Mamak Imran,
Baa kok kito usulkan je lai ka Fauzi Bahar ko lai: kito buek je pasa Kampuang 
Jao tu co pasa lamo lai. Mulai dari kini ditanam batang baringin sonsang gak 8 
batang. Sudah baringin tu gadang, bisa awak mampuek pasa di bawah e. 
Patang-patang, sudah pasa tutuik, bisa lo kito main sipak rago. Kepeng dari 
pusek tu kok sasek ituang, sasek menah. Pasa co itu tu indak ka gadang bana 
biaya e doh: nan paralu lapak2 jo tuduang karateh. Pedagang tradisional 
bakambang dekntyo. Urang2 kayo nan baoto balanjo ka pasa bisa lo merasakan 
suasana tradisional, pado sambok dan lambok je kulik e kanai AC tiok hari.
 
Wassalam,
Suryadi

--- Pada Kam, 26/8/10, Imran Al <[email protected]> menulis:


Dari: Imran Al <[email protected]>
Judul: [...@ntau-net] GADANG OTA
Kepada: "mailing list" <[email protected]>
Tanggal: Kamis, 26 Agustus, 2010, 10:19 PM






Gadang Ota

SETELAH bersitegang urat leher dalam rentang waktu cukup lama bahkan saling 
bersahutan di ruang publik (baca media massa-red), Wali Kota Padang Fauzi Bahar 
22 Agustus lalu tiba-tiba mengakui, telah terjadi kekeliruan dalam pencatatan 
anggaran pembangunan Pasar Inpres I, II, III dan IV, yang runtuh akibat gempa 
berkekuatan 7,9 SR pada 30 September lalu. 

Saat pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Penetapan Anggaran Sementara 
(KUA-PPAS) perubahan APBD Padang 2010 pada 22 Agustus, Fauzi Bahar menyebut, 
hal itu terjadi karena kesalahan stafnya yang tidak terlalu cermat, dalam 
mencatat setiap mata anggaran. Sebagai kepala daerah, Fauzi mengaku juga tidak 
teliti dalam memeriksa. Dengan kesatria, Fauzi kemudian mengucap kata maaf. 


Hingga disampaikannya KUA-PPAS APBD Padang 2011 oleh tim anggaran pemerintah 
daerah (TAPD) ke wakil rakyat di gedung bulek awal pekan ini, belum satupun 
pejabat berwenang di Kota Padang berani memastikan, dana pembangunan sebesar 
Rp178 miliar --yang katanya sudah disetujui Badan Nasional Penanggulangan 
Bencana (BNPB)--, telah disetujui pemerintah bersama DPR. 





-- 
.
/group/RantauNet/subscribe.


-- 
.
Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan 
mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke