From: Dr.Saafroedin BAHAR [mailto:[email protected]] 
Sent: Wednesday, July 21, 2010 12:46 AM
To: RantauNet Rang Dapua




Bung Niko, Nofend, Riri, tolong di upload ke RantauNet informasi terlampir.
Saya kesulitan dalam meng-copy-paste naskah ini di komputer saya.

 

Masih gatek.

 

Terlebih dahulu terima kasih.

Wassalam,
Saafroedin Bahar

(Laki-laki, Tanjung, masuk 73 th, Jakarta) 

==============

 

SEMINAR REVOLUSI BIRU DAN PENANGGULANGAN BENCANA, 7-G AGUSTUS 2010

 

Assalamualaikum w.w. para sanak sapalanta,

 

Dari empat tema yang akan diliput dalam KKM 2010, dua tema mencakup seluruh
Minangkabau, yaitu pengamalan ABS SBK dan penanggulangan bencana, sedangkan
dua tema lagi bersifat kewilayahan, yaitu pembangunan nagari dan
kesejahteraan petani untuk wilayah darek, serta pendayagunaan potensi
maritim serta kesejahteraan masyarakat pesisir untuk masyarakat pasisia.
Berkemungkinan akan ditambah satu tema lagi, yaitu pemulihan hak atas tanah
ulayat.

 

Untuk memanfaatkan tambahan waktu sehubungan dengan penjadwalan kembali KKM
dari tanggal 7-8 Agustus menjadi 23-24 September, Dewan Eksekutif Gebu
Minang serta Panitya Penyelenggara  KKM memutuskan untuk lebih mematangkan
lagi persiapan materi yang diperlukan, serta tindaklanjutnya. 

 

Pada saat ini telah diputuskan untuk menyelenggarakan Seminar Revolusi Biru
dan Penanggulangan Bencana, pada tanggal 7-8 Agustus 2010, bertempat di Aula
Pangkalan Utama TNI-AL di Teluk Bayur, bekerjasama dengan Balai Pelestarian
Sejarah dan Nilai Tradisional (BPSNT) Sumatera Barat, Kementerian Kelautan
dan Perikanan, Badan Penanggulangan Bencana Nasional, Komando Pangkalan
Utama TNI AL, serta tokoh-tokoh akademisi di Sumatera Barat.

Akan bertindak sebagai pembicara dalam seminar ini adalah:

.      Tim Kementerian Kelautan dan Perikanan RI : Tema : Pemberdayaan
Masyarakat Pesisir

.      BNPB (Badan Nasional Penangulangan Bencana) : Tema : Sosialisasi
Penanggulangan Bencana

.      Lantamal II : Tema : Pengamanan Kawasan Pesisir Barat Sumatera Barat

.      Dinas Kelautan dan Perikanan Prop. Sumatera Barat : Tema :
Pemanfaatan dan Konservasi Bahari Pesisir Barat Sumatera Barat

.      Martono Yuwono : Tema : Potensi Bahari dan Kesejahteraan Masyarakat
Pesisir

.      Prof Dr Hasyim Djalal : Tema : Hukum Laut dan Masyarakat Pesisir 

.      Pontjo Sutowo : Tema : Bangsa Indonesia sebagai Bangsa Bahari.

.      Prof. Dr. Eko Alvares : Tema : Bencana dan Morfologi Kota 

.      Prof. Dr. Gusti Asnan : Tema : Bahari dalam Perspektif Sejarah

.      Drs. Nurmatias : Tema : Kearifan Lokal Masyarakat Pesisir

.      Dra. Maryetti, M. Hum : Tema : Budaya Masyarakat Pesisir

.      Michael W Hoppe (Jerman) : Tema : Tsunami dan Paringatan Dini

 

Dalam hubungan ini, pada tanggal 20 Juli 2010 yang lalu, Dewan Eksekutif dan
Panitya Penyelenggara KKM telah mengadakan audiensi dengan Menteri Kelautan
dan Perikanan Fadel Muhammad untuk menyampaikan masukan tentang KKM pada
umumnya dan rencana seminar tersebut di atas pada khususnya, dan memohonkan
kesediaan beliau untuk mensponsori dan membuka seminar serta
mensosialisasikan wawasan 'Revolusi Biru'.

 

Menteri Fadel Muhammad memberikan sambutan baik , baik terhadap KKM 2010
maupun terhadap Seminar Revolusi Biru dan Penanggulangan Bencana, dengan
memberikan informasi sebagai berikut.

 

1.    Kampanye 'Revolusi Biru' dimaksudkan untuk mengubah 'mindset' bangsa
kita yang selama ini sangat berorientasi ke darat, menjadi lebih luas, yang
juga mencakup ke laut, yang ternyata mempunyai sumber daya alam  yang amat
kaya, dan belum demikian banyak dimanfaatkan.

 

2.    Dalam rangka kampanye ini, Menteri Fadel akan membawa 'full team' dari
Kementerian Kelautan dan Perikanan - termasuk Prof Dr Hasjim Djalal, Staf
Ahli Menteri - serta Dekan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia serta
dosen-dosen UI lainnya ke Sumatera Barat untuk menghadiri Seminar Revolusi
Biru dan Penanggulangan Bencana tanggal 7-8 Agustus 2010 tersebut.

 

3.    Laut pedalaman Sumatera Barat ternyata sangat kaya dengan  ikan tuna,
yang sangat berharga untuk diekspor. Menteri Fadel secara khusus
memperhatikan keterbatasan modal para nelayan Sumatera Barat, dalam
memanfaatkan sumber daya ala mini  dan untuk mengatasi keterbatasan ini
telah memberikan bantuan untuk memperlengkai pelabuhan ikan Teluk Bungus,
pembuatan kolam ikan bandeng untuk umpan ikan tuna, serta memfasilitasi
pesawat kargo sekali seminggu langsung dari Bandara Internasional
Minangkabau ke Jepang via Singapura. Frekuensi penerbangan ini bisa
ditingkatkan sampai tiga kali seminggu.

 

4.    Menteri Fadel Muhammad sangat menghargai rencana Gebu Minang untuk
mendayagunakan potensi maritim ini untuk meningkatkan kesejahteraan
masyarakat pesisir di sepanjang pantai Sumatera Barat yang 400 kilometer
tersebut, khususnya yang bermukim di lima daerah tingkat dua, yaitu
Kabupaten Pasaman, Pariaman, dan Pesisir Selatan, serta Kota Pariaman dan
Padang.

 

5.    Atas pertanyaan Dewan Eksekutif Gebu Minang, apakah bisa Menteri
menghibahkan satu dua kapal eks sitaan nelayan asing kepada nelayan Sumatera
Barat, Menteri menyatakan bersedia oleh sudah ada kebijakan Presiden
mengenai hal ini. 

 

Dapat saya sampaikan bahwa Dewan Eksekutif Gebu Minang telah menyusun sebuah
'position paper' tentang pendayagunaan potensi maritime dan peningkatan
kesejahteraan masyarakat pesisir ini, yang akan dibagikan dalam dokumen KKM
2010 yang akan datang. Bersamaan dengan itu juga sudah dihubungi beberapa
purnawirawan TNI-Angkatan Laut, antara lain Inyiak Lako, yang telah bersedia
ikut berkiprah dalam rencana besar ini.

 

Bagi para sanak yang berminat untuk hadir dalam seminar tersebut, saya
persilakan untuk datang, dengan menghubungi Drs Nurmatias Zakaria, Kepala
BPSNT Sumatera Barat.

 

Pada saat ini sedangkan dicarikan waktu yang tepat untuk mengadakan seminar
tentang tema pembangunan nagari dan kesejahteraan petani - mungkin juga
mencakup pemulihan hak atas tanah ulayat - yang sedang dipersiapkan oleh Dr
Mochtar Naim, Wakil Ketua SC KKM.

 

Sampai disini dahulu, mohon doa sanak sekalian semoga semua rencana ini
berlangsung dengan selamat.

 

-- 
.
Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan 
mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke