Pak Saaf,

Harapan saya tentang informasi peran Pemda dan MAPPAS tadi karena keduanya
kan sudah ada, sudah terbentuk.

Kalau WSTB kan belum ada.

Jadi yang ada dulu lah

:)

RIri
Bekasi, l, 47





2010/5/27 Dr. Saafroedin Bahar <[email protected]>

> Bung Naldi, kadang-kadang saya berfikir mengapa WSTB tsb tidak kita buat di
> Jkt saja, menjelang timbulnya kesadaran sanak kita di Ranah?
>
> Saat ini saya masih pesimis thd sikap birokratis para petinggi pariwisata
> Sumatera Barat.Kita langsung kontak saja dgn Kembudpar yg scr kreatif sdh
> memprakarsai Tour de Singkarak.
>
>
> Wassalam,
>
> SB, Lk, 73 th, Jkt. Powered by Telkomsel BlackBerry®
> ------------------------------
> *From: * [email protected]
> *Sender: * [email protected]
> *Date: *Wed, 27 May 2009 09:00:41 +0000
> *To: *<[email protected]>
> *ReplyTo: * [email protected]
> *Subject: *Re: [...@ntau-net] JAM GADANG, Kebanggaan Sumbaryang Sedang
> Terancam
>
> Saya sudah membayangkan kalau WSTPB itu terwujud dan mampu melakukan
> koordinasi, maka hasilnya akan luar biasa. Selama ini jalan sendiri-sendiri.
> Saya dan kawan2 dulu sudah mencoba berbuat, dukungan memang kurang. Dulu
> semasa saya di forum wartawan peduli pariwisata, digelar rekor pemakan
> kerupuak balado terbanyak, memberikan penghargaan kepada pelaku pariwisata,
> dan selain menulis di media masing2. Waktu tu tekor Rp8 juta. Waktu itu tak
> ada dukungan Pemda Sumbar. Periode kedua dg ketua Febriani (TVRI) masih
> jalan. Sekarang Gusfen (RCTI) ketua forum wartawan pariwisata.
> EO dan Pemda kurang menganggap keberadaan wartawan, sehingga gaungnya
> kurang. Pak Nofrin ketika mempromokan arung jeram di Solok Selatan bagus
> membangun jejaring dg wartawan.
> Ide2 untuk pariwisata banyak, tapi biar saya simpan dulu.
>
> Nal
>
> Sent from BlackBerry® on 3
>



> ------------------------------
> *From: * "Dr. Saafroedin Bahar" <[email protected]>
> *Sender: * [email protected]
> *Date: *Thu, 27 May 2010 00:58:43 +0000
> *To: *Rantau Net<[email protected]>
> *ReplyTo: * [email protected]
> *Subject: *Re: [...@ntau-net] JAM GADANG, Kebanggaan Sumbaryang Sedang
> Terancam
>
> Bung Naldi, itu yg saya sedihkan. Saya termasuk pendukung dan pendorong
> terbentuknya WSTB tsb, tetapi tidak berhasil mewujudkannya ke dalam
> kenyataan.
>
> Faktor penyebabnya banyak, namun yg penting mungkin kurang jernihnya visi,
> missi, kebijakan, strategi, sistem, dan leadership.
>
> Mungkin bung Naldi perlu 'turun gunung' utk ikut 'menghoyak' pentingnya
> koordinasi antara komponen-komponen pariwisata ini: operator, regulator, dan
> stakeholders.
>
> Wassalam,
>
> SB, Lk, 73 th, Jkt. Powered by Telkomsel BlackBerry®
> ------------------------------
> *From: * [email protected]
> *Sender: * [email protected]
> *Date: *Wed, 27 May 2009 07:45:21 +0000
> *To: *<[email protected]>
> *ReplyTo: * [email protected]
> *Subject: *Re: [...@ntau-net] JAM GADANG, Kebanggaan Sumbaryang Sedang
> Terancam
>
> Pak Saaf yth, apa di daerah kita sudah ada west sumatra tourism promtion
> board? Sejak kapan? Kok selama ini tak ada gaungnya? Kenapa tak belajar dg
> Singapore Tourism Board?
>
> Yurnaldi
> Pendiri dan ketua pertama Forum Wartawan Pariwisata Sumatera Barat
>
> Sent from BlackBerry® on 3
> ------------------------------
> *From: * "Dr. Saafroedin Bahar" <[email protected]>
> *Sender: * [email protected]
> *Date: *Thu, 27 May 2010 00:05:58 +0000
> *To: *Rantau Net<[email protected]>
> *ReplyTo: * [email protected]
> *Subject: *Re: [...@ntau-net] JAM GADANG, Kebanggaan Sumbaryang Sedang
> Terancam
>
> Benar sekali, inilah masalah pokoknya di kampung kita itu: semua berjalan
> sendiri-sendiri.
>
> Usaha MAPPAS utk mendorong terwujudnya kerjasama melalui West Sumatra
> Tourism Promotion Board sampai saat ini tidak berhasil, walau dimungkinkan
> oleh undang-undang kepariwisataan yg baru. Pendekatan pribadi dengan pejabat
> terkait juga tidak banyak manfaatnya.
>
> Sumbar sesungguhnya memerlukan reformasi dalam berbagai bidang.
>
> Wassalam,
>
> SB, Lk, 73 th, Jkt. Powered by Telkomsel BlackBerry®
> ------------------------------
> *From: * Riri Chaidir <[email protected]>
> *Sender: * [email protected]
> *Date: *Thu, 27 May 2010 06:54:47 +0700
> *To: *<[email protected]>
> *ReplyTo: * [email protected]
> *Subject: *Re: [...@ntau-net] JAM GADANG, Kebanggaan Sumbaryang Sedang
> Terancam
>
> Mudah2an berita ini kurang lengkap, karena di artikel ini tidak nampak
> adanya peran dinas2 di lingkungan Pemkot Bukittinggi ataupun Pemprov Sumbar.
> Yang kelihatan cuma adalah Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3)
> Batusangkar, Badan Pelestarian Pusaka Indonesia,dan Kedutaan Besar Kerajaan
> Belanda.
>
> Akan lebih menarik lagi kalau suatu saat saya membaca di koran: "... untuk
> mengatasi ancaman ini, MAPPAS ..."; atau "... sebagai tindak lanjut dari
> diskusi di milinglis RN, ... "
>
> RIri
> Bekasi, l, 47
>
>
>
>

-- 
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe

Kirim email ke