Sudahlah anak tiri, kepian pulo, kalau judul roman balai pustaka, Tak
Putus Dirundung Malang ko da...

Salam

andiko

On 7/24/10, Jupardi <[email protected]> wrote:
> "PENDIDIKAN ANAK TIRI YANG KESEPIAN"
>
>  By : Jepe
>
>
>
> Saudaraku pernah denger nggak yah sebuah lagu Iwan Falls dalam albumnya
> 50 : 50 kira-kira lirik lagunya si IF mengibaratkan "Dunia Pendidikan
> kita seperti anak tiri yang kesepian"  Coba deh saudaraku resapi  yang
> dalam kalimat "anak tiri yang kesepian" itu. Tau kan streotip Anak Tiri,
> pernah nonton kan waktu jadul film yang berjudul "Ratapan Anak Tiri "
> pokoke kagak enak betul jadi "anak tiri" disiksa, dipukul, dimaki
> macem-macem  tu ulah Ibu Tiri yang kejam dalam film jadul itu. Ibu Tiri
> kagak pernah sayang dan manjain anak tirinya, sayang dan manja ibu tiri
> di depan Papa kontan aja
>
>
>
> Pendidikan skarang ibaratnya ya seperti itu seperti lirik lagu si Iwan,
> Udah anak tiri cilakanya kesepian lagi, udah deh ancur-ancuran
> pendidikan bangsa kita. Betapa mahalnya pendidikan sekarang ini tiap
> taon ajaran baru ortu dipastikan kelimpungan nyediaan biaya buat sianak
> yang mo sekolah dari TK sampe Perguruan Tinggi.  Syukur ortu yang
> rejekinya gede alias banyak dokatnya nggak sampe jungkir balik memburu
> duit tuk biaya pendidikan. Nah bagi yang cekak , bagi yang robek kantong
> dan dompet ortunya, ortu yang miskin hidup pas-pasan, Udah "Jungkir
> Balik" sampe modar, pingsan aja yang belom, jangan2 udah pingsan mala
> ada yang nyoba bunuh diri dan  koit(Ada beritanya di Tipi, dikoran ini
> fakta bukan di alam Dongeng)
>
>
>
> Anak pintar dan cerdas apa daya pendidikan mahal , Ortu si anak hanya
> mengusap dan mengurut dada lalu menangis dengan air mata jatuh ke
> "dalam"  melihat si anak..putus sekolah,  ilang deh generasi pintar
> bangsa ini nantinya,  bukan satu yang begitu , ribuan bahkan jutaan di
> Negara yang kaya ini, di Republik yang mengamanahkan dalam
> konstitusinya,  rakyatnya berhak mendapatkan pendidikan yang layak yang
> disediakan oleh negara
>
>
>
> Gila, parah..parah. !!! prihatin banget kita, terenyuh. Ini
> Fakta..fakta..dan Fakta , itu selalu ditayangkan di Tipi dan dikabarkan
> di koran, setiap taon baru ajaran aneka rupa jeritan tentang Pendidikan
> ini.Pendidikan memang "Anak Tiri" banget dalam kesepian ditengah hiruk
> pikuk pembangunan fisik gedung-gedung bertingkat berbiaya ratusan
> Milyar, ditengah pesta pora ha ha hi hi seremonial para penguasa dan
> petinggi ini yang berbiaya mahal dan mewah mulai  acara pengangkatan
> gelar bangsawan pejabat (pokoknya siapa petinggi di negara ini berhak
> mendapat gelar yang "sakti-sakti" disetiap suku dan budaya di negara ini
> nggak peduli mau Jawa kek dia, yang penting bergelar bangsawan
> kehormatan  di suku Minangkabau, entah dia Melayu petinggi ini yang
> penting bergelar Raden Mas, Sultan dengan  gelar yang hebat  "pasak bumi
> menguasai langit dan angkasa semesta" ) sampai acara pesta-pesta
> peresmian ini itu yang mewah dan menyedot biaya negara (uang rakyat),
> ehhh disuatu daerah Gubernur, Bupati dan Walikota begitu antengnya
> menyedot dana ABPD buat klub bola yang lagi kolap.
>
>
>
> Sementara ratusan bahkan ribuan ibu2 miskin menangis dan menjerit serta
> mengemis sana sini seperti yang diberitakan koran untuk biaya anaknya
> yang pintar dan diterima disebuah Perguruan Tinggi Negeri, Oaallahhh
> menjadi lucu rasanya Pak Bupati ikut-ikutan menyumbang, bukannya
> menggebrak meja agar dinas terkait membebaskan anak tersebut dari segala
> biaya masuk Perguruan Tinggi, bukannya menggebrak meja untuk
> menginstruksikan mulai camat, kepala desa dan wali nagari mendata
> anak-anak miskin yang lolos masuk perguruan tinggi untuak dicarikan
> solusinya...nggak abis pikir deh.
>
>
>
>
>
>
>
> Lalu disebuah tayangan layanan informasi (bintangnya Tantowi Yahya)
> disebutkan memberikan pendidikan buat anak adalah INVESTASI
>
>
>
> Investasi.?.perlu sedikit kita ragukan kalo masih begini dunia
> pendidikan kita yang begitu mahal Ia kalo anak kita mo pintar cerdas dan
> berilmu ini kagak bisa dinilai dengan Materi kudu dibaca Uang, ini
> Investasi Otak. Tapi kalo disisi ekonomi (Materi) Kita mo Investasi buat
> anak kita di Pendidikan artinya secara Materi atawa uang yang telah kita
> benamkan buat anak kita kelak menjadi "Orang Pintar dan Sukses secara
> Materi".Kita bicara tingkat pengembalian "Modal" lebih jelasnya uang
> yang kita tanamkan tadi buat si Anak (Return of Investment) kalo begitu
> mahal pendidikan kapan BEPnya, kapan memetik "untungnya" bagi si Anak
> dan orang tua
>
>
>
> Contoh kita mo lanjutin sekolah anak ke PTN terkenal kata seorang temen
> seangkatan saya sewaktu dia ke Pekanbaru "puluhan bahkan ratusan Juta
> lho Ndi biaya kuliah anak sampai tamat di PTN terkenal dengan fakultas
> fovorit seperti kedokteran, Teknik, Ekonomi". Oke kita bayar sampe tamat
> tarok lima taon Total Investasi Ortu mungkin 300 Juta bisa jadi malah
> lebih lalu Si Anak tamat memasuki dunia kerja ,itung  dulu BEP dari
> Investasi ortunya. Paling Fresh Graduate (kerja perusahaan swasta)
> rata-rata gajinya kita tarok aja 3 Juta.  Setaon sekitar 36 juta ada
> bonus ,reward THR dll kita totalin aja si anak dapet  50 Juta per taon,
> Perlu waktu  6 taon itu baru BEP itupun kalo sianak nggak make gajinya
> buat makan dan biaya idup sehari-harinya, itungan itu ilustrasi yang
> sederhana saja saudaraku.
>
>
>
>
>
> By the way bus way nih, Masih untung (inilah enaknya kita jadi rakyat
> Indonesia,dalam kesusahan  selalu ada "masih untung".nggak..pa..pa) kalo
> tamat lansung kerja, nah kalo nganggur wah cilaka, buktinya lapangan
> kerja sekarang sempit banget, ratusan Ribu Sarjana D3, apalagi SMA yang
> kagak kerja alias Penganggur Bingung
>
>
>
> Beda ama jaman kita dulu yang Pendidikan anak kontan banget ama
> pemerintah , tidak pernah kesepian selalu di manja  betapa murahnya.
> Orang tua setiap malam tidur nyenyak nggak ada mimpi buruk yang buat
> mreka menggigau mikirin biaya sekolah anaknya, bangun tidur dengan
> nyaman, pagi kerja kagak perlu jungkir balik sana sini cari uang buat
> anak yang nuntut ilmu di negeri seberang. Tingkat pengembalian
> Investasinya (ROI) saya  pikir cukup 1 atau 2 taon kita udah kerja klar
> sudah BEP nya, tahun ketiga atau tarok lah tahun kelima bisa dikit
> bahagiakan Ortu misal kepengen dia Naik Haji, dulu ngga kesampaia karna
> ortu kita kirimin uang buat biaya kita sekolah , tunda dulu ibadah naik
> haji, wahhh..iklasnya..luar biasa.
>
>
>
> Sebelum akhiri keluh kesah dunia Pendidikan kita,  simak lagi lirik lagu
> si Iwan Falls dalam album yang sama
>
>
>
>  "Negara harus bebaskan biaya Pendidikan"
>
>   ................
>
>  Agar kita Pandai mengarungi Samudra
>
>  Agar kita tidak Bodoh dan tidak mudah di tipu"
>
>
>
> Jika pendidikan selalu menjadi Anak Tiri dalam kesepian, yakinlah anak
> kita tidak pandai mengarungi Samudra, yakinlah anak kita nantinya bodoh
> dan mudah di Tipu abis bangsa lain nantinya yang  anak2nya..pada cerdas
> dan pintar
>
>
>
> Mari teriak terusss sama pemegang dan pengambil keputusan di dunia
> Pendidikan di Negara ini, agar mereka lebih peduli lagi pada dunia
> Pendidikan, agar mereka bekerja dan berpikir keras menciptakan biaya
> pendidikan yang murah dan terjangkau oleh semua lapisan masyarakat,
> jangan biarkan mereka berjanji-jani muluk dan tidak masuk akal ketika
> mereka berkampanye untuk menjadi pemimpin di negara ini, mari kita tagih
> janji mereka yang telah duduk yang mengatakan "jika saya terpilih
> Pendidikan dan kesehatan gratis" (di Ujung sana si Yuang Sa'u nyeletuk
> "Gratis dari Hongkong, sementara si Mastur anak betawi ngoceh " "Gratis
> pale lu peyang" ..walah..walah..nggak usah deh Pak..Ibu,  bicara gituan,
> nyakitin hati rakyat kecil, mending bilang kalau nggak bisa gratis saya
> upayakan semurah-murahnya, yang orang orang tuanya miskin akan gratis
> sekolah mulai SD sampai Perguruan tinggi Negeri yang dikelola negara.
>
>
>
> Apa kabar Pak Menteri Pendidikan, Apa kabar Pak Wakil Menteri Pendidikan
> RI.....gimana nih jeritan ibu-ibu miskin di koran Singgalang di dengerin
> nggak nih, apa upayanya, jangan deh ya Pak kayak Menteri yang ngurusin
> Pertanian "Harga Cabe Mahal kita-kita rakyat dihimbaunya berhenti dulu
> makan cabe" lalu "kalau mahal biaya pendidikan di Negara ini, ya udah
> dihimbau Rakyat yang nggak mampu berhenti dulu anak-anaknya sekolah"
> semoga nggak begitu ya Pak
>
>
>
>
>
> Pelalawan, 24 Juli 2010
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> The above message is for the intended recipient only and may contain
> confidential information and/or may be subject to legal privilege. If you
> are not the intended recipient, you are hereby notified that any
> dissemination, distribution, or copying of this message, or any attachment,
> is strictly prohibited. If it has reached you in error please inform us
> immediately by reply e-mail or telephone, reversing the charge if necessary.
> Please delete the message and the reply (if it contains the original
> message) thereafter. Thank you.
>
> --
> .
> Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di
> tempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet
> http://groups.google.com/group/RantauNet/~
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
> - DILARANG:
>   1. E-mail besar dari 200KB;
>   2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi;
>   3. One Liner.
> - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
> - Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting
> - Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply
> - Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an
> keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
>

-- 
.
Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan 
mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke