Pak Abraham sarato adi dunsanak kasadonyo,

 

Rumah/apartment orang di Jepang sana kecil2, sehingga kalau mereka membeli
barang baru,konsekuensinya barang yang lama haruslah dibuang,sekalipun
barang lama itu baru dipakai 1 tahun dan kondisinya masih bagus.Sebagai
contoh,kalau mereka beli TV baru maka TV yang lama haruslah dibuang
sekalipun TV yang lama ini masih bagus banget dan masih sangat layak untuk
dipakai.Kalau mereka beli kulkas baru,maka kulkas lama haruslah dibuang
karena kalau tidak,kulkas lama ini akan  membuat rumah mereka menjadi
sempit.

 

Celakanya seandainya barang2 lama ini dibuang dan akhirnya dihancurkan
menjadi besi tua,maka si pemilik akan dikenakan biaya penghangcurannya.Dan
biaya penghancurannya ini kalau mau kita sebut,sebetulnya juga tidak murah.

 

Makanya cara yang lebih efisien dan aman,sebaiknya dikasihkan saja ke orang
lain atau ke Negara lain.Dan hal ini terjadi hampir di setiap barang yang
mereka miliki.Termasuk Kereta Api.

 

Jadi yang ada di rumah mereka adalah barang2 yang betul2 terpakai saja.Cara
berfikir mereka sangat sederhana dan praktis sekali.Tidak ada barang2 yang
menumpuk2 yang tak terpakai di rumahnya.Tidak ada yang mubazir di rumah
mereka.Al mubazirun ikwanul syetan.Mubazir itu teman/kerjanya syetan.

Terkadang saya melihat mereka,teman2 Jepang ini menjalankan ajaran2
Islam,sekali pun mereka bukan orang Islam...

 

Demikian saja sedikit saya berbagi cerita di pagi ini.

 

Wasalam,

Kurnia Chalik  

 

  _____  

From: [email protected] [mailto:[email protected]] On
Behalf Of Abraham Ilyas
Sent: Thursday, May 27, 2010 8:30 AM
To: [email protected]
Subject: Re: [...@ntau-net] InsyaAllah, isuak akan kito kombinasikan MAK
SINKANSEN jo MAK ITAM di Ranah Minang

 

Takona dek ambo beberapo tahun nan lalu, Japang menghibahkan ribuan PC
pentium2 (?) ka Indonesia.
Ambo kutiko itu buru buru mancari info, nan mukasuik di hati nak
manyalurkannyo ka kampuang ambo (unt. sekolah); maklum PC baru in di
Indonesia, tapi jawaban dari pusat musti mambayia Rp. 500.000,- per PC
untuak pengangkutan.
Kok dipikia jo pemikiran kini, tantu biaya untuak mamaliharo PC tsb. tantu
labiah maha.

Salam

AI

 

-- 
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe

-- 
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe

Kirim email ke