Ratusan Bidan Oleh K Suheimi Ratusan Bidan penuh sesak sehingga kursi disusun rapat memenuhui Gedung Kesenian Teluk kuantan 1 Juli 2010 dalam rangka peringatan Ulang tahun IBI ikatan Bidan Indonesia. Tidak pernah seramai ini kata bidan Ida yang datang dari Sungai Buluh. Kami menempuh perjalanan sampai kesini butuh waktu 3,5 jam katanya dengan wajah ceria. Mungkin karena yang memberi ceramahnya Guru Besar di mata kuliah Kebidanan maka berbondong mereka datang dari seluruh pelosok desa kabubapaten Kuantan Singingi. Hal yang sama juga Minggu lalu di Hotel Furaya Pekanbaru dihadiri 800 bidan. Begitupun bulan yang lalu gedung pertemuan yang besar di Pangkalan Kerinci juga penuh sesak. Saya bahagia menyaksikan semua. Saya awali ceramah dengan Ucapan Alhamdulillah, terima kasi ya Allah telah Kau hantar kami berkumpul dengan orang-orang mulia yang tak mengenal waktu dan tak mengenal lelah mengabdi untuk kemanusian. Merekalah pengibar panji-panji kemanusiaan di barisan terdepan. Merekalah orang-orang pilihan dan merekalah orang yang sukses.
Kesuksesan telah dimulai kesuksesannya disaat pembuahan. Dikala itu sebenarnya ada ratusan folikel premordial bersamaan dan berlomba untuk jadi ovum (telur). Masing-masing folikel premordial, mendapat perlakuan yang sama, dapat nutrisi dan oksigen yang sama, dan sama-sama terletak pada ovarium yang sama. Serta sama-sama berhak menjadi ovum/telur. Tapi bila dalam perlombaan itu ada folikel yang mencapai penampang 1,6 cm yg disebut folikel dominant atau folikel de Graaf, maka yang lain akan mundur, menghancurkan dan bunuh diri. Hasil kehancurannya itu digunakan untuk bertumbuh dan berkembangnya folikel de Graaf. Saat itulah datang sperma 250 juta berusaha menembus mebran zona pelucida. Hanya satu yang berhasil. Jadi setiap kita yang hadir disini adalah orang sukses yang berhasil mengalahkan ratusan folikel premordial dan ratusan juta sperma. Apa kunci ke suksesan itu? Kunci kesuksesan itu terletak pada kemampuan bersilaturrahim Dan sesungguhnya proses kejadian manusia adalah rangkaian Silaturrahim dan Silaturrahim Saksikanlah proses kejadian manusia bermula dari silaturrahim antara sperma dan ovum Ovum yg keluar dari persemayamnnya ovarium terbungkus oleh selaput tipis berkilau bercahaya membran zona pelucida. Selaput yang memancarkan cahaya dan memberikan aroma dan sinyal-sinyal yang menyebabkan sperma tergila-gila, sehingga dimanapun ovum ini berada akan dicari dan diburu oleh sperma yg buta itu dg kecepatan yang luar biasa dengan mengibas-ngibaskan ekornya. Bukit kan didakinya, lurah kan dituruninya, lautan kan diseberanginya, asalkan jumpa dengan pautan hatinya. Memang kalau hati sudah terpaut, tak ada Gunung yang tinggi. Taka ada lautan yang luas. Dilaluinya jalan berliku dan sulit , walaupun sperma tak punya mata namun dia tahu persis kemana mau melangkah, sehinga jika Ovum yang masak itu berada di oyarium kanan, maka tak satupun sperma itu yg nyolnong ke sebelah kiri. 250 juta sperma berkejaran berebutan mendapatkan sebuah ovum. Bila ada satu sperma dg kekuatan dan perjuangannya mampu menembus membran zona pelucida, maka ovum tersentak membran itu dg kuat menjepit sperma itu sampai terpotong dibatas lehernya. Membran zona Pelucida itu beraksi dengan keras, tak dibiarkannya sperma yang lain melintas. Baginya cukup satu, tidak adalagi tempat bagi sperma lain, walaupun masih banyak sperma yang ganteng dan gagah mengetuk pintu dan menghempaskan kepalanya di dinding Pelucida , namun pintu telah terkunci erat tak ada tempat lagi bagi yang lain Silaturrahim yg terjalin antara sperma dan ovum yg tadinya jauh mendekat, yang dekat merapat, yang rapat menyatu dalam satu kesatuan yg di sebut Zygot. Sepenangungan, cerianya ceriaku jua, sakitnya sakitku jua.tak kan ada yang satu ketawa ria dan yang lain menangis sendu. Didayungnya biduk itu sambil membelah diri bertumbuh dan berkembang. Dia tak mampu berjalan karena tak punya kaki. Maka Zygot ini menjalin Silaturrahim dan minta tolong pada lingkungannya dengan mengeluarkan sinyal yg menyebabkan otot-otot di dalam saluran telur bergerak dengan sangat teratur sambil bulu getar yg miliaran itu bergerak juga sangat teratur menyapu dan mendorong Ovum memasuki rahim Selama 4 hari inti yang bersatu itu membelah diri menjadi morulla sambil mengirimkan sinyal dan zat-zat kimia agar rahim menyediakan tempat, pembuluh darah, makanan dan oksigen untuk tumbuh da kembangnya Silaturrahim yang tiap detik selalu dibina dengan kumunikasi dua arah yang sangat bagus Bila komunikasi ini terputus terjadilah kehancuran dan keguguran Setiap titik dan setiap detik dari tempat yg dilalui pasangan sperma dan ovum bisa terguncang oleh gempa yang berpotensi menimbulkan gelombang Tsunami yang menghanyutkan dan menghancurkan Maka sperma dan ovum sepanjang kehidupannya selalu menjalin tali silaturrahim agar dia tak dilanda Tsunami Sebagai manusia makhluk mulia yang diberi kemampuan ber Silaturrahim. Maka Silaturrahim itu adalah karakter kemanusiaan, itulah jati dirinya itulah gravitasinya Bila terputus tali Silaturrahim, berarti dia tak mempunyai karakter dan Gravitasi. Benda yang kehilangan Gravitasi akan tercampak dari orbit akan hancur bercerai berai Menjalin tali Silaturrahim dengan Allah disebut Habluminallah atau tali Iman, garisnya vertikal keatas. Menjalin Tali Silaturrahim dengan manusia disebut Hablumminannas atau tali amal saleh, garisnya horizontal. Bila tali vertikal dan horizontal digabungan terbentuk huruf. T atau taqwa atau bisa juga Tanda +, sehingga tiap detik hidupnya bernilai tambah dia dapat insentif atau pahala Rumus Iman + amal saleh ------Taqwa Kepada orang yang Taqwa ini Allah janjikan akan berikan Solusi bila dia punya masalah Dan Allah akan berikan Rezki dari kiri dan kanan, muka dan belakang dari tempat yg tak terduga-duga. .Falahum ajrun gharummamnum" baginya pahala yang tak putus-putusnya. Maka ajaran agama kita memberikan sangsi dosa besar bagi yang memutus tali Silaturrahim dan pahala yang besar bagi yang mampu mempertautkan atau menjalin kembali Silaturrahim "Mereka diliputi kehinaan di mana saja mereka berada, kecuali jika mereka berpegang kepada tali (agama) Allah dan tali (perjanjian) dengan manusia, dan mereka kembali mendapat kemurkaan dari Allah dan mereka diliputi kerendahan. Yang demikian itu karena mereka kafir kepada ayat-ayat Allah dan membunuh para nabi tanpa alasan yang benar. Yang demikian itu disebabkan mereka durhaka dan melampaui batas. (Ali Imran 112) Baginya putus tali tempat bergantung. Terban tanah tempat berpijak. Kemana badan kan menggapai lagi" Bagi yang tak mampu bersilaturrahim. Adanya sama dengan tidaknya. Masuk tidak menggenapkan, keluar tidak mengganjilkan. Bak ketimun bungkuk. Masuk karung ada, tapi tidak masuk hitungan. Daripada hidup bercermin bangkai lebih baik mati berkalang tanah. Sindiran yang sangat tajam bagi yang tak mampu menjalin tali Silaturrahiim, bagikan bangkai hidup. Inilah Silaturrahim "Lamak dek awak, katuju dek urang" Kalau kita simak, sejak awalnya janin itu terbungkus oleh selaput ketuban yang berisi air ketuban. Kita berenang kita tumbuh dalam air ketuban itu, tubuh kita terdiri dari 80 persen air. Di dalam vagina ada lacto bacillus, jika termakan oleh bayi ia merupakan pre biotik, bayi jarang dapat. Diare. Bayi yg lahir dg water birth langsung dususukan dg harapan darah tali pusat yg mengandung stem sel banyak masuk ke tubuh janin, sehingga daya tahannya lebih tinggi. Tali pusat baru di potong sesudah plasenta lahir atau denyutnya tak terasa lagi. Semua ini hanya dimungkinkan bila kelahiran dg WB. Sehingga lahirlah anak yang punya daya tahan tinggi , jarang sakit dan berkualitas. Bayi2 ini diharapka berkualitas tinggi sehingga sukses dalam mengharungi kehidupan. Bagi ibu, melahirkan dengan cara water birth dapat mengurangi rasa sakit selama masa kontraksi sampai pada proses persalinan. Air yang hangat dapat membuat kulit vagina menjadi lebih elastis sehingga proses persalinan dapat berjalan lebih lancar dan lebih cepat, biasanya antara 1-2 jam. Bagi bayi, air hangat pada kolam dapat mengurangi stres pada bayi dalam "bertemu" dengan dunia yang luar. Rasa hangat dari air kolam membantunya beradaptasi secara perlahan dengan lingkungan diluar rahim sang ibu, mengingat selama berada dalam rahim si bayi juga berenang dalam air ketuban ibunya. Bayi yang dilahirkan dengan metode water birth biasanya tidak menangis, menurut pakar hal ini disebabkan bayi tersebut belum sadar bila dirinya sekarang berada di luar rahim, mengingat proses persalinannya mengkondisikan bayi seperti pada saat di dalam rahim. Teluk kuantan 1 Juli 2010 Powered by Telkomsel BlackBerry® -- . Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting - Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
