Assalamualaikum Wr.Wb. Yth. Bapak Roland Yuliantho Mandailiang. Bapak Roland Yuliantho Mandailiang, bermula saya hanya mengomentari postingan dari Pak Suryadi, tentang Mobil Tua bersejarah di negera kita dari Bapak Suryadi. http://niadilova.blogdetik.com/2010/06/11/406/ Serta respekt kita terhadap benda2 seni/bersejarah di Indonesia. Selanjutnya saya menghimbau pembaca secara pedagogik untuk merenungkan apa yang terjadi selayang pandang hingga kini dinegeri kita seperti yang tertulis dibawah (baca tulisan saya ). Agar supaya ada yang tersentuh hatinya, selanjutnya jika menyadari, sanggup serta berkeinginan merubahnya, yah silahkan saja.
Kemudian sambil bergurau konstruktip kepada Bapak Suryadi dan kepada pembaca lainnya, saya sisipkan pembetulan salah tulis/ketik Bapak Suryadi tentang merek mobil ALFA ROMEO. Malahan supaya lebih jelas lagi saya tulis “maaf bergurau”. Saya tidak sedikitpun bermaksud langsung ataupun tidak langsung memprovoke (tulisan Bapak Roland Yuliantho Mandailiang MEMPROVOKE; mungkin maksud Bapak Roland Yuliantho Mandailiang memPROVOKASI) siapapun . Maka dari itu, setiap yang saya tulis/komentari tetap saya tidak hapus postingan yang dimaksud sebelumnya, kecuali IKUA NAN BAJELO-JELO…. itupun kalau saya tak lupa meNGUDUANGnya. Sebaliknya Bapak Roland Yuliantho Mandailiang, seenaknya bertanya tentang maksud tulisan saya, sambil mempergunakan kata MEMPROVOKE…. Sembari tulisan/komentar saya dan postingan yang dikomentari (yang dimaksud) DIHAPUS TOTAL. Apakah aksi Bapak Roland Yuliantho Mandailiang yang bersifat destruktiv ini, yang malah bisa menimbulkan sesuatu yang tidak diingini, terutama buat orang ketiga yang tak membaca perihal selengkapnya. Malahan menurut hemat saya, reaksi Pak Suryadi akibat komentar saya, rasa2nya tak akan bakal marah/kecewa, mungkin2 bisa malah…. kebalikannya. Beliau adalah orang yang berpendidikan formal/informal seni sastra yang saya kagumi, diakui oleh de Universiteit Leiden salah satu universitas tua yang famosa, yang mana, ditempat yang sama beliau juga bertugas sebagai ilmuwan dan lektor. Mohon hati2 memakai kata2 bahasa asing Pak Roland Y. Mandailiang , kalau tak paham nanti bisa salah mengerti, karena tak semua manusia mempunyai pengertian (persepsi) yang sama, karena penafsiran itu berkaitan dengan genetik, pendidikan formal, informal, pengalaman dll. dsb. Saya bukan politikus, tidak berpartai, hanya anak orang Minangkabau yang lahir dirantau besar dirantau, yang hanya mau ber-minang2 saja sembari berkontribusi sebisanya, berusaha dengan otak saya yang MADA ini belajar terus “ taratik, kato -malereang, -mandaki, -manurun”. Saya tak perlu menonjolkan diri, tak perlu MEN-JILAT SIAPAPUN dari dulu hingga sekarang, mujur saya, mungkin juga karena saya tak punya BOSS kecuali DIA yang ESA yang diatas, konon pula memPROVOKASI. Maaf Pak Roland Yuliantho Mandailiang nama saya Muljadi Ali-Basjah, bukan “MM ” . Moga2 Bapak Roland Yuliantho Mandailiang yang terhormat cukup paham, mengerti dan memaklumi apa yang saya maksudkan. Kok/nyampang indak kaa baa jo lai, bari maoh sen lah ambo Pak Roland Yuliantho Mandailiang. Wassalam, Muljadi. -------- Original-Nachricht -------- > Datum: Wed, 16 Jun 2010 13:29:40 +0700 > Von: "Roland Y. Mandailiang" <[email protected]> > An: [email protected] > Betreff: Re: [...@ntau-net] ALVA # ALFA===>Rubrik Minang Saisuak > http://niadilova.blogdetik.com/ > Pak MM, > > apo maksud postingan bapak nan iko? apakah hanya bergurau? tapi kalau > tidak > bergurau, rasonyo seperti memprovoke...tulisan Pak Muljadi di agiah merah > pulo... > > mudah2an garah sajo... > > wassalam > RYM > > > -- > > Roland Yulianto Mandailiang > رولان يوليانتو > Jakarta, 26th > > “the best of you is the most contributed to the people” > XXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX -------- Original-Nachricht -------- > Datum: Wed, 16 Jun 2010 08:08:40 +0200 > Von: "Muljadi Ali Basjah" <[email protected]> > An: [email protected] > Betreff: Re: Bls: [...@ntau-net] Rubrik Minang Saisuak > http://niadilova.blogdetik.com/ > Assalamualaikum Wr.Wb. Yth. Bapak Suryadi di Leiden. > > Yah begitulah dan itulah Bangsa, Negara serta, Pemerintah kita. Apa mau > dikata, terkadang saya berfikir, kenapa fabrik sepatu karet, dipindah dari > Indonesia ke China atau yang lain2nya. Apakah belum cukup untuk bahan > renungan untuk Penguasa dan bangsa kita???? > Apakah dengan modal bahan baku saja (karet, kopi dan tembakau, kayu2 dari > hutan tropis yang sudah hampir punah)atau hasil bumi dari MiGas (sampai > kapan bisa ditambang terus)saja cukup untuk menghidupkan bangsa? > Ikan yang sudah hampir banyak sudah mulai berkurang dan sebagian > dikhawatirkan punah, (hampir) habis karena dipukat oleh bangsa asing. > Yang tembakau kabarnya tahun ini tahun terakhir lelang di Breman (German), > selanjutnya bakal dilelang di Indonesia. Mudah2an tidak tertiru Brazil > yang lelang dinegeri sendiri, ternyata harga nilai jual turun. Mengapa?? > Kopi yang harganya dari tahun ketahun rata2 menurun. > Paling2 export Haji dan TKW lah yang berjalan lancar. Sayang export Haji > bukanlah suatu aksi yang produktiv. > Turismus, yah.... umumnya (pe)layanan SDM kurang memuaskan, bangunan > bersejarah umumnya dirombak rusak, kumuh, pemandangan alam begitu juga > penyakitnya. Lihat Kalimantan Utara (Sabah dan Serawak) kenapa hutan mereka > bisa > jadi hutan lindung, walaupun korupsi juga terjadi di-mana2. Kenapa ya.......?? > > Wassalam, > Muljadi > BTW, Alfa dari Alfa Romeo itu kalau tak salah bukan berasal dari synonim > aksara ALIF atau ALPHA, melainkan singkatan dari Anonima Lombarda Fabbrica > Automobili. DAF mobil dari Belanda pernah dibeli oleh VOLVO Swedia > (Legasthenie dari suku Sunda nulisnya FOLFO tetapi bacanya POLPO barangkali > ya, maaf > bergurau). > > > > -------- Original-Nachricht -------- > > Datum: Tue, 15 Jun 2010 20:58:38 +0800 (SGT) > > Von: Lies Suryadi <[email protected]> > > An: [email protected] > > Betreff: Re: Bls: [...@ntau-net] Rubrik Minang Saisuak > http://niadilova.blogdetik.com/ > > > Pak Muljadi di Jerman, > > Memang sangat disayangkan sikap dan pandangan para penguasa kita > terhadap > > bangunan2 tua. Padahal daya tarik turisme Eropa pada umumnya adalah > karena > > terawatnya gedung2 tua tersebut. Tak tahulah awak cara berpikir mereka. > > > > Mengenai nama mobil mewah itu: ALFA ROMEO atau ALVA ROMEO, tampaknya > > dua2anya ada. Saya berpedoman kepada yang banyak dipakai saja, misalnya > dalam > > web ini: > > http://www.google.nl/images?q=alva+romeo&rls=com.microsoft:en-US&oe=utf8&redir_esc=&um=1&ie=UTF-8&source=univ&ei=oncXTIr0KpOMOJXn_fwK&sa=X&oi=image_result_group&ct=title&resnum=15&ved=0CHEQsAQwDg > > > > Walau bagaimanapun, saya mengucapkan terima kasih atas catatan Pak > > Muljadi. Tapi masih untung lidah saya tak separah lidah Sunda, yang > pasti akan > > melafalkan ALPA ROME, LAS PEGAS. Lidah sudah sering kebalik2 mengucapkan > V/F > > dan P. > > > > Wassalam, > > Suryadi > > > > --- Pada Sel, 15/6/10, Muljadi Ali Basjah <[email protected]> menulis: > > > > > > Dari: Muljadi Ali Basjah <[email protected]> > > Judul: Re: Bls: [...@ntau-net] Rubrik Minang Saisuak > > http://niadilova.blogdetik.com/ > > Kepada: [email protected] > > Tanggal: Selasa, 15 Juni, 2010, 7:08 PM > > > > > > Assalamualaikum Wr.Wb. Yth. Bapak Nofend St. Mudo dan Bapak Suryadi. > > > > Terima kasih banyak atas postingan rubrik ringan dari Bapak Suryadi, > saya > > ucapkan kepada Bapak Nofend St. Mudo. > > Tak lupa terima kasih juga kepada Pak Suryadi yang mengizinkannya. > > Saya lansung saja melihat ke blog2 Bapak Suryadi, karena saya senang > > melihat photos konon pula mobil2 tua. > > Bagus2 semuanya, terima kasih serta kagum dan salut saya atas susah > payah > > dan kerajinan pak Suryadi sehingga banyak pembaca2 bisa menikmati karya2 > > Bapak Suryadi. > > Sayang beribu sayang, jangankan bus2 ataupun karya2 tua sedangkan > gedung2 > > tua yang bersejarah saja banyak yang dirusak dengan alasan > modrenisasilah, > > tidak mau peninggalan kolonial-lah, pelebaran jalan-lah. Contoh, di > Medan > > Hotel De Boer, Stasiun Kereta Api Medan, pusat pertokoan Kesawan yang > > dibuat menjadi tempat parkir bawah tanah menyebabkan gedung2 tua menjadi > retak2 > > (akibat permukaan air bumi turun), sampai2 kantor Balai Kota saja hampir > > juga ludas. Padahal menurut saya hanya beberapa gelintir dari mereka2 > yang > > tergiur ANG-PAO baik secara langsung ataupun tidak. > > > > Saya ada sedikit pertanyaan, apakah merek mobil "ALVA ROMEO" yang > > TER-tulis di bloq tersebut bukankah begini musti DI-tulisnya "ALFA > ROMEO" Pak > > Suryadi? > > Andaikan kata2 lain salah tulis (tertulis) tidaklah mengapa,tetapi kalau > > suatu NAMA/MEREK atau BRAND untuk dibaca umum, bagi saya pribadi..... > > maaf... itu kurang enak/sedap dipandang mata. > > > > Wassalam, > > Muljadi. > > > XXXXXXXXXXXXXXXXXX -- GRATIS für alle GMX-Mitglieder: Die maxdome Movie-FLAT! Jetzt freischalten unter http://portal.gmx.net/de/go/maxdome01 -- . Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting - Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
