Assalamualaikum Wr.Wb. yth. Bapak Ahmad Ridha Bapak Roland Y. Mandailiang. Maaf Pak Roland Y. Mandailiang, setahu saya tiada satupun didunia fana ini yang gratis. Kata GRATIS ini adalah vokabular pedagang dan biro-iklan. Semua itu bayar, biasanya pembayar adalah matarantai konsumer terakhir/terlemah alias rakyat jelata kecil yang miskin.(Maaf istilah saya "kentutpun bayar koq") Bisa dibuktikan dengan theorie fisika quantum (kata buku pintar, maaf bergurau), tetapi kalau dengan theorie ESQ saya kurang paham, oleh karena saya belum pernah baca atau kursus ESQ, walaupun punya bukunya, "paragiahan dari kawan". Bohong..., saya pernah baca hanya 2- maximal 3 halaman....perlu karena senioran saya menanyakan kepada saya tentang kesudian saya untuk ESQ serta APA ESQ itu.
Bapak Ahmad Ridha...., saya teringat semasa saya murid SMP dulu, karena saya berpendapat mata pelajaran CIVIC itu tiada gunannya. Tetapi itu wajib, karena CIVIC itu s(u)atu mata pelajaran penting, kalau nilainya merah, yang lainnnya bernilai 100%pun, semuanya kena VETO... gak naik kelas. Nah di UNAND, (mungkin..., saya tidak tahu) ESQ analog dengan CIVIC era SOEHARTO tempoe doeloe, jadi nilai credit point kesarjanaan di UNAND/Indonesia yang musti dipenuhi .(mungkin..., saya tidak tahu) ESQ gak masuk kuliahnya (mungkin, saya tak tahu), asal bayar bisa lulus jadi sarjono.(mungkin..., saya tidak tahu) Memang susah....., kata buku pintar dari pengalaman2 orang pandai..... dari seluruh ilmu yang kita pelajari secara formal dan informal, serta pengalaman yang empiris, yang ter-/di-pakai untuk berprofesi umumnya hanya maximal 3% . Hanya untuk menebak 3% yang mana yang diperlukan..., itu susah sekali, saya belum tahu theorie mana yang bisa menduganya dengan tepat dan universitas2 wahid (di)mana yang mengajarkan itu. Selain itu, perusahaan (di)mana yang bersedia menerima pegawai yang berilmu 3% tersebut yang ber-salary 100% atau lebih, kalau bukan punya bapak moyang atau mertuwo sendiri. Mungkin dimasa masa yang mendatang, ada universitas tersebut di negara kita ... siapa tahu..... Wassalam, Muljadi -------- Original-Nachricht -------- > Datum: Thu, 22 Jul 2010 15:37:41 +0700 > Von: Ahmad Ridha <[email protected]> > An: [email protected] > Betreff: Re: [...@ntau-net] RE: Ada apa Dengan ESQ > 2010/7/22 Roland Y. Mandailiang <[email protected]>: > > Assalmu'alaikum Wr. Wb. > > > > Wa'alaykumus salaam warahmatullahi wabarakaatuh, > > > Tapi pemikiran kalau untuk apa bayar? Saya rasa sangat sulit di Bumi > kita > > mendapatkan sesuatu yg baik itu benar2 gratis. > > > > Masalahnya, bagaimana kalau saya tidak ingin mendapatkan sesuatu itu? > Apakah saya juga harus bayar? Dalam kasus ini, misalkan saya termasuk > yang menolak ESQ, sehingga saya tidak ingin anak saya ikut pelatihan > ESQ itu. Apakah ada pilihan untuk tidak mengikuti dan tidak > membayarnya? > > -- > Abu 'Abdirrahman, Ahmad Ridha bin Zainal Arifin bin Muhammad Hamim > (l. 1400 H/1980 M) > -- GRATIS für alle GMX-Mitglieder: Die maxdome Movie-FLAT! Jetzt freischalten unter http://portal.gmx.net/de/go/maxdome01 -- . Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting - Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
