Uda Riri... Khusus untuak Cagub Prof DR Irwan Prayitno Datuk Rajo Bandaro Basa...ambo bisa manyampaikan harapan-harapan dari milis tu japri ka nan basangkuikan...
Tarimo kasih Afdal,Koto Tuo-IV Koto, 44,Jakarta Salam hormat, Afdal Zikri Mawardi, Ak. BKP Registered Tax Consultant MUC Consulting Group | PP Plaza 3 rd Floor Jl. TB Simatupang 57 | Jakarta 13760 Telp: +62 21 8403978 | Fax: +62 21 8403937 | Mobile: +62 811883102 Web: www.mucglobal.com | http://afdalzikri.wordpress.com/ Email 1: [email protected] | Email 2: [email protected] YM/G-Talk ID: afdalzikri Facebook: [email protected] -----Original Message----- From: "Riri Mairizal Chaidir" <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Thu, 24 Jun 2010 14:10:03 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: RE: [...@ntau-net] Kepada yang terhormat calon Gubernur Sumatera Barat. Kalau buat saya, kata kuncinya, bagaimana pesan ini sampai kepada (Calon) Gubernur atau Bupati/ Walikota - Tidak hanya berhenti di Palanta ini saja. Secra perundangan, kedua tingkatan pemerintahan itu berkepentingan dengan usulan Bu Yessi tersebut (Lihat PP 38/2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan antara Pemerintah, Pemerintahan Daerah Provinsi, dan Pemerintahan Daerah Kabupaten/ Kota, lampiran k dan l) Riri Bekasi, l, 48 From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of Syofiardi BachyulJb Sent: Thursday, June 24, 2010 12:45 PM To: [email protected] Subject: Re: [...@ntau-net] Kepada yang terhormat calon Gubernur Sumatera Barat. Manuruik ambo sebagian besar saran Bu Yessi bisa dilakukan gubernur. Inti dari usulan ko adolah program imbauan, selain tambahan program kegiatan support. Gubernur sangat berkompeten memberikan imbauan dan mendorong kota-kabupaten untuk melakukan ini plus program pendukung, terutama melalui Dinas Kesehatan dan Pendidikan. Anak-anak perempuan kita banyak yang menonjol di lembaga pendidikan, tapi kurang muncul di lapangan pekerjaan/ profesi. Lihat, calon gubernur, nggak ada yang perempuan. Calon bupati, walikota dan wakilnya yang ikut pilkada sekarang hanya 2 orang perempuan. Begitu juga dengan pemilu legislatif, perempuan cuma menjadi pemenuh kuato 30 persen. Kemudian di klinik dan rumah sakit bersalin banyak disertakan susu formula. Ada yang langsung memasukan ke dalam tagihan. RSBI (Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional) sekarang mulai mengarah ke pendidikan berbiaya tinggi. Semestinya pemerintah menjamin sekolah bermutu yang bisa dijangkau masyarakat, eh malah membuat sekolah bermutu identik dengan biaya besar. PTN sekarang juga semakin mahal, malah mengalahkan PTS. Gubernur-wakil gubernur pasti bisa mengatasi ini. Apalagi di tangannya setiap tahun terletak pengelolaan dana APBD lebih Rp1 triliun. Surat seperti ini sangat bagus. Sebaiknya juga kita ramai-ramai bikin surat untuk bidang lainnya. Salam, Syofiardi _____ From: Dedi Nofersi <[email protected]> To: [email protected] Sent: Thursday, June 24, 2010 11:39:34 Subject: Re: [...@ntau-net] Kepada yang terhormat calon Gubernur Sumatera Barat. Manuruik ambo surek Yesi sangaik rancak. Tapi sarancaknyo alamaiknyo dirubah. Baa kok baitu? Sababnyo peran Gubernur dalam pembangunan daerah sangaik lamah, kalah jo Bupati atau Wako, gara-gara UU otonomi daerah. baco link http://www.antaranews.com/berita/1256804119/mendagri-peranan-gubernur-akan-d iperkuat Nan mangecek-an itu adolah GF (Mendagri). Artinyo adolah baraso seorang Gubernur tun indak kuek atau kerennyo indak bawibawa...??. Jadi kunci keberhasilan dan tanggungjawab keberhasilan pembangunan daerah tu adolah Bupati atau Wako. Untuk itu, piliahlah Calon Bupati atau Wako nan tapek, jan dicari pamimpin tu nan karajonyo hanyo pandai ka SALON sajo, yaitu memaintain imagenyo sajo. Nan dibutuahkan kiniko adolah tarutamo pamimpin nan punyo konsep marketing nan cadiak, bukan birokrat nan bapusu-pusu se atau ngangak-ngangak-i sajo. Pandainyo hanyo study banding .... habih tu indak tantu aaa nan kadikarajoannyo.... umua abih .. pitih tandeh dan indak jaleh hasia nyo. Sabananyo daerah Minangkabau adolah daerah nan miskin SDA tapi kayo jo keindahan Alam. Minangkabau dikaliliangi dek propinsi kayo, tapi buruak ...... Aaaa tingga baa caro pamimpin nan katibo ko mambao si gadih kampuang nan banamo Minangkabau manjadi inceran si Ucok capuak tapi Kayo, atau si Tuan/Dang nan baparuik buncik tapi kayo..... just kidding. Wassalam, DN _____ From: Yesi Elsandra <[email protected]> To: [email protected] Sent: Thu, June 24, 2010 4:15:43 AM Subject: [...@ntau-net] Kepada yang terhormat calon Gubernur Sumatera Barat. Kepada yang terhormat calon Gubernur Sumatera Barat. Baliho sudah lama terlihat, visi dan misi juga sudah terdengar. Debat dan kampanye terbuka sudah pula dilaksanakan, sekarang tinggal waktunya rakyat Sumbar memilih. Saya yakin dan percaya seluruh kandidat adalah orang-orang terbaik yang dimiliki Sumbar. Oleh karena itu siapapun kelak yang akan terpilih secara jujur dan adil maka kita wajib mendukung kepemimpinannya kelak. Kandidat Gubernur yang dimuliakan Allah SWT, seperti kita ketahui, Sumbar adalah sebuah propinsi yang kaya. Kita memiliki lautan yang bisa menghasikan jutaan ton ikan dan produk laut lainya. Kita memiliki danau dan sungai air deras yang luar biasa cantiknya untuk pariwisata. Kita juga mempunyai gunung, bukit dan lembah yang tanahnya sangat subur untuk bercocok tanam. Selain itu kita juga memiliki seni dan budaya yang unik, putra-putri dengan semangat belajar yang luar biasa (pernah dikatakan sebagai industri otak), semangat berdagang yang luar biasa dan tentunya satu hal yang kita syukuri adalah kita memiliki keyakinan dan keimanan kepada Allah SWT. Pertumbuhan ekonomi dan kunjungan wisata ke Sumbar pascagempa memang cukup memprihatinkan, tapi sebagai anak nagari yang tinggal di Padang, saya berkeyakinan dan optimis bahwa suatu saat Sumbar akan mampu bangkit menjadi profinsi yang mampu memberikan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat dan menjadi profinsi terdepan di Sumatera asal suksesi kepemimpinan Gubernur saat ini berlangsung jujur, adil, dan rakyat memiliki pengetahuan dan kecerdasan dalam memilih. Bapak-Bapak calon Gubernur, saya bukan siapa-siapa, saya hanya seorang perempuan dan ibu rumah tangga yang mencoba melihat Sumbar dari kaca mata perempuan dan pandangan seorang ibu. Rasulullan mengatakan, ibu dimuliakan 3 kali dari ayah. Karena dari rahim ibulah awal mula kita ini ada, dan dari susu ibu pulalah cikal bakal pertumbuhan kita. Perempuan memiliki kesempatan yang sama untuk dapat berperan dalam kemasyarakatan, memajukan bangsa disamping menjadi istri. Selain itu, apabila perempuan bisa memperoleh pendidikan, maka dia akan lebih mampu mendidik anak-anaknya dan hal ini akan memajukan bangsanya. "...When you educate a man, you educate one person, but when you educate a women, you educate a generation....", demikian mantan Menteri Pemberdayaan Perempuan, Meutia Hatta Swasono. Saya memandang keberadaan perempuan dan kaum ibu adalah variable yang penting dalam keberhasilan kepemipinan Bapak-Bapak kelak. Ada beberapa hal yang ingin saya sampaikan kepada Bapak-Bapak berkaitan dengan ini: 1. Memberikan kesempatan pendidikan yang sama kepada anak perempuan, melindungi, mendorong, memotivasi, memfasilitasi, agar anak-anak perempuan agar dapat sekolah hingga perguruan tinggi. 2. Melarang berbagai eksploitasi terhadap perempuan dan anak-anak dalam bentuk apapun. Mengembalikan anak-anak ke sekolah sehingga tidak ada satupun anak-anak dengan alasan biaya tidak bisa sekolah. 3. Memberikan edukasi kepada ibu menyusui bahwa memberikan ASI ekslusif 6 bulan adalah hal terbaik untuk kesehatan dan kecerdasan generasi yang akan datang. Untuk itu hendaknya pemerintah dapat lebih giat lagi mengkampanyekan back to ASI dan membatasi peredaran susu formula serta memberikan proteksi akan bahaya susu formula bagi newborn baby. Kita tidak pernah tau, kapan rakyat ini akan terbebas dari kemiskinan, kebodohan dan ketiadaan. Kelak jika Bapak-Bapak terpilih memimpin Sumbar, maka tanggung jawab itu ada di pundak Bapak-Bapak. Saya optimis kita mampu menjadi lebih baik, asal pemimpin memuliakan perempuan dan kaum ibu. Semoga Allah SWT memberi Sumbar pemimpin yang Sidiq, Tablig, Amanah, Fatonah dan memuliakan perempuan serta ibunya. Amin. Mohon maaf lahir batin jika ada kekhilafan. Dr. Yesi Elsandra (35th) Konselor Laktasi dan Penggiat Smart Parenting -- . Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting - Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe. -- . Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting - Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
