM On 5/23/10, Dr. Saafroedin Bahar <[email protected]> wrote: > Setuju, bung Andiko. Karano tu ambo heran manga urang Islam takuik bana jo > HAM tu. > Pak Saaf, bukannya orang Islam takut dengan HAM, tetapi orang Islam tidak mau didikte dengan versi HAM orang kafir. Misalnya tentang masalah homoseksual dan transeksual yang dibela sebagian orang kafir dengan versi HAM mereka padahal homoseksualitas adalah dosa besar dalam Islam. Ini ada contoh lain "indahnya" HAM orang kafir: http://www.nytimes.com/2010/04/07/world/middleeast/07yemen.html -- Abu 'Abdirrahman, Ahmad Ridha bin Zainal Arifin bin Muhammad Hamim (l. 1400 H/1980 M) -- . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe -- . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
