Assalamu'alaikum wr.wb.

Dari berbagai sumber....

KENAPA GAS ELPIJI MELEDAK?

1. oleh : unknown

Waspadalah bila anda mencium bau gas di dapur anda. Tak perlu panik, hampiri
tabung gas, lepaskan regulator, bawa tabung ke luar. Periksa apakah tabung
mengeluarkan desis dari mana saja. Bila iya, biarkan tabung ditempat terbuka
sampai gasnya habis. Jangan biarkan ada yang mendekat. Bila tak terdengar desis,
tabung anda baik-baik saja. Mungkin ada yang lupa mematikan kompor,
padahal api  kompornya padam karena sesuatu sebab. Buka pintu dan
jendela dapur. Biarkan  sampai bau hilang, jangan menyalakan atau
mematikan lampu atau apapun yang ada di dapur sampai bau hilang.

 Semua berita mengenai "ledakan tabung Elpiji" tidak ada yang mengkonfirmasi
ditemukan tabung yang pecah atau sobek karena isinya meledak. Tak cukup alasan
bagi tabung Elpiji untuk meledak. Jutaan tabung dilempar-lempar, dipanggang
terik matahari, semua siksaan ini dapat ditahan oleh baja dan alasan tabung,
sekalipun tabung tidak ber-SNI karena bikinan Cina (tapi berlogo Pertamina).

Tabung tak akan meledak pada suhu normal (tekanan sekitar 7 atmosfir)
karena tabung dirancang tahan sampai 28 atmosfir Kemungkinan besar,
Elpiji bocor dengan deras dari tabung, melalui celah antara katup
tabung dan regulator, lantaran sekatnya tidak melaksanakan tugas
seperti seharusnya, yakni cincin yang terbuat dari karet berwarna
hitam, nama teknik nya O-ring.

Mekanisme pemasangan regulator untuk tabung 3 dan 12 kg adalah tipe clip-on.
menunjukkan posisi "regulator ON". Pengait menahan regulator tetap ditempat,
plunger menekan katup sehingga membuka, mengalirkan uap Elpiji ke dalam
regulator.

Perhatikan bahwa hanya ada satu pengait, sehingga regulator dapat
bergoyang-goyang bila tersentuh. Demikian pula, hanya ada satu penyekat antara
regulator dengan katup. Cincin penyekat itu.Tabung, katup, regulator, dan selang
bukanlah penyumbang utama dalam musibah Elpiji di tanah air. Benda-benda ini
dipakai juga di banyak negara tanpa menimbulkan masalah berarti. Regulator tipe
clip-on adalah favorit karena kemudahannya dalam memasang dan melepaskannya.
Tekanan yang masuk ke regulator adalah tekanan penuh dari Elpiji. Di negri kita
berkisar antara 5 sampai 7 atmosfir, tergantung campuran elpijinya dan suhu
ruang. Tekanan ini cukup besar, kira-kira sama dengan tekanan kompressor tambal
ban di pinggir jalan.

Tekanan sebesar ini sepenuhnya harus ditahan oleh cincin sekat hitam/O-ring yang
ditunjukkan pada. Inilah tempat kebocoran utama yang dapat membuat
ruangan menjadi eksplosif. Inilah sambungan yang paling rawan, dan bocor atau
tidak ditentukan oleh kualitas cincin penyekat (seal) ini. Tentu saja bila mulut
katup pada tabung penyok atau cuil berat bagian tengahnya, seal sebaik apapun
tak dapat menyekat.

Masih ada dua sambungan lagi yang juga diributkan, yakni sambungan antara
regulator dengan selang, dan diujung selang lainnya, yaitu sambungan antara
selang dengan kompor. Kedua sambungan ini tidak menanggung beban
berat, karena tekanan dalam selang, yaitu tekanan keluaran dari
regulator, sangat rendah.
Tekanannya cuma sekitar 30 milibar (1,03 atmosfir). Tekanan sebesar ini tidak
dapat keluar dari lubang yang dibuat dengan tusukan jarum pada selang.
Seandainyapun keluar, jumlahnya tak akan cukup untuk membuat ruangan menjadi
eksplosif, karena gas lebih cepat menyebar dibandingkan dengan pasokan dari
kebocoran disini.

Selain itu regulator juga memiliki kapasitas, yang membatasi aliran gas yang
keluar. Kapasitas umum regulator clip-on adalah 2 kilogram per jam. Gas bocor
sebanyak 2 kg dalam dapur dengan ukuran sedang dapat meledak bila
terpicu bunga api dari saklar lampu yang dinyalakan atau dimatikan.
Jadi kalau selang putus, dan tak diketahui selama sejam, bahaya
mengancam.

Kebocoran pada seal yang tidak baik mutunya bisa lebih dari 2 kg per jam.
Bagaimana kebocoran pada kompor, misalnya karena lupa tidak mematikan katup
kompor padahal kompor tidak menyala? Kepala kompor yang normal kapasitasnya
mungkin seperempat kilogram per jam. Dapur bisa berbahaya bila ada satu kepala
kompor yang tidak ditutup dalam waktu semalam.

Sebagai langkah pengamanan, Elpiji untuk konsumsi masyarakat harus diberi bau
dengan kadar minimal 25 mililiter per ton Elpiji. Pembau yang digunakan adalah
ethyl-mercaptan, senyawa hidrokarbon dengan belerang, baunya seperti durian atau
telur busuk, tergantung siapa yang menciumnya. Ini zat tak berwarna dengan
keenceran seperti bensin premium, dan cair dalam suhu dan tekanan ruang. Oleh
karena itu ia harus dilarutkan dengan baik dalam Elpiji, agar bila elpiji bocor,
dia juga keluar dan memberikan peringatan kepada yang menciumnya. Baunya kini
dikenal sebagai "bau gas".

Jadi masalahnya bukan tabung, regulator, selang atau kompor. Tapi
penyekat karet kecil itu dan kadar pembau dalam Elpiji.


Masa Kadaluwarsa Tabung LPG

Tahukah anda jika TABUNG nya gas elpiji ada masa kadaluwarsa- nya ?
Jika anda beli gas, harap diperiksa lebih dahulu, kapan TABUNG tersebut berakhir
masa pakainya.

Penulisan kadaluwarsa berupa "ALFA CODE". Contoh: " A 09 "
A = Januari - Maret
B = April - Juni
C = Juli - September
D = Oktober - Desember
maka A 09 adalah : Jan- Mart tahun 2009

Sebarkan pengetahuan ini, barangkali anda bisa menyelamatkan seseorang. Ini
penting karena gas yg sdh kadaluwarsa bisa berbahaya.

2. Oleh : budi t wangid

Benar, bahwa tidak terdapat masalah pada tabung gas LPG ukuran 3 kg,
karena bila kita cermati rata-rata korban ledakan "tabung gas LPG"
mengalami luka bakar, bukan luka akibat serpihan baja. Kebetulan saya
terlibat dalam pembuatan video proses pengujian tabung, kompor,
selang, katup dan regulator yang sesuai dengan
standar nasional Indonesia (SNI) di Balai Besar Bahan dan Barang Teknik
(B4T) - Bandung.

Berdasarkan SNI, tidak ada masalah dengan SNI nya, karena seluruh SNI produk
tersebut mengacu pada standar insternasional (ISO) atau standar negara
tertentu seperti JIS, ASTM dan European Norm.

Masalahnya adalah;
- Karet/seal yang terdapat pada katup tabung gas LPG sering dipakai berulang
kali, padahal karet ini rentan terhadap keausan, sobek atau malah jadi
keras. Karet/seal tidak boleh sobek, getas atau keras (kita biasa mencungkil
karet tersebut dengan benda tajam, bila tabung baru yang kita beli tidak ada
karet/seal tersebut). Karet yang sudah sobek/keras tidak mampu menjadi
isolasi yang baik terhadap gas, gas jadi mudah bocor.
- selang, selang memiliki umur pakai/kadaluarsa dan berdasarkan perhitungan
tidak ilmiah yang saya lakukan (analisis sendiri), selang gas yang digunakan
masyarakat sudah berumur 2 tahun (pembagian tahun 2008) sehingga saat ini
sudah berpotensi kadaluarsa. cirinya adalah, selang sudah tidak lentur lagi
dan getas

. Tips sederhana dari saya, apabila ragu dengan kualitas selang kita adalah;
- lakukan uji pembakaran sederhana dengan menggunakan korek api. Bakar ujung
selang beberapa saat, selang karet tidak akan terbakar (SNI mensyaratkan
selang tidak boleh terbakar/meletup sampai suhu 360 C). Sedangkan selang
berbahan baku campuran karet dan plastik (thermoplastik) akan terbakar (bau)
- selang karet berwarna hitam kusam, selang campuran mengkilat (Ingat judul
SNI nya, "Selang Karet untuk LPG", bukan selang termoplastik)
- informasi yang saya terima, Mesin pengisi gas pertamina secara otomatis
memasang karet/ seal pada katup LPG, sehingga bila rekan-rekan menerima Gas
LPG yang tidak ada sealnya patut dipertanyakan kualitasnya

Untuk itu mari kita sama-sama rutin mengganti selang gas kita setiap tahun
dan memeriksa karet/seal katup tabung gas.
Masalah yang utama kurangnya pengetahuan tentang penyebab kebocoran
gas. Tanggung jawab kita bersama untuk mensosialisasikan pengetahuan
ini ke sanak saudara, teman, relasi dan karib kerabat kita.

Hormat saya

Muhammad Syahreza

HP : 0811 193 646 / 0817 169 015

Blog bisnis : http://ohiofreshyoghurt.wordpress.com

Setiap pengusaha
sekecil apapun kita
semuda apapun kita
dapat membuat Indonesia menjadi lebih baik!

Mulailah dari diri kita sendiri, jika setiap kita menjadi lebih baik,
maka Indonesia pasti menjadi lebih baik!

Kunjungi Sumbar online di :

www.west-sumatra.com
www.mentawaiislands.com
www.newsikuaiisland.com
www.visitminangkabau.com
www.aloitaresort.com/diving
www.cimbuak.net

-- 
.
Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan 
mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke