Lionel Messi Titisan Diego Maradona ? By : Jepe
Jurnalis sepak bola banyak meidentikan Lionel Messi dengan sang legenda Argentina Diego Maradona, mulai dari segi fisik, gaya bermain sampai kelincahannya dalam mengocek bola melewati 2, 3, 4 bahkan 5 pemain lawan dan membuat pertahanan lawan kocar kacir menghambat lajunya duo Argentina ini. Legenda hidup Argentina yang sekarang menjadi pelatih Tim Argentina di putaran Piala Dunia yang berlansung di Argentina, Diego Maradona dimasa jayanya ketika membawa Tim Tanggo begitu julukan Tim Argentina menjadi juara Piala Dunia untuk kedua kalinya di Mexico tahun 1986 dan tentu tidak asing lagi dengan penampilannya yang spektakuler ketika diperempat final menghempaskan Tim Inggris dengan 2 gol "ajaib" sang legenda ini. Satu gol ajaib itu terkenal dengan gol tangan Tuhan, usai laga pers dan sejarah sepak bola dunia mencatat pernyataan Maradona yang terkenal gol yang membawa nama "Tuhan" tersebut "Un poco con la cabeza Maradona y otro pocdo con la mano de Dios" (sedikit dengan kepala Maradona dan selebihnya dengan "tangan" Tuhan" Tentunya gol ajaib keduanya tanpa membawa-bawa tangan Tuhan, tapi gol kelincahan kaki Maradona dengan solo run mautnya melewati 5 orang pemain Inggris yang berakhir takluknya kiper Inggris Peter Shilton. Gol ini akan selalu dikenang sebagai gol terbaik sepanjang masa dalam sejarah kejuaraan sepak bola antar negara atau dikenal dengan Piala Dunia. Bobby Robson saat itu hanya bisa diam terpaku atas 2 gol Maradona yang menaklukan anak asuhnya Garry Lineker cs, Begitu dominannya Maradona dalam permainan tersebut yang membuat kocar kacir anak buahnya menghadang laju Maradona merobek pertahanan Inggris belum lagi passing-passing terukurnya dari kaki kiri sebagai senjata andalannya. Robson sampai mengeluarkan pernyataan kira-kira begini "Argentina bersama Maradona kita berhadapan dengan 16 pemain dilapangan, ketika Argentina tanpa Maradona maka kita akan melawan 6 orang pemain dilapangan" Dari pernyataan Robson tersirat (jika dibalikan) diperlukan 5 orang untuk mengawal Maradona secara berlapis ketika menggiring bola dengan kocekan mautnya. Bagaimana dengan Messi yang digadang-gadangkan sebagai titisan sang "dewa bola" Argentina ini, hampir sama dengan pendahulunya ini baik diklub tempatnya bernaung saat ini Barcelona dan bersama Tim Argentina ketika menari-nari dilapangan hijau menggiring bola melakukan serangan ke gawang lawan minimal 2 atau 3 orang perlu melakukan pengawalan berlapis. Foto di halaman depan Kompas tanggal 18 Juni 2010 seakan membuktikan secara visual bahwa diperlukan 5 orang pemain untuk menghadang lajunya. Pada foto tersebut (lihat di bawah) 5 pemain Korea Selatan mengepung Messi ketika melakukan penetrasi ke daerah kotak penalty Korea Selatan. Sebenarnya saya punya koleksi foto yang sama seperti yang ditampilkan di harian Kompas tersebut dimana Maradona dalam foto (poster) yang saya dapatkan dari sebuah tabloid olah raga terkenal di tanah air (Bola), digambarkan bagaimana seorang Maradona dikepung oleh 6 orang pemain Belgia ketika Argentina berhadapan di semi final di Piala Dunia Mexico, 1986. Poster tersebut sungguh mempertontonkan kehebatan seorang Maradona, jika saya lukis sedikit tentang foto yang berbentuk poster itu, Tiga orang pemain Belgia yang jangkung-jangkung berada didepan Maradona, 2 orang lainnya disampingnya sementara satu orang lagi menekan dari belakang. Sementara maradona menjadi pusatnya berdiri ditengah kepungan 6 orang "raksasa" Belgia. Maradona dengan tubuh pendek gempalnya badannya sedikit miring dengan kaki kiri ? menginjak bola. Dalam foto tersebut tidak ada satu orang pun pemain Argentina lainnya, sekali lagi tidak ada !!! bahkan latar belakang foto tersebut tidak membayang sekilas pemain Argentina lainnya. Tapi sayang poster koleksi saya bagaimana seorang Maradona dikepung oleh 6 pemain jangkung Belgia tersebut akibat banjir tahun 2005 menggenangi rumah saya setinggi lutut poster tersebut ikut hancur dilumat air yang saya tempelkan dalam album foto. Saya sudah berulang kali memohon kepada Tabloid Bola jika mereka masih punya arsip untuk mengirimkannya lagi pada saya, tapi sampai sekarang belum ada jawaban, bisakah dari para pembaca membantunya jika ada yang punya koleksi poster yang saya maksud atau ada pembaca yang bekerja sebagai jurnalis Bola dan punya kenalan dengan redaksinya. Jika membandingkan kedua foto tersebut tak pelak lagi bolehlah dikatakan Lionel Messi titisan Maradona, tapi tentunya lebih "menggigit dan punya roh" Messi dikatakan titisan sang dewa bola ini jika Dia bersama rekan-rekannya bisa membawa Argentina menjadi juara dunia ketiga kalinya dalam kejuaran pentas akbar sepak bola sejagad yang berlansung di Afrika Selatan. Salam Vuvuzela, 19 Juni 2010 Foto Lionel Messi dalam kepungan 5 pemain Korea Selatan saat Argentina berhadapan dengan Korea Selatan di laga kedua fase Group penyisihan Piala Dunia Afrika Selatan, 2010 (sumber foto Kompas, 18 Juni 2010, halaman Depan) The above message is for the intended recipient only and may contain confidential information and/or may be subject to legal privilege. If you are not the intended recipient, you are hereby notified that any dissemination, distribution, or copying of this message, or any attachment, is strictly prohibited. If it has reached you in error please inform us immediately by reply e-mail or telephone, reversing the charge if necessary. Please delete the message and the reply (if it contains the original message) thereafter. Thank you. -- . Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting - Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
<<image002.jpg>>
