Alo bedoe' matokaranjang jo mato baronsai.kok diizinkan dek Tuhan sagalo kito nanlah baincek matoko,buliah ditukuk spsng matolai,dima kasnk pa sang mato baru tu.tlg agiah alasannyo.jo Buyuang(71thn la biahsenek). Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone
-----Original Message----- From: "sjamsir_sjarif" <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Mon, 09 Aug 2010 13:44:58 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: [...@ntau-net] FW: Dasar ...................! Semuanya mata keranjang!" Subjectnyo sajo alah Sangat Offensif. "Dasar ...................! Semuanya mata keranjang!" Jadi tamasuak awak kasaoalahe Urang Lapau ko nan laki, apak awak, kakek awak, sampai-sampai ka nabi Adam jo anak cucunyo yo? Limopuluah paresen Urang Awak nan dikongreskan ba"ABSSBK"ko, manusia iduik dan mati sampai-sampai ka narako jo sarugo Mato Karanjang kasadoalahe... Yang ke iya-iya sajalah kaji bagaimananya ... :) [Nan kaiyo-iyo se lah kaji baanyo] --Nyit Sungut --- In [email protected], Lies Suryadi <niadil...@...> wrote: > > Da Ephi, > Ini gaya bahasa yang saya lihat meruyak dalam masyarakat kita sekarang. > Bayangkan kalau dialog dalam cerita ini divisualkan. Bersitegang urang leher, > kata2 yg keluar , tak ramah. Femomena seperti ini saya lihat sampai ke layar > televisi sekarang, tak terkecuali acara debat di kalangan orang2 yang katanya > intelek. Kesan saya, bahasa Indonesia, dari segi sosiolinguistik, memang > sudah sangat berubah. > > Wassalam, > Suryadi > > > --- Pada Sen, 9/8/10, Ephi Lintau <ephi.lin...@...> menulis: > > > Dari: Ephi Lintau <ephi.lin...@...> > Judul: Re: [...@ntau-net] FW: Dasar ...................! Semuanya mata > keranjang!" > Kepada: [email protected] > Tanggal: Senin, 9 Agustus, 2010, 10:15 AM > > > Waduh sense of humor saya gak tersentuh nih, lucunya dimana ya ? > > On 8/9/10, rony <ro...@...> wrote: > > Dari kawan pengirim cerita lucu > > > > > > > > From: adi [mailto:hampala...@...] > > Sent: Sunday, August 08, 2010 9:29 PM -- . Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting - Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe. -- . Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting - Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
