Kita perlu data yang benar dan kesimpulan yang tepat dari kasus HIV/AIDS ini, baik dari masyarakat maupun dari fihak yang berwenang.
Soalnya: ada atau tidak wabah HIV/AIDS ini di Sumatera Barat ? Apa karena belum ada laporan atau belum selesai diperiksa mereka yang tersangka terjangkit ? Wassalam, Saafroedin Bahar(Laki-laki, Tanjung, masuk 73 th, Jakarta) --- On Thu, 7/22/10, Nofend Marola <[email protected]> wrote: > From: Nofend Marola <[email protected]> > Subject: RE: [...@ntau-net] HIV-AIDS Meruyak di Sumatera Barat? > To: [email protected] > Date: Thursday, July 22, 2010, 10:10 PM > Padang | Kamis, 22/07/2010 21:40 WIB > > Rosnini Savitri : Kasus HIV/AIDS di Silayang Belum Terbukti > Kebenarannya > Husnal Hayati - Padang Today > > Dinas Kesehatan Sumbar saat ini belum menemukan bukti bahwa > mister "X" warga > Silayang Pasaman yang diduga meninggal karena HIV/AIDS. > Sehingga Dinas > Kesehatan masih belum yakin mister "X" tersebut meninggal > karena HIV/AIDS. > Bahkan 162 warga yang diduga tertular sebagaimana yang > santer dibicarakan > media juga dianggap mustahil. > > "Sampai saat ini kita masih belum menemukan bukti bahwa > mister X tersebut > meninggal karena HIV/AIDS. Pasalnya sampai saat ini kita > belum menemukan > bukti pemeriksaannya, baik di RS M Djamil atau RS Ahmad > Mochtar Bukittinggi, > "papar Kepala Dinas Kesehatan Sumbar, Rosnini Savitri > kepada > Padang-Today.Com beberapa waktu lalu. > > Rosnini mengungkapkan dari survei yang dilakukan oleh dinas > kesehatan, > mister "X" pada saat sebelum meninggal belum pernah > melakukan pemeriksaan > HIV/AIDS sama sekali. Keluarganya membawanya pulang ketika > pihak rumah sakit > Lubuk Sikaping hendaknya merujuknya ke RS M Djamil. > Sehingga saat ia > meninggal sedang berada di rumahnya. > > "Jadi kita heran juga mengapa sampai ada pemberitaan bahwa > mister "X" > meninggal karena HIV/AIDS, "katanya. > > Dikatakannya, adanya pemberitaan yang menyebutkan 162 warga > tertular > penyakit yang mematikan ini itu mustahil terjadi. Informasi > yang dihimpun > dari 162 orang tersebut merupakan teman biasa mister "X", > yang berada di > Silayang hanya 30 orang saja. Selebihnya adalah temannya > saat berada di > Pulau Jawa. > > "Jadi kalau ada yang menyebutkan 162 orang itu tidak benar. > Itu hanya > pendapat warga saja, "katanya. Dari hasil survei > Dinas Kesehatan Sumbar > yang didapatkan dari wawancara terhadap 30 orang warga, > mereka hanya pernah > sama makan, minum dan bersentuhan sekedar pertemanan biasa > dengan mister > "X". (*) > > http://padang-today.com/?today=news&id=18790 > > -- > . > Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika > dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumbernya: > ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: > - DILARANG: > 1. E-mail besar dari 200KB; > 2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim > melalui jalur pribadi; > 3. One Liner. > - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! > Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet > - Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting > - Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam > melakukan reply > - Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply > e-mail lama dan mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah > konfigurasi/setting-an keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe. > -- . Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting - Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
