Pada tahun 1887-1889 satu tim ekspedisi ilmiah dari Belanda menjelajahi pedalaman pulau Sumatra, mulai dari Bengkulu, Sumatra Selatan, Jambi sampai Sumatra Barat. Dalam tim itu bergabung para sarjana dari berbagai displin ilmu, seperti botani, etnologi, geografi, zoologi, dan etnomusikologi. Dua orang yang terkemuka dalam tim itu adalah A. L. van Hasselt dan Johannes François Snellman. Ekspedisi itu berlangsung berbulan-bulan menembus hutan, gunung, dan sungai, dipandu oleh beberapa pemuka adat, dan diperlengkapi dengan persediaan bahan makanan dan alat-alat perabotan yang dipikul oleh puluhan pembantu pribumi. Hasil penelitian Central Sumatra Expedition itu kemudian diterbitkan dalam beberapa jilid buku tebal oleh penerbit E.J. Brill di Leiden. Di dalamnya terkandung informasi mengenai pelbagai aspek kehidupan penduduk pedalaman Sumatra, termasuk orang Minangkabau, dan lingkungan alam tempat tinggal mereka.
Selanjutnya di http://niadilova.blogdetik.com/2010/07/03/hikayat-padi-sumatra/#more-442 -- . Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting - Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
