Epic lah fotonyo. Makasi sanak Jepe.
Andre 2010/6/19 Jupardi <[email protected]> > *Lionel Messi Titisan Diego Maradona ?* > > *By : Jepe* > > > > Jurnalis sepak bola banyak meidentikan Lionel Messi dengan sang legenda > Argentina Diego Maradona, mulai dari segi fisik, gaya bermain sampai > kelincahannya dalam mengocek bola melewati 2, 3, 4 bahkan 5 pemain lawan > dan membuat pertahanan lawan kocar kacir menghambat lajunya duo Argentina > ini. Legenda hidup Argentina yang sekarang menjadi pelatih Tim Argentina di > putaran Piala Dunia yang berlansung di Argentina, Diego Maradona dimasa > jayanya ketika membawa Tim Tanggo begitu julukan Tim Argentina menjadi juara > Piala Dunia untuk kedua kalinya di Mexico tahun 1986 dan tentu tidak asing > lagi dengan penampilannya yang spektakuler ketika diperempat final > menghempaskan Tim Inggris dengan 2 gol “ajaib” sang legenda ini. > > > > Satu gol ajaib itu terkenal dengan gol tangan Tuhan, usai laga pers dan > sejarah sepak bola dunia mencatat pernyataan Maradona yang terkenal gol yang > membawa nama “Tuhan” tersebut > > > > “Un poco con la cabeza Maradona y otro pocdo con la mano de Dios” (sedikit > dengan kepala Maradona dan selebihnya dengan “tangan” Tuhan” > > > > Tentunya gol ajaib keduanya tanpa membawa-bawa tangan Tuhan, tapi gol > kelincahan kaki Maradona dengan solo run mautnya melewati 5 orang pemain > Inggris yang berakhir takluknya kiper Inggris Peter Shilton. Gol ini akan > selalu dikenang sebagai gol terbaik sepanjang masa dalam sejarah kejuaraan > sepak bola antar negara atau dikenal dengan Piala Dunia. > > > > Bobby Robson saat itu hanya bisa diam terpaku atas 2 gol Maradona yang > menaklukan anak asuhnya Garry Lineker cs, Begitu dominannya Maradona dalam > permainan tersebut yang membuat kocar kacir anak buahnya menghadang laju > Maradona merobek pertahanan Inggris belum lagi passing-passing terukurnya > dari kaki kiri sebagai senjata andalannya. Robson sampai mengeluarkan > pernyataan kira-kira begini > > > > “Argentina bersama Maradona kita berhadapan dengan 16 pemain dilapangan, > ketika Argentina tanpa Maradona maka kita akan melawan 6 orang pemain > dilapangan” > > > > Dari pernyataan Robson tersirat (jika dibalikan) diperlukan 5 orang untuk > mengawal Maradona secara berlapis ketika menggiring bola dengan kocekan > mautnya. Bagaimana dengan Messi yang digadang-gadangkan sebagai titisan sang > “dewa bola” Argentina ini, hampir sama dengan pendahulunya ini baik diklub > tempatnya bernaung saat ini Barcelona dan bersama Tim Argentina ketika > menari-nari dilapangan hijau menggiring bola melakukan serangan ke gawang > lawan minimal 2 atau 3 orang perlu melakukan pengawalan berlapis. Foto di > halaman depan Kompas tanggal 18 Juni 2010 seakan membuktikan secara visual > bahwa diperlukan 5 orang pemain untuk menghadang lajunya. Pada foto tersebut > (lihat di bawah) 5 pemain Korea Selatan mengepung Messi ketika melakukan > penetrasi ke daerah kotak penalty Korea Selatan. > > > > Sebenarnya saya punya koleksi foto yang sama seperti yang ditampilkan di > harian Kompas tersebut dimana Maradona dalam foto (poster) yang saya > dapatkan dari sebuah tabloid olah raga terkenal di tanah air (Bola), > digambarkan bagaimana seorang Maradona dikepung oleh 6 orang pemain Belgia > ketika Argentina berhadapan di semi final di Piala Dunia Mexico, 1986. > Poster tersebut sungguh mempertontonkan kehebatan seorang Maradona, jika > saya lukis sedikit tentang foto yang berbentuk poster itu, Tiga orang pemain > Belgia yang jangkung-jangkung berada didepan Maradona, 2 orang lainnya > disampingnya sementara satu orang lagi menekan dari belakang. Sementara > maradona menjadi pusatnya berdiri ditengah kepungan 6 orang “raksasa” > Belgia. Maradona dengan tubuh pendek gempalnya badannya sedikit miring > dengan kaki kiri ? menginjak bola. Dalam foto tersebut tidak ada satu orang > pun pemain Argentina lainnya, sekali lagi tidak ada !!! bahkan latar > belakang foto tersebut tidak membayang sekilas pemain Argentina lainnya. > > > > Tapi sayang poster koleksi saya bagaimana seorang Maradona dikepung oleh 6 > pemain jangkung Belgia tersebut akibat banjir tahun 2005 menggenangi rumah > saya setinggi lutut poster tersebut ikut hancur dilumat air yang saya > tempelkan dalam album foto. Saya sudah berulang kali memohon kepada Tabloid > Bola jika mereka masih punya arsip untuk mengirimkannya lagi pada saya, tapi > sampai sekarang belum ada jawaban, bisakah dari para pembaca membantunya > jika ada yang punya koleksi poster yang saya maksud atau ada pembaca yang > bekerja sebagai jurnalis Bola dan punya kenalan dengan redaksinya. > > > > Jika membandingkan kedua foto tersebut tak pelak lagi bolehlah dikatakan > Lionel Messi titisan Maradona, tapi tentunya lebih “menggigit dan punya roh” > Messi dikatakan titisan sang dewa bola ini jika Dia bersama rekan-rekannya > bisa membawa Argentina menjadi juara dunia ketiga kalinya dalam kejuaran > pentas akbar sepak bola sejagad yang berlansung di Afrika Selatan. > > > > Salam Vuvuzela, 19 Juni 2010 > > > > > > Foto Lionel Messi dalam kepungan 5 pemain Korea Selatan saat > > Argentina berhadapan dengan Korea Selatan di laga kedua fase > > Group penyisihan Piala Dunia Afrika Selatan, 2010 (sumber foto > > Kompas, 18 Juni 2010, halaman Depan) > The above message is for the intended recipient only and may contain > confidential information and/or may be subject to legal privilege. If you > are not the intended recipient, you are hereby notified that any > dissemination, distribution, or copying of this message, or any attachment, > is strictly prohibited. If it has reached you in error please inform us > immediately by reply e-mail or telephone, reversing the charge if necessary. > Please delete the message and the reply (if it contains the original > message) thereafter. Thank you. > > -- > . > Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di > tempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet > http://groups.google.com/group/RantauNet/~ > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: > - DILARANG: > 1. E-mail besar dari 200KB; > 2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; > 3. One Liner. > - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet > - Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting > - Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply > - Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an > keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe. > -- . Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting - Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
<<image002.jpg>>
