Mudah2an berita ini kurang lengkap, karena di artikel ini tidak nampak adanya peran dinas2 di lingkungan Pemkot Bukittinggi ataupun Pemprov Sumbar. Yang kelihatan cuma adalah Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) Batusangkar, Badan Pelestarian Pusaka Indonesia,dan Kedutaan Besar Kerajaan Belanda.
Akan lebih menarik lagi kalau suatu saat saya membaca di koran: "... untuk mengatasi ancaman ini, MAPPAS ..."; atau "... sebagai tindak lanjut dari diskusi di milinglis RN, ... " RIri Bekasi, l, 47 2010/5/26 Darwin <[email protected]> > Kompas, Rabu, 26 Mei 2010 | 04:57 WIB > > Ingki Rinaldi > > > http://cetak.kompas.com/read/xml/2010/05/26/04574422/kebanggaan.sumbaryang.sedang.terancam > > > -- > .] > -- . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
