Assalamualaikum Wr.Wb. yth. Bapak Suryadi, Augi Jusri Djalaluddin serta dunsanak diPalanta.
Terimakasih atas informasinya Pak Suryadi,begitu juga Bapak Augi Jusri Djalaluddin. Hanya sangat disayangkan, banyak sekali diantara dunsanak kita yang mungkin kurang berselera, mendiskusikan topik yang ini. Apakah gerangan sebab penyebabnya? Padahal kan ini uang kita juga yang bakal di-hambur2kan oleh mereka2. Atau menunggu sampai masakan hangus duit habis baruuuuuuuuu menyadari??? Ya memang mungkin inilah dan baru se(be)ginilah reflexi cerminan dari masyarakat kita, khususnya di Palanta. Atau???? Kaa baa juo lai.... Wassalam, Muljadi -------- Original-Nachricht -------- > Datum: Wed, 11 Aug 2010 20:11:44 +0800 (SGT) > Von: Lies Suryadi <[email protected]> > An: [email protected] > Betreff: Re: RE: [...@ntau-net] MPKAS menghadiri Sumatera Development Summit > - Kamis 22 Juli 2010 di Hotel Novotel Bandar Lampung > Pak Muljadi jo dunsanak di palanta, > > Rancak dibaco buku Simon Winchester nan baru: KRAKATAU: KETIKA DUNIA > MELEDAK, 27 AGUSTUS 1883 (Jakarta: Serambi, 2006). Aslinya: Krakatoa: The day > the world exploded, August 27, 1883 (NewYork: Harper Collins Publihers, > 2003). Rancak pulo dikombinasikan mambaconyo jo buku Syair Lampung Karam, > he he. Tentang Anak Krakatau, Simon menulis di halaman 18-19 (versi > terjemahan): > > "Dengan menyimak peta-peta dan bagan-bagan lama yang diterbitkan sekian > tahun setelah minggu terakhir Juni 1927, ketika gunung itu [Anak Krakatau] > pertama kalinya terlihat di atas gelombang laut, bisa disimpulkan bahwa ia > tumbuh menjadi lebih tinggi dengan mantap, dengan kecepatan lima inci per > minggu" (kursif oleh Suryadi). > > Dalam peluncuran buku saya, Syair Lampung Karam, di Newseum Cafe, Jalan > Veteran I no.34 Jakarta Pusat, tgl. 29 Juli lalu, Taufik Rahzen menggagas > untuk pengapungan wacana mengenai Krakatau ini, khususnya terkait dengan > rencana pemerintah membangun Jembatan di Selat Sunda. Kata2nya Taufik Rahzen > yg > terngiang di telinga saya adalah: Jelas begitu banyak energi dan dana akan > dihabiskan untuk membangun jembatan itu, yang di bawahnya lempeng teknotik > bumi tak henti2nya bergerak dan bergelora. Ambisi ini harus dikaji ulang > untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. "Jangan2 ini sebuah tanda > dari akhir sebuah peradaban", katanya lagi. Sebab sejarah menunjukkan bahwa > suatu peradaban berakhir karena ambisi pemimpin2nya yang memfokuskan > seluruh energi kepada suatu proyek yang ternyata riskan dan berbahaya. > > Anak Krakatau, yg tumbuh membesar seperti bisul, jelas tak bisa disikapi > dengan mitos dan berdoa saja. Apalagi dg mewujudkan ambisi2 yang tak ada > perhitungan sama sakali. > > Wassalam, > Suryadi > > --- Pada Rab, 11/8/10, Muljadi Ali Basjah <[email protected]> menulis: > > > Dari: Muljadi Ali Basjah <[email protected]> > Judul: Re: RE: [...@ntau-net] MPKAS menghadiri Sumatera Development Summit - > Kamis 22 Juli 2010 di Hotel Novotel Bandar Lampung > Kepada: [email protected] > Tanggal: Rabu, 11 Agustus, 2010, 4:16 PM > > > Assalamualaikum Wr.Wb. yth. Bapak Kurnia Chalik. > > Terimakasih atas, informasi serta gambar2nya. > Moga2 cepat terlaksana Jalan kereta api lintas Sumatranya. > Tetapi mohon Shinkanzennya jangan Pak. > Juga Jembatan Selat Sundanya pak, dilain mahal sekali, masih ada yang > lebih akut lagi dan lebih relevan dari Jembatan Selat Sunda. Selain itu 2007 > kan anak Krakatau berbunyi lagi. Anak Krakatau kan kabar2nya membesar terus > sekian senti pertahun. > > Kabar2nya menurut theorie tektonik di Selat Sunda itu pertemuan antara > lempengan Indo-Australia dan lempengan Eurasia, yang merupakan zona Subdukti > yang instabil. > > Mudah2an, se-mua2 nya ini hanya kabar2nya saja, selain jalan keretaapi > lintas Sumatra. > > Wassalam, > Muljadi > > - > -- GMX DSL SOMMER-SPECIAL: Surf & Phone Flat 16.000 für nur 19,99 ¿/mtl.!* http://portal.gmx.net/de/go/dsl -- . Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting - Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
