Salam Mamak Taufiq jo Mamak Bagindo Rajo,
Kalau ado rang minang nan mode carito mamak, apokah artinyo inyo urang
ndak ba "adaik".
Mungkin kalau dicaritokan bahwa keluarga tersebut sangat ta'at dengan
keislamannya dan mengikuti sunnah Rasul yang untuk urusan nikah
dimudahkan, manakah yang menjadi lebih benar?
Dan ketika urusan2 adat seperti ini menjadi berbenturan dengan Syari'at
(urusan nikah hanya contoh kecil), dimanakah letak ABS-SBK ini seharusnya?
Banyak maaf.... wassalam
Roland
On 28-Aug-10 4:13 PM, Eri Bagindo Rajo wrote:
Assalamu'alaikum WW uda TR
Sabana santiang da....., uda pinteh i bana .
Nan banyak kan Bondong aia bondong dadak...., nan banyak basorak
dilua tu biaso da, penonton bukan nan main...
Tarimo kasih uda TR
Wassalam
Erinos Muslim Tanjung Bgd Rajo (52)
------------------------------------------------------------------------
*Dari:* "[email protected]" <[email protected]>
*Kepada:* [email protected]
*Terkirim:* Sab, 28 Agustus, 2010 09:48:59
*Judul:* [...@ntau-net] Kato Masak
Dotor Samsuar seorang Dokter yang sukses di Medan.Salain jadi pengajar
di Fakultas Kedokteran Praktek pribadinya cukup banyak didatangi pasien.
Putri semata wayangnya yang baru diwisuda menjadi seorang dokter,
baru2 ini telah dilamar oleh seorang pria teman kuliahnya. Yang juga
sudah menjadi seorang dokter
Untuk mengabarkan berita gembira ini kekampungnya.
Beliau sudah mengiirim kabar kekampungnya, tapi agak dingin saja
sambutan orang kampung. Kemudian istri pak Samsuar menelpon adik dan
mamaknya dikampung. Kondisinya masih begitu juga
Supaya jelas permasaalahannya, Samsuar menyuruh istrinya pulang
kampung kenapa dingin saja tanggapan orang kampung
Sesudah ketemu mamaknya Sutan Bandaro. Mulailah ibu Ema istri pak
Samsuar menceritakan bahwa sehabis Lebaran Haji nanti Yulia putri
mereka akan menikah dengan koleganya sesama dokter
Lumayan panjang ceritanya yang diamini saja oleh Sutan Bandaro
Melihat respon yang dingin itu Ema langsung menanyakan sikap mamaknya tsb
Dengan pelan Sutan Bandaro menyahut : "Sabananyo nan salamoko kalian
sampaikan itu. Baiyo atau ba barito"
Dek kau batanyo respon kami. Kalau itu ba barito taruihkanlah.
Kok kami ado kesempatan tantu kami penuhi undangan kalian nanti. Tantu
kami datang sebagai undangan bukan sipangka
Tapi kok kalian menganggap kami ko keluarga dakek kalian, handaknyo
kalian baiyo-batido jo kami
Caro nan kalian lakukan salamo iko arahnyo ka ba barito bukan ba iyo
Kami tau laki kau urang hebat, tapi untuak caro bakampuang ado nan
lupo dek inyo
Suruahlah inyo batanyo ka mamaknyo. Baa caro nan lazim diadat awak
kalau karajo iko nan ka dikakok
Apakah si Mamak nan urang kampuang iko dianggap feodal dan harus
disambah pulo ?
Jan talalu capek memvonnis bagitu sanak
Sudah menjadi sikap hidup urang Minang. Segala sesuatu yang akan
dikakok, harus melalui musyawarah dan mufakat
Jan dibao rendong sajo mamak nan mungkin indak basikola tinggi.
Mambacopun kadang masih tagagok-gagok
Jadi sesuai dengan tata cara itu, seharusnya Dotor Samsuar
memposisikan dirinya sebagai Rang Sumando yang baik kapado mamak rumahnyo.
Pertama menyampaikan bahwa anak gadis sudah selesai kuliah dan sudah
bekerja.
Karena itu, dia ingin kita semua melaksanakan tanggung jawab
selanjutnya untuk putrinya ini dan memusyawarahkan untuk mencarikan
jodoh untuk putrinya
Cukup segitu dulu untuk tahap pertama, ditunggu respon para mamak
Kalau para mamak menganggap memang karajo iko elok dipagagehkan dan
menanyakan apakah sudah ada calonnya atau mungkin saja ada pula calon
yang pantas yang diajukan para mamak dan keluarga di kampung
Rundiangan dilanjutkan sampai ditemukan suatu permufakatan. Mengenai
jodoh yang akan diterima
Jadi sebetulnya. Mereka tidak akan menghalangi suatu kerja yang cukup
baik itu selama tata caranya dilaksanakan dengan baik
Jangan "KATO MASAK" nan disampaikan, walaupun nantinya kita akan
kesana juga.
Para mamak sekarang sudah memahami untuk urusan jodoh kemenakan.
Mereka akan mensupport selama hal2 yang prinsip tidak dilanggar.
Termasuk menilik siapa calon mempelai yang akan menjadi junjungan
kemenakannya
Seandainya Keluarga Samsuar berkeras akan melaksanakan sendiri acara
perhelatan itu tanpa mengikut sertakan orang kampung.
Juga tidak jadi masalah, tapi kalau keluarga ini suatu waktu pulang ke
kampungnya.
Mungkin dia akan diperlakukan sebagai orang asing saja.
Selama kasus selama ini belum "dipaelok-i"
"Kok kayo, kayo se lah surang- Kami indak ka mamintak. Kok pandai,
pandai selah surang- Kami indak ka batanyo"
Itulah adat Minangkabau, sebagai mana berbagai puak lain dimuka bumi
ini yang masing2nya memiliki ke khasan pula
Mungkin saja ada yang menanggap orang kampung gila hormat, pantang
kalintehan
Tapi kalau kita perhatikan dengan teliti itu merupakan bukti tanggung
jawab bersama dari suatu keluarga.
Untuk suatu kerja yang akan "dikakok"
Jadi hendaknya jangan ada yang salah mengerti
Salam dan banyak maaf
St R Ameh (55) Rang Agam
Sent from my BlackBerryŽ
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
--
.
Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan
di tempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
<http://groups.google.com/group/RantauNet/%7E>
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi;
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama
dan mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah
konfigurasi/setting-an keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
--
.
Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan
di tempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
<http://groups.google.com/group/RantauNet/%7E>
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi;
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama
dan mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah
konfigurasi/setting-an keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
--
*Roland Y. Mandailiang*
????? ????????
/26th, Jeddah, KSA/
/"Sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat untuk orang lain..."/
--
.
Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi;
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan
mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.