aaa) Informasi dari Rita Matu Mona tentang hal tersebut diatas, akan 
berlangsung Sabtu, 24 Juli 2010 Pukul 14:00 WIB.
bbb) Pembeli dilokasi kegiatan akan mendapatkan harga diskon
ccc) Dapat hadir bagi peminat buku sastra lama.
Wass,
Aspermato, MA

--- Pada Rab, 21/7/10, Dapua RantauNet <[email protected]> menulis:

Dari: Dapua RantauNet <[email protected]>
Judul: [...@ntau-net] FW: SEMINAR REVOLUSI BIRU DAN PENANGGULANGAN BENCANA,  
7-8 AGUSTUS 2010.
Kepada: [email protected]
Tanggal: Rabu, 21 Juli, 2010, 7:04 AM




 
 






From: Dr.Saafroedin BAHAR
[mailto:[email protected]] 

Sent: Wednesday, July 21, 2010 12:46 AM

To: RantauNet Rang Dapua



 


 
  
  
  Bung Niko, Nofend, Riri,
  tolong di upload ke RantauNet informasi terlampir. Saya kesulitan dalam
  meng-copy-paste naskah ini di komputer saya. 
  
  
     
  
  
  Masih gatek. 
  
  
     
  
  
  Terlebih
  dahulu terima kasih. 
  
  Wassalam,

  Saafroedin Bahar 
  
  
  (Laki-laki, Tanjung, masuk 73 th, Jakarta)  
  
  
  
 


============== 

   

SEMINAR REVOLUSI BIRU DAN PENANGGULANGAN
BENCANA, 7-G AGUSTUS 2010 

   

Assalamualaikum w.w. para sanak sapalanta, 

   

Dari empat tema yang akan diliput dalam KKM
2010, dua tema mencakup seluruh Minangkabau, yaitu pengamalan ABS SBK dan
penanggulangan bencana, sedangkan dua tema lagi bersifat kewilayahan, yaitu
pembangunan nagari dan kesejahteraan petani untuk wilayah darek, serta
pendayagunaan potensi maritim serta kesejahteraan masyarakat pesisir untuk
masyarakat pasisia. Berkemungkinan akan ditambah satu tema lagi, yaitu
pemulihan hak atas tanah ulayat. 

   

Untuk memanfaatkan tambahan waktu
sehubungan dengan penjadwalan kembali KKM dari tanggal 7-8 Agustus menjadi
23-24 September, Dewan Eksekutif Gebu Minang serta Panitya Penyelenggara 
KKM memutuskan untuk lebih mematangkan lagi persiapan materi yang diperlukan,
serta tindaklanjutnya.  

   

Pada saat ini telah diputuskan untuk
menyelenggarakan Seminar Revolusi Biru dan Penanggulangan Bencana, pada tanggal
7-8 Agustus 2010, bertempat di Aula Pangkalan Utama TNI-AL di Teluk Bayur,
bekerjasama dengan Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional (BPSNT)
Sumatera Barat, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Badan Penanggulangan
Bencana Nasional, Komando Pangkalan Utama TNI AL, serta tokoh-tokoh akademisi
di Sumatera Barat. 

Akan bertindak sebagai pembicara dalam
seminar ini adalah: 

·      Tim
Kementerian Kelautan dan Perikanan RI : Tema : Pemberdayaan
Masyarakat Pesisir 

·      BNPB (Badan
Nasional Penangulangan Bencana) : Tema : Sosialisasi Penanggulangan
Bencana 

·      Lantamal II
: Tema
: Pengamanan Kawasan Pesisir Barat Sumatera Barat 

·      Dinas
Kelautan dan Perikanan Prop. Sumatera Barat : Tema : Pemanfaatan dan Konservasi
Bahari Pesisir Barat Sumatera Barat 

·      Martono Yuwono : Tema : Potensi
Bahari dan Kesejahteraan Masyarakat Pesisir 

·      Prof Dr
Hasyim Djalal : Tema : Hukum Laut dan Masyarakat Pesisir  

·      Pontjo
Sutowo : Tema :
Bangsa
Indonesia sebagai Bangsa Bahari. 

·      Prof. Dr.
Eko Alvares
: Tema
: Bencana dan Morfologi Kota  

·      Prof. Dr.
Gusti Asnan
: Tema
: Bahari dalam Perspektif Sejarah 

·      Drs.
Nurmatias
: Tema
: Kearifan Lokal Masyarakat Pesisir 

·      Dra.
Maryetti, M. Hum
: Tema
: Budaya Masyarakat Pesisir 

·      Michael W
Hoppe (Jerman)
: Tema
: Tsunami dan Paringatan Dini 

   

Dalam hubungan ini, pada tanggal 20 Juli
2010 yang lalu, Dewan Eksekutif dan Panitya Penyelenggara KKM telah mengadakan
audiensi dengan Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad untuk
menyampaikan masukan tentang KKM pada umumnya dan rencana seminar tersebut di
atas pada khususnya, dan memohonkan kesediaan beliau untuk mensponsori dan
membuka seminar serta mensosialisasikan wawasan ‘Revolusi Biru’. 

   

Menteri Fadel Muhammad memberikan sambutan
baik , baik terhadap KKM 2010 maupun terhadap Seminar Revolusi Biru dan
Penanggulangan Bencana, dengan memberikan informasi sebagai berikut. 

   

1.    Kampanye ‘Revolusi Biru’ dimaksudkan
untuk mengubah ‘mindset’ bangsa kita yang selama ini sangat
berorientasi ke darat, menjadi lebih luas, yang juga mencakup ke laut, yang
ternyata mempunyai sumber daya alam  yang amat kaya, dan belum demikian
banyak dimanfaatkan. 

   

2.    Dalam rangka kampanye ini, Menteri
Fadel akan membawa ‘full team’ dari Kementerian Kelautan dan
Perikanan – termasuk Prof Dr Hasjim Djalal, Staf Ahli Menteri –
serta Dekan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia serta dosen-dosen UI
lainnya ke Sumatera Barat untuk menghadiri Seminar Revolusi Biru dan
Penanggulangan Bencana tanggal 7-8 Agustus 2010 tersebut. 

   

3.    Laut pedalaman Sumatera Barat ternyata
sangat kaya dengan  ikan tuna, yang sangat berharga untuk diekspor.
Menteri Fadel secara khusus memperhatikan keterbatasan modal para nelayan
Sumatera Barat, dalam memanfaatkan sumber daya ala mini  dan untuk
mengatasi keterbatasan ini  telah memberikan bantuan untuk memperlengkai
pelabuhan ikan Teluk Bungus, pembuatan kolam ikan bandeng untuk umpan ikan
tuna, serta memfasilitasi pesawat kargo sekali seminggu langsung dari Bandara
Internasional Minangkabau ke Jepang via Singapura. Frekuensi penerbangan ini
bisa ditingkatkan sampai tiga kali seminggu. 

   

4.    Menteri Fadel Muhammad sangat
menghargai rencana Gebu Minang untuk mendayagunakan potensi maritim ini untuk
meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir di sepanjang pantai Sumatera
Barat yang 400 kilometer tersebut, khususnya yang bermukim di lima daerah 
tingkat
dua, yaitu Kabupaten Pasaman, Pariaman, dan Pesisir Selatan, serta Kota
Pariaman dan Padang. 

   

5.    Atas pertanyaan Dewan Eksekutif Gebu
Minang, apakah bisa Menteri menghibahkan satu dua kapal eks sitaan nelayan
asing kepada nelayan Sumatera Barat, Menteri menyatakan bersedia oleh sudah ada
kebijakan Presiden mengenai hal ini.  

   

Dapat saya sampaikan bahwa Dewan Eksekutif
Gebu Minang telah menyusun sebuah ‘position paper’ tentang
pendayagunaan potensi maritime dan peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir
ini, yang akan dibagikan dalam dokumen KKM 2010 yang akan datang. Bersamaan
dengan itu juga sudah dihubungi beberapa purnawirawan TNI-Angkatan Laut, antara
lain Inyiak Lako, yang telah bersedia ikut berkiprah dalam rencana besar ini. 

   

Bagi para sanak yang berminat untuk hadir
dalam seminar tersebut, saya persilakan untuk datang, dengan menghubungi Drs
Nurmatias Zakaria, Kepala BPSNT Sumatera Barat. 

   

Pada saat ini sedangkan dicarikan waktu
yang tepat untuk mengadakan seminar tentang tema pembangunan nagari dan
kesejahteraan petani – mungkin juga mencakup pemulihan hak atas tanah
ulayat – yang sedang dipersiapkan oleh Dr Mochtar Naim, Wakil Ketua SC
KKM. 

   

Sampai disini dahulu, mohon doa sanak
sekalian semoga semua rencana ini berlangsung dengan selamat. 

   



 



-- 

.

Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~

===========================================================

UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:

- DILARANG:

  1. E-mail besar dari 200KB;

  2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 

  3. One Liner.

- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet

- Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting

- Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply

- Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan 
mengganti subjeknya.

===========================================================

Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.



-- 
.
Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan 
mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke