waalaikum salam 
mak saaf.

kalau ado wakatu taluang di sela acara pra kongres iko, terutama wakatu sore 
hari (wakatu sunset), luang kan lah wakatu bajalan-jalan di sepanjang kawasan 
bukik lampu, di kawasan bunguih tersebut... 

 iyo padiah mancaliak nyo... 

kalau memungkinkan, usai KKM nanti ado sanksi kongkrit sesuai aturan adat bagi 
penyedia jasa dan para pelaku nya.. 

imran
34+, tingga di padang


--- Pada Jum, 6/8/10, Dr.Saafroedin BAHAR <[email protected]> menulis:

Dari: Dr.Saafroedin BAHAR <[email protected]>
Judul: [...@ntau-net] Besok pagi tanggal 7 Agustus gelombang pertama KKM 2010  
akan dimulai.
Kepada: "rantaunet rantaunet rantaunet" <[email protected]>
Tanggal: Jumat, 6 Agustus, 2010, 7:43 PM

Assalamualaikum w.w. para sanak sapalanta,

Jika diizinkan Allah swt besok pagi Sabtu tanggal 7 Agustus 2010, gelombang 
pertama acara KKM -- sebagai Pra-Kongres -- akan dimulai. Lokasinya di 
perumahan Bukit Lampu, di atas Teluk Bungus, Padang.
Acaranya sampai hari Minggu tanggal 8 Agustus adalah penadayagunaan potensi 
Maritim dan Kesejahteraan Masyarakat Pesisir; dan Masalah Kebencanaan di 
Sumatera Barat. 

Kedua acara ini disiapkan oleh Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional 
(BPSNT), bekerjasama dengan Gebu Minang, Kementerian Kelautan dan Perikanan, 
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Barat,Pangkalan Utama TNI 
AL Teluk Bayur, tokoh-tokoh masyarakat nelayan, para sejarawan, serta dunia 
akademi.

Di antara pembicara akan hadir Direktur Jenderal Kementerian Kelautan dan 
Perikanan, Prof Dr Hasyim Djalal sebagai Staf Ahli Menteri KKP, ,Prof Dr Gusti 
Asnan,dan Martono Yuwono dari Yayasan Revolusi Biru.

Mungkin ada manfaatnya bila saya jelaskan apa kaitannya antara KKM 2010 dengan 
tema maritim dan kebencanaan ini.

Begini. Dua sifat KKM 2010 yang membedakannya dengan kongres-kongres kebudayaan 
sebelumnya adalah 1)  KKM 2010 berorientasi kemasa depan [bukan ke masa lalu], 
dan 2) menempatkan Minangkabau/Sumatera Barat sebagai bagian menyeluruh dari 
Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dengan dua orientasi tersebut dipilihlah empat tema saja, yaitu : 1) pengamalan 
ABS SBK secara sungguh-sungguh [yang selama ini baru bagaikan pemanis bibir 
saja]; 2) pembangunan nagari dan kesejahteraan petani [khusus untuk 
nagari-nagai di 'Darek'; 3)  pembangunan potensi maritim dan kesejahteraan 
masyarakat pesisir [untuk lima daerah tingkat dua di pesisir serta masyarakat 
nelayan], dan 4) masalah kebencanaan, untuk seluruh Sumatera Barat.

Sehubungan dengan penjadwalan kembali KKM dari tanggal 7-8 Agustus menjadi 
23-24 September, maka waktu yang telah tersedia dimanfaatkan untuk memperdalam 
dan mempersiapkan tindak lanjut untuk tema ke 3) dan ke 4) tersebut di atas. 
Secara berkebetulan tema ke 3) sama dan sebangun dengan kampanye 'Revolusi 
Biru' yang sedang dilancarkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan, sehingga 
dalam audiensi disepakati untuk menyatukan saja kedua program ini, yang beliau 
sambut baik.

Untuk kegiatan pra-kongres ini, Dr Mochtar Naim - selaku Wakil Ketua OC KKM 
2010 -- telah menyiapkan sebuah makalah sumbangan yang bagus sekali, dengan 
mengaitkan tema kelautan ini dengan ABS SBK, suatu hal yang belum pernah kita 
dengar salama ini. Dengan bagus`sekali Dr Mochtar mengajak orang Minang jangan 
hanya berkutat di darat dengan lahan yang semakin sempit, tetapi juga mulai 
menoleh ke laut, yang mampu meberikan lapangan kerja yang banyak kepada kaum 
muda.

Sekedar catatan tambahan dapat saya sampaikan, bahwa untuk mempersiapkan 
industri perikanan Sumatera Barat untuk memanfaatkan potensi ikan tuna yang 
banyak terdapat di depan pantai Barat Sumatera Barat dan pantai Timur Mentawai, 
pengurus Gebu Minang telah meminta kepada Menteri Fadel untuk menghadiahkan 
satu-dua kapal ikan modern eks 'illegal fishing' sebagai modal awal untuk 
daerah Sumatera Barat.Menteri Fadel segera menyetujui, bukan saja oleh karena 
kebijakan ini sudah pernah beliau lakukan, tetapi juga oleh karena sekarang 
sudah ada Keppres sebagai dasar hukumnya. 

Jadi, para sanak di Ranah, siapkanlah diri untuk memanfaatkan satu dua eks 
kapal asing ini, baik untuk menangkap ikan maupun sebagai kapal latih untuk 
para taruna laut Minangkabau baru. [Bisakah mereka ini kita sebut sebagai 
'Magek-magek Jabang' baru ?] 

Lagi pula, Menteri Fadel telah banyak membantu dunia perikanan Sumatera Barat, 
bukan saja dengan menyediakan 'cold storage', memperbaiki pelabuhan ikan 
Bungus, dan memfasilitasi penerbangan dari BIM-Singapore-Jepang, sekali 
seminggu. Beliau ingin agar frekuensi penerbangan produk kelautan  ini dapat 
ditingkatkan dari satu menjadi tiga kali seminggu !

Jadi bersiaplah untuk 'meloncat ke depan', hai para sanak di Ranah, terutama 
kaum muda. Ada rezeki halal di depan mata. Tinggal mengambil. Latihlah diri 
menjadi generasi 'Nan T0ngga Magek Jabang' baru.

Tentang kebencanaan, kita coba mengulasnya dalam kesempatan lain.


Wassalam,
Saafroedin Bahar(Laki-laki, Tanjung, masuk 73 th, Jakarta) 



      

-- 
.
Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan 
mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.


-- 
.
Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan 
mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke