wasalam.

terima kasih atas balasan yang bapak berikan kepada saya dan saya sangat
mengapresiasi pendapat dan penghargaan dari bapak.... saya ikut prihati
dengan kondisi yang bapak alami sebagai pelaku merantau cina, baik jarak
atau biaya yang bapak keluarkan untuk kembali ke kampung halaman.

jika saya boleh berpendapat ada beberapa instansi pemerintahan dan
pendidikan yang bekerja keras dalam melakukan pelestarian peninggalan
kebudayaan di ranah Minangkabau, seperti BPSNT (Balai Pelestarian seni nilai
tradisonal) BP3 ( Balai Pelestaian Peninggalan Purbakal) BALAR Medan (Balai
Arkeologi) UNAND dan UNP aktivitas mereka tidak lepas dari penelitian dan
pelestarian. memang benar jika kita lihat kinerja dari pemerintah serta
lembaga adat terkait tidak memiliki progress yang cukup bernilai hal itu
menurut saya tidak terlepas dari kemampuan manajemen sumberdaya yang mereka
miliki lalu akses terhadap teknologi informasi yang berkembang belakangan
ini. solusi yang dapat diberikan adalah menghubungkan pihak-pihak terkait
agar dapat menjadi sinkron dan/atau sejalan satu sama lainnya.

selain itu dana yang merupakan alasan klasik tidak pernah mencukupi,
monopoli kepentingan politik serta merta mempengaruhi atmosfir sosial,
ketegasan penegakan hukum serta tanggung jawab moral dari teman-teman
tersebut terlihat sangat minim hal-hal itu adalah sebahagian
permasalahan-permasalahan yang dapat saya paparkan kepada bapak (dalam
pandangan saya), masih ada masalah-masalah lain yang harus di selesaikan.
adapun solusi yang saya paparkan adalah mendukung untuk mengurangi bentuk
kekurangan dan mensupport instansi-instansi yang bergerak secara jelas,
sehingga kinerjanya bisa maksimal terserah support dalam bentuk apapun.

terkait dengan tidak ada respon dari pihak LKAAM saya tidak tahu apa yang
menjadi kendala mereka, tentu mereka yang mempunyai alasan atau bapak
sendiri telah memiliki jawaban, bagi saya tidak ada masalah untuk datang
berkunjung ke LKAAM karena jarak dan waktu yang tersedia, namun atas
kapasitas apa saya datang bertanya dengan membawa nama bapak, karena bapak
tidak memiliki keterkaitan langsung secara institusi kepanitian KKM.

untuk saran bapak saya ucapkan terima kasih, sepertinya saya harus mengejar
kereta yang telah melaju :)

wasalam...

Pada 28 Agustus 2010 23.09, Muzirman -- <[email protected]> menulis:

> Waalaikum salam sanak Alfa Noranda, terimkasih atas respon anda, baiknya
> saya beritahukan kpd anda, saya tidak ada berkaitan lansung dgn OC/SC dan ke
> Panitian KKM ini, saya berada 3500 miles berjarak dr kota Padang, dgn ongkos
> pesawat 1400 dollars round trips. Saya hanya anak kemanakan Minang yg
> menghargai dan mendukung usaha-usaha perbaikan kampung halaman ke
> Minangkabauan, Kalu ada pihak2 yg mneg klaim
> kami di ranah tunggang langgang mempertahankan adat dan istiadat, coba moho
> di berikan penjelasannya dan apa indikatoe nya dan kegaitan2 apa yg
> dilakaukan. Bgmn dgn yg lainnya ada empat yg akan di bahas dlm KKM. Baiknya
> perlu anda ketahui saya dua kali meng email LKAAM,  menanyakan apa
> programnya ttg ABSSBK dan Program 2 lainnya, dan apa kendala2  yg di hadapi
> dgn sumber daya tersedia,. Tak pernah di gubris/respon sama sekali?
> Krn anda berada di Padang tolong anda tanyakan ke LKAAM kenapa pertanyaan
> Muzirman tak pernah di respon? Terimakasih.
>
> Pertanyaan2 anda saya saran kan utk melihat dan browsing di facebook,
> lengkap semua, KKM atau Gebu Minang., krn pertanyaan anda ini sdh sebaiknya
> dari dulu sdh ketinggaln kereta api. Lihat di facebook KKM tsb ada bbrp
> draft ttg KKM ini, itulah yg perlu kita disksuikan sekarang.
>
> Wass. Muzirman Tanjung.
>
> ----------------------------------------------------------------------------
>
>
> 2010/8/28 fosil73 <[email protected]>
>
>> Aslm.
>> Bapak Muzirman yang terhormat,
>>
>> saya sangat senang dapat membaca ulasan bapak.
>> kalaupun boleh saya berpendapat sedikit sebagai pengamat kebudayaan muda,
>>
>> terlebih dahulu perkenalkan saya adalah Alfa Noranda dengan kesarjanaan
>> sastra dan budaya bidang Arkeologi dari fakultas ilmu budaya UGM berdomisili
>> di kota Padang saat ini. memang secara umur saya masih sangat muda sebagai
>> pengamat kebudayaan, namun ilmu yang saya tempa mudah-mudahan dapat
>> bermanfaat bagi kita yang membacanya. sekian dulu pengenalan tentang saya.
>>
>> KKM (Kongres Kebudayaan Minang Kabau) adalah hal yang sangat spektakuler
>> dan sangat ideal pada saat ini *Apalagi jika ide gemilang ini di usulkan
>> oleh para pelaku kebudayaan, *maksud saya pelaku kebudayaan ini adalah
>> masyarakat yang hidup dan berdomisili dalam wilayah teritorial munculnya
>> kebudayaan tersebut. artinya menurut hemat saya kebutuhan untuk kongres ini
>> tidaklah menjadi kebutuhan utama masyarakat pada wilayah kebudayaan utama.
>>
>> *[ 1* Terkait dengan pembahasan di atas saya melihat kecenderungan
>> penolakan karena rendah diri sebab mereka adalah orang yang menetap masih
>> pada wilayah rantau terdekat (rantau pesisir/rantau hilir/rantau ikua) tidak
>> seperti teman-teman yang ada di Jakarta yang notabene merupakan Ibu Kota
>> Negara Indonesia. yang merupakan rantau terluar dan maju secara multiaspek
>> "dalam pandangan saya penilaian atau penelaahan beliau tentang strata sosial
>> berdasarkan wilayah terlalu dicampur adukan sehingga memunculkan nilai kacau
>> dalam berargumen, dari sisi pandang adat tidak, dari sisi pandang sosial
>> juga tidak. hal ini saya pandang Lumrah karena keenggan mereka berbicara
>> secara realis, apalagi kedatangan mereka ke Jakarta karena dirangsang oleh
>> KKM.
>>
>> *2* Adapun penilaian bahwa "suara mereka tidak dianggap" saya mencoba
>> menduga-duga bahwa ada kemungkinan bahwa ide yang disampaikan oleh para
>> budayawan tersebut tidak penting atau tidak punya nilai karena tidak ada
>> bukti otentik kebenaran dari ide yang pernah disampaikan, atau tidak ada
>> bentuk nyata bahwa ide mereka benar walaupun mereka telah mencoba
>> mendeskripsikan dalam bentuk penelitian atau tulisan, atau mungkin juga
>> karena terbatasnya penjelasan mereka tentang kebudayaan sehingga teman-teman
>> di Jakarta tidak menangkap apa sebenarnya ide yang disampaikan oleh mereka
>> ditambah dengan dugaan saya bahwa senior selalu benar sedangkan mereka belum
>> cukup umur...., hal ini seperti prinsip senioritas yang berkembang dalam
>> kelembagaan pada masa ordebaru (patriachat). jika memang seperti itu tentu
>> saja mereka merasa tersinggung karena mereka adalah pengamat kebudayaan yang
>> diajak sabulek, sakato samufakat.. bukan ahli strategi kemeliteran dengan
>> sistim satu komando struktur tertinggi memilki kekuasaan memerintah....
>>
>> *3 dan 4 *Dalam pandangan saya kalimat merobek-robek Minangkabau adalah
>> bahasa simbolik atau bahasa siratan yang menyatakan proses merusak salah
>> satu dampaknya perubahan terhadap adat yang dipakai dimasing-masing kelompok
>> Masyarakat Kebudayaan Minangkabau seperti yang disebutkan bapak Edy Utama
>> * ]*
>>
>> diatas merupakan pandangan saya terkait dengan ulasan yang bapak Muzirman
>> tuliskan!!!
>>
>> Terlepas dari itu saya hendak mengajukan beberapa pertanyaan kepada bapak
>> muzirman yang mungkin disini terlibat langsung dalm kepanitiaan KKM:
>>
>> 1. Berapa orang didalam SC yang merupakan masyarakat pelaku budaya, lalu
>> berapa banyak OC yang terlibat namun memilki latar belakang praktisi budaya?
>> 2. Berapa lama study kelayakan dilakukan untuk mengadakan KKM ini?
>> 3. Apa saja hasil dari study kelayakan tersebut?
>> 4. Apakah hasil study kelayakan tadi digunakan dan di implementasikan
>> dengan pihak-pihak yang capable di bidangnya?
>>
>> saat ini itu saja pertanyaan saya, semoga pertanyaan ini juga dapat
>> membantu!!
>>
>> Pada 28 Agustus 2010 05.25, Muzirman -- <[email protected]> menulis:
>>
>>>  AssWrWB,
>>> Cuplikan dibawah ini merupakan sebahagian  apa yg tertulis di harian
>>> Singgalang, Augustus 26, dan 27,2010 dan yg saya copypaste kan: sbb:
>>> Di milist rantaunet ini ada anggota yg tercantum namanya di bawah yg
>>> hadir pd pertemuan tsb; Edy Utama dan Raudha Thaib,: dan mohon menyampaikan
>>> nya pd grup budayawan tsb,
>>> Apa yg dikatakan budayawan tsb sengaja saya *bold kan dan underline*,
>>> sehingga pertanyaan saya bisa fokus akan reponnya:
>>>
>>> *“Kami menolak dengan keras KKM,” kata budayawan Wisran Hadi*
>>>
>>> Ada baiknya, sejak awal, kata* Wisran, orang kampung*, seperti dia dan
>>> kawan-kawannya diajak bicara. *“Kami dianggap tidak ada,” kata dia.
>>> *
>>> Sebelumnya di Padang, dalam sebuah pertemuan dengan Pemprov Sumbar,
>>> LKAAM, MUI, Bundo Kanduang, Dewan Kesenian, budayawan juga sudah menyatakan
>>> penolakan yang sama.
>>>
>>> Puluhan budayawan dan para ahli adat, sastrawan dan budayawan diundang
>>> berbuka bersama ke rumah Irman. Mereka memang membawa *aspirasi
>>> penolakan KKM 2010 i*tu. Jika suara dari kampung diabaikan, maka hal itu
>>> menjadi sebuah tindakan yang congkak. Irman Gusman memahami suara dari
>>> kampung. Jika persoalannya memang seperti itu, maka *Irman,* tidak akan
>>> memaksakan. *“Kalau kata orang kampung dibatalkan, jadilah,” kata dia. *
>>>
>>> KKM 2010 menurut pandangan *Wisran Hadi, b*isa *merobek-robek
>>> Minangkabau. Padahal tiap hari orang di kampung tunggang-langgang memelihara
>>> adat dan budaya. *
>>> Tiba-tiba dari rantau dengan gagahnya, dipaksakan KKM 2010. Perantau,
>>> kata Zaili, Zaitul Ikhlas Saad, Darman Moenir, seperti Christine Dobin,
>>> pengamat yang memberi ceramah tentang keminangkabauan pada orang Minang.
>>>
>>>
>>>
>>> ------------------------------------------------------------------------
>>> Demikian pengamatan Singgalang dari pertemuan antara 25 budayawan dengan
>>> pengagas KKM 2010 seusai berbuka puasa bersama di kediaman Irman Gusman, di
>>> Jakarta, Rabu (25/8).
>>> Hadir dalam acara itu, dari Padang *Wisran Hadi, Darman Moenir, Basril
>>> Basyar, Raudha Thaib, Harris Effendy Thahar, Zaitul Ikhlas Saad, Yusrizal
>>> KW., Fachrul Rasyid, Dt RB Pahlawan Kayo, Edy Utama, Alwi Karmena, Khairul
>>> Jasmi, Darmadi, Eko Yanche Edrie, Yaswirman, dan Edi Safri serta Syahrudji
>>> Tanjung dan Irfi Zurdi, Zaili Asril dan Insanul Kamil serta Ismail Gusman.
>>> Sedang dari Gebu Minang hadir, Syaafroeddin Bahar dan istri, Ermansyah Yamin
>>> dan istri, Elvia Wadri Tanjung, Warni, Nafis dan istri Inike Aziz Chan,
>>> Firdaus dan lainnya.
>>> *
>>> *“Kami belum setuju,” kata Wisran*. Lalu Fachrul Rasyid, menambahkan,
>>> sebenarnya perantau dan orang kampung, sebenarnya memang tidak saling kenal.
>>> Sebenarnya, kata Fachrul, kedatangan rombongan ke Jakarta memang dirangsang
>>> oleh KKM.
>>> Seolah-olah, kata Fachrul, Minangkabau, enak dibicarakan dari luas.
>>> Manis. Pada akhirnya, kata dia, tiap adanya pembicaraan tentang adat Minang,
>>> maka yang jadi obyek selalu orang kampung. *“Kita yang hadir ini, memang
>>> orang kampung, tapi tidak dihargai, apa setelah usia 70 tahun?”*
>>> Sedang *Sahruji Tanjung* menambahkan, sebaiknya dirumuskan dengan elegan
>>> sesuatu yang bagus untuk kampung halaman. Sehingga tidak ada yang lebih
>>> bagus dan lebih rendah.
>>> Lalu *Basril Basyar*, menyebutkan, sebaiknya Sumbar dibicarakan secara
>>> bersama-sama. *“Mungkin di antara kita yang hadir, ada hal-hal yang
>>> tidak enak dari awal, sebaiknya didinginkan terlebih dahulu.”*
>>> Bagi saya, kata dia, situasi buruk jangan dibiarkan berkembang. *“Tidak
>>> usahlah tergesa-gesa,” katanya. Karena sudah rusak dari awal, makanya
>>> sebaiknya kembali ke pangkal.*
>>> *Zitul Ikhlas Saad*, mempertengkarkan KKM merupakan bentuk kecintaan
>>> pada kampung halaman. *“Hal baik harus dikemas dengan baik pula
>>> seharusnya,” sebut dia. Permintaan saya hanya satu, “rancak barundiang di
>>> rumah gadang,” pinta dia.*
>>> Sedangkan menurut *Edy Utama, *KKM 2010 yang digagas Gebu Minang, *secara
>>> kuat mengubah berbagai hal tentang adat. *Namun *Eko Yanche* menyebut,
>>> padiakan sajalah.* “Dengan kongres apa pula yang akan ditakutkan,
>>> biarkan saja,” katanya.*
>>>
>>> *Pertanyaan yg saya ajukan  dan komentar2 nya :*
>>>
>>> 1.Mohon ditunjukkan dan terangkan argumentasi2 penolakan ini secara
>>> substansi nya dan point2 nya, saya tidak melihatnya disini?
>>>
>>> 2.Komentar ..'Kami dianggap tidak ada", ..."Kita yg hadir ini memang
>>> orang kampung tidak dihargai, apa setlah usia 70 tahun?
>>>
>>>   Apakah ini alasan 2 nya sehingga budayawan menolak?
>>>
>>> 3."Merobek robek Minangkabau" : Mohon terangkan apa dan bagaimana yg
>>> disebut merobek Minangkabau?Apakah hasil KKM ?
>>>
>>> 4. Utk Edy Utama :( katanya anda netral) . tertulis secara kuat mengubah
>>> berbagai hal tentang adat.Mohon terangkan bagaimana
>>>
>>> KKM yg mengubah berbagai hal tentang adat.?
>>>
>>> Terimaksih lbh dulu atas responnya dan waktu nya budayawan Minang .
>>>
>>>
>>> Wass. Muzirman Tanjung.
>>>
>>>  --
>>> .
>>> .
>>>
>>
>>
>>
>> --
>> Alfa Noranda
>> 25 tahun
>> (Basuku Koto Generasi ke-8 dari Ranji Kaum suku Koto Aur Duri)
>>
>> Address/Alamat   : Jalan Marapalam raya VIII/ No 1 Kota Padang
>> Email                     : [email protected]
>> Blog                       :http://fosil73.wordpress.com
>> Mobile Phone/HP: +62 819 775 068 04
>>
>> --
>> .
>> Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di
>> tempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet
>> http://groups.google.com/group/RantauNet/~<http://groups.google.com/group/RantauNet/%7E>
>> ===========================================================
>> UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
>> - DILARANG:
>> 1. E-mail besar dari 200KB;
>> 2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi;
>> 3. One Liner.
>> - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
>> http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
>> - Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting
>> - Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply
>> - Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan
>> mengganti subjeknya.
>> ===========================================================
>> Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an
>> keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
>>
>
>  --
> .
> Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di
> tempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet
> http://groups.google.com/group/RantauNet/~<http://groups.google.com/group/RantauNet/%7E>
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
> - DILARANG:
> 1. E-mail besar dari 200KB;
> 2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi;
> 3. One Liner.
> - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
> - Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting
> - Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply
> - Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an
> keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
>



-- 
Alfa Noranda
(Basuku Koto Generasi ke-8 dari Ranji Kaum suku Koto Aur Duri)

Address/Alamat   : Jalan Marapalam raya VIII/ No 1 (Nagari VIII Suku) Kota
Padang
Email                     : [email protected]
Blog                       :http://fosil73.wordpress.com
Mobile Phone/HP: +62 819 775 068 04

-- 
.
Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan 
mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke