Rabu, 04 Agustus 2010

Jakarta, Singgalang
Tahun 2011 mendatang dipastikan PT Semen Padang (PTSP) tidak lagi berinduk
semang ke PT Semen Gresik. Melalui sebuah holding sendiri, lima perusahaan
semen pelat merah yang ada di Indonesia akan berdiri sejajar.
Kepastian itu disampaikan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN),
Mustafa Abubakar, menjawab Singgalang usai jumpa pers tentang Non Deal
Roadshow II Kementerian BUMN bersama sejumlah emiten BUMN ke Amerika Serikat
dan Inggris, di Jakarta, Selasa (3/8) di Jakarta.
"Ya, tahun depan itu masing-masing sudah berdiri sendiri, tetapi di bawah
naungan sebuah holding. Sekarang status PTSP masih di bawah holding Semen
Gresik," kata Mustafa.

Menneg BUMN menjelaskan, saat ini proses holding masih terus berjalan,
kebijakan investasi dan operasional PTSP dan Semen Tonasa masih di bawah
kendali PT Semen Gresik sebagai induknya.
Tahun depan itu, kata Mustafa, holding Semen Indonesia benar-benar sudah
berjalan dan terpisah antara investmen dengan operasional seperti holding
pupuk. "Jadi, nantinya mereka berdiri sendiri. Semen Gresik sendiri, Semen
Padang sendiri dan Tonasa juga sendiri. Malah tahun depan ini kita
menargetkan Semen Baturaja dan Semen Kupang juga berada di bawah holding
ini," jelasnya.

Yang dinanti

Pemisahan Semen Padang dari Gresik, ibarat menembus sawah yang tergadai.
Lama benar prosesnya. Jika memang 2011 terjadi, maka itu sama dengan buah
masak di batang, tak dijuluk benar, jatuh juga. Dulu, maksudnya beberapa
tahun lampau, Sumbar seperti mau pecah berderai-derai oleh tuntutan
pemisahan itu. Pakai demo bagai, pakai ikat kepala. Pakai dikuasai pabrik
semen di Indarung, tapi karena kiblat pemerintah waktu itu, lain, maka
tuntutan tak dikabulkan.
Jika sudah dipisah, maka untungnya, Semen Padang boleh menjual produknya
kemana saja ia suka, tak dilarang-larang lagi oleh Gresik. Kalau mau
membangun rumah sakit, uangnya tak ditahan-tahan pula, seperti sekarang.
Kalau mau membangun pabrik, habis waktu mengurusnya ke Gresik sana.

Non Deal Roadshow
Tentang Non Deal Roadshow II ini, Menneg BUMN mengatakan tujuannya untuk
memperkuat kepercayaan investor global terhadap kinerja BUMN dan
perekonomian Indonesia. 
Non Deal Roadshow II ini diadakan mulai 26 Juli hingga 30 Juli 2010. Emiten
yang ikut antara lain PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Bank Mandiri Tbk, PT
Bank Tabungan Negara Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk, PT Bank Negara
Indonesia Tbk, PT Jasa Marga Tbk, PT Semen Gresik Tbk, PT Pembangunan
Perumahan, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk, PT Perusahaan Gas Negara.

Non Deal Roadshow II dihadiri 109 investor global dan 217 meeting. Non deal
roadshow di Boston 26 Juli dihadiri 19 investor institusi antara lain
Blackstone Group Lp, State Street Boston Corp, Fidelity dan BNP Paribas
Asset Management, New York pada 27 Juli 2010 dihadiri 47 investor institusi
antara lain Blackrock and Blackrock Inc, Deutsche Asset Management,
Lazard&Co Limited, Rowe Price Group,inc dan Legg Mason International
Equities.

London pada 29 Juli 2010 dihadiri 35 investor institusi antara lain
Schroders Plc, Pictet Asset Management, JP Morgan Asset Management, Sloane
Robinson, Robeco NV, dan Edinburgh pada 30 Juli 2010 dihadiri 8 investor
antara lain Scottish Widows Investment Partnership Ltd, First State Invs
Ltd, Martin Currie Investment Management Ltd, Standard Life dan AEGON Asset
Management UK.

Menneg BUMN Mustafa Abubakar mengatakan, komitmen Kementerian BUMN untuk
terus menekankan penerapan good corporate governance dan peningkatan nilai
bagi pemegang saham. Hal itu dikatakannya dalam paparan kepada investor Non
Deal Roadshow di New York dan London. (501)

-- 
.
Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan 
mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke