Iko Gambar-gambar Urang balimau:

http://www.youtube.com/watch?v=FBiqcGqrTPk

http://www.google.com/images?client=firefox-a&rls=org.mozilla%3Aen-US%3Aofficial&hl=en&source=imghp&biw=1024&bih=590&q=balimau&btnG=Search+Images&gbv=2&aq=f&aqi=&aql=&oq=&gs_rfai=

--MakNgah
--- In [email protected], "Nofend Marola" <nof...@...> wrote:
>
> Selasa, 03 Agustus 2010
> 
> Padang, Singgalang. Tradisi balimau sehari menjelang masuk bulan Ramadhan,
> menurut Buya Mas'oed Abidin, tidak ada dalam ajaran Islam. Bahkan konsep
> balimau itu sendiri, dengan mandi-mandi di sungai bercampur baur antara
> lelaki dan perempuan, sangat ditentang ajaran Islam.
> 
> Menurut Buya Mas'oed, jika yang terjadi adalah tradisi untuk bermaksiat
> memasuki bulan suci Ramadhan, lebih baik hal itu dilarang oleh pemerintah
> yang berwenang. Kalau pemerintah diam saja, berarti telah saling bekerjasama
> dalam berbuat kejahatan melanggar aturan agama.
> "Boleh balimau tapi usah balunau, itu pasan Buya. Campur baur antara lelaki
> dan perempuan itu, sangat ditentang syariat Islam. Bahkan tidak sedikit yang
> pergi dengan pacar masing-masing, berbuat dosa menjelang masuk Ramadhan,"
> kata Buya Mas'oed kepada Singgalang, Senin (2/8).
> 
> Dikatakannya, kalau memang mau membersihkan diri memasuki bulan puasa, lebih
> baik di rumah saja. Juga ada sampo dan dilakukan di tempat tertutup, aurat
> bisa terjaga dari pandangan mata setan.
> "Sekarang acara balimau mau dimasukkan pula dalam agenda pariwisata. Itu
> sama saja dengan melegalkan kegiatan untuk berdua-dua dengan lawan jenis.
> Kalau mau masuk bulan suci, jangan lagi dikotori badan dengan perilaku
> maksiat," tambahnya.
> 
> Apalagi saat ini sedang musim hujan, banyak longsor terjadi di hulu sungai.
> Air di sungai itu banyak balunau, karenanya tidak baik untuk badan. Maka
> dari itu, pada umat Islam beriman, tidak usah pula mandi di tepi sungai, di
> tepi laut, di lubuak ataupun di danau.
> 
> Tempat yang jauh untuk balimau, juga berpotensi melambatkan waktu untuk
> pulang ke rumah. Akibatnya, tarawih bisa ketinggalan di malam pertama
> Ramadhan. Jadi mana yang perlu, balimau atau pergi tarawih?
> "Kini umat Islam sudah banyak yang engak, dan kini lebih suka berpariwisata
> saja. Pemilik tempat pariwisata yang masih berlaku seperti hari biasa,
> benar-benar bandel terhadap sikap hormat menghormati," ujarnya.
> Pemerintah menurut Buya Mas'eod bisa memilih. Mau menegakkan pariwisata atau
> membiarkan rusak akhlak mereka yang muda-muda. Demi kata wisata, apakah akan
> dihantam saja peraturan agama. Jadi apa sebenarnya mau Pemerintah Kota
> Padang dalam hal ini?
> "Jadi tugas pers itu sebenarnya sangat bagus, menyampaikan yang benar, dan
> menjauhkan yang salah. Mari bersama kita perbaiki. Kenapa di Bali saat hari
> Nyepi semuanya tenang? Tidak ada yang marah, walau Bush, Obama sedang berada
> di Bali. Pemilik hotel juga diam, tidak mau bicara dengan alasan
> pariwisata," katanya.
> Tidak hanya itu, penggerak HAM juga tidak bersuara alias tenang-tenang saja.
> Tapi mengapa saat orang Minang berpuasa, acara balimau ke Lubuak dan sungai
> dilarang, penggerak HAM langsung mamburansang. Ada apa ini sebenarnya?
> 
> Jadi kalau memang mau menjalankan aturan agama, ikut sajalah kata Rasulullah
> SAW. Jangan bertanya pada penggerak HAM atau ke yang lain. Lebih baik tanya
> peraturan Allah saja, karena yang akan menerima ibadah umat hanya Allah
> saja.
> 
> Hakikat puasa itu saling bermaaf-maafan, sehingga lahir dan batin menjadi
> bersih. Sedangkan mandi-mandi ke sungai itu, disebut balunau. Oleh karena
> itu harus dihindari umat Islam yang benar-benar beriman. 
> 
> (109) http://www.hariansinggalang.co.id/sgl.php?module=detailberita&id=331


-- 
.
Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan 
mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke