Pak Saaf, Kalau ternyata Presiden juga sibuk akhir September, apakah kongresnya ditunda lagi?
Riri Bekasi, l. 48 On 7 Jul, 21:20, "Dr.Saafroedin BAHAR" <[email protected]> wrote: > Assalamualaimukm ww para sanak sapalanta. > Berikut ini saya sampaikan tiga perkembangan terkini tentang persiapan > Kongres Kebudayaan Minangkabau 2010. > > 1. Penjadwalan kembali pembukaan Kongres. > Setelah berkonsultasi dengan Ketua DPD Irman Gusman, Menteri Dalam Negeri > Gamawan Fauzi, dan Sekjen DPD Siti Nurbaya, Panitya Penyelenggara Kongres > Kebudayaan Minangkabau 2010 memutuskan untuk menjadwalkan kembali pembukaan > Kongres dari tanggal 7 Agustus menjadi akhir September 2010, sekitar tanggal > 25 September, dua tiga minggu sehabis lebaran Idul Fitri. > Faktor yang sangat mempengaruhi penjadwalan kembali ini adalah kesibukan > Presiden dalam acara-acara kenegaraan pada bulan Agustus dan belum adanya > gubernur Sumatera Barat yang definitif pada tanggal 7 tersebut, padahal yang > akan bertanggung jawab sebagai tuan rumah jika Presiden mengunjungi suatu > daerah adalah gubernur. > Pada dasarnya, bahan yang akan dibahas Kongres sudah mendekati kematangan, > khususnya tentang ABS SBK, dan siap untuk dibahas. Kalaupun diperlukan > penyempurnaan, masih dapat ditampung dalam Kongres. > Penjadwalan kembali ini tidak akan mempengaruhi persiapan teknis, yang akan > tetap berjalan secara 'full speed'. > Waktu yang tersedia akan digunakan untuk pendalaman dan pemantapan agenda > Kongres lainnya, khususnya tentang format kerjasama Tungku Tigo Sajarangan; > pembangunan nagari dan kesejahteraan petani; pendayagunaan potensi maritim > dan kesejahteraan masyarakat pesisir; serta kesiagaan menghadapi bencana. > Bisa juga ditambah dengan tentang pelestarian pencak silat Minangkabau. > > 2. Dukungan masyarakat adat pada Kongres Kebudayaan Minangkabaau. > Dari Dr Mochtar Naim diterima informasi bahwa Majelis Tinggi Kerapatan Adat > Alam Minangkabau (MTKAAM) telah memberikan dukungan tertulis terhadap Kongres > Kebudayaan Minangkabau, dan ingin ikut sebagai peserta. > 3. Permintaan Gubernur Kalimantan Timur Awang Faroek untuk ikut dalam > Kongres Kebudayaan Minangkabau. > Dari Ketua Umum Gebu Minang Kalimantan Timur, H. Joenairi Joebhar SH Dt > Mangkudun diterima informasi bahwa Gubernur Kalimantan Timur Awang Faroek > minta diundang pada Kongres Kebudayaan Minangkabau. Beliau menjelaskan bahwa > beliau adalah keturunan Minangkabau. > Semoga Allah swt selalu memberkati amal baik kita sekalian. Amin. > Wassalamualaikum w.w. > Wassalam, > Saafroedin Bahar(Laki-laki, Tanjung, masuk 73 th, Jakarta) -- . Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting - Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
