Senin, 30 Agustus 2010 Jakarta, Singgalang - Wakil Gubernur Sumatra Barat, H. Muslim Kasim mengatakan, pariwisata Sumatra Barat tidak bisa dibenahi oleh pejabat yang sukanya pergi jalan-jalan. Tetapi, pejabat yang diserahi tugas di sektor ini harus lebih dulu melakukan pembenahan ke dalam secara mendasar sehingga program pembangunan kepariwisataan daerah ini benar-benar terukur dengan jelas.
"Ini bukan mengkritik, tetapi kita semua sadar bahwa pariwisata adalah andalan masa depan Sumatra Barat, karena daerah ini tidak memiliki hal lain mendukung pertumbuhan ekonomi," kata Muslim saat acara buka puasa bersama dengan jajaran DPP PKDP di Jakarta, Jumat (27/8). Wagub menambahkan, Sumatra Barat sangat berterima kasih kepada pemerintah pusat, khususnya Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata yang sudah mempromosikan daerah ini melalui Tour de Singkarak 2009 dan 2010. Tetapi, bila kita tidak melakukan pembenahan ke dalam, promosi besar itu akan sia-sia saja. Mantan Bupati Padang Pariaman ini mencontohkan, Singkarak yang dijadikan ikon balap sepeda internasional itu harus dibenahi sedemikian rupa. Tidak seperti sekarang, selesai Tour de Singkarak, kawasan danau yang indah itu pun dilupakan orang. Masyarakat Ranah Minang pun harus mampu menjadi pelayan yang baik untuk wisatawan, bukan memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan. "Tour de Singkarak itu tujuannya bukan untuk menghibur masyarakat Sumbar dengan balap sepeda, tetapi adalah untuk memperkenalkan daerah ini ke dunia luar," ujar Wagub. Akan tetapi, katanya, selama ini salah satu SKPD yang dinilai tidak mampu melaksanakan tugasnya dengan baik sesuai yang diharapkan, adalah sektor pariwisata tersebut. "Kalau pejabatnya sukanya jalan-jalan ke luar negeri, ya, pembenahan ke dalam tentu tak bisa dilakukan," kata Muslim. Karena itu, dirinya bersama Gubernur Irwan Prayitno yang pernah menjadi Ketua Komisi X yang membidangi pariwisata ini bertekad menjadikan Sumatra Barat sebagai destinasi andalan di masa mendatang. "Sektor ini adalah tambang emas, kita perlu melakukan pembenahan yang terukur dan jelas," katanya, sembari menambahkan pihaknya bersama gubernur akan mendudukan figur yang tepat untuk menjadi Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata. Pada kesempatan itu, Muslim juga menyatakan bahwa peran perantau, termasuk PKDP dalam pembangunan Sumatra Barat sangatlah besar. Kerjasama yang baik antara perantau dengan pemerintah daerah dan masyarakat Ranah perlu terus dipelihara dan dijaga. "Banyak yang bisa dikerjasamakan, misalnya dalam pemberian bantuan sapi untuk kalangan petani. Uang perantau tidak hilang, malah dapat untung, petani di kampung pun akan tertolong," imbuh Muslim. Selaku Bupati Padang Pariaman yang mencalonkan diri menjadi Wakil gubernur, Muslim menyampaikan penghargaan kepada PKDP yang telah memberikan dukungan moril untuk dirinya maju menjadi pemimpin di Sumatra Barat. "Saya sangat berterima kasih atas dukungan dan doa PKDP di seluruh Indonesia dan di seluruh Sumatra Barat," ujarnya. Langgeng Ketua Umum DPP PKDP, DR. Ir. H. Suhatmansyah Is, M.Si dalam pengantar berbukanya, menyampaikan harapan masyarakat rantau agar kepemimpinan Irwan-MK ini bisa langgeng sampai periode akhir dalam menggerakkan pembangunan Sumatra Barat. "Sosok pemimpin itu bukan hanya sebagai tokoh penggerak dan pemerrsatu, tetapi juga menjadi teladan bagi masyarakat. Kita sangat sayangkan, pada umumnya antara kepala daerah dengan wakil kepala daerah pecah di tengah jalan. Padahal, UU-32 sudah mengaturnya sedemikian rupa," ujar Suhatman yang sehari-hari adalah Direktur Fasilitasi organisasi Kemasyarakatan dan Politik, Ditjen Kesbangpol, Kementerian Dalam Negeri tersebut. Selain Suhatman, ikut memberikan masukan kepada Wagub untuk kemajuan Sumatra Barat di masa mendatang, penasehat PKDP Buya Basri Bermanda dan Masni Muchtar, serta Ketua Bidang Ekonomi Muharmein. Wagub berjanji akan memperhatikan segala masukan tersebut dan juga tak lupa memesankan agar PKDP juga focus membantu kemajuan Padang Pariaman di masa mendatang di bawah bupati baru yang akan dipilih melalui putara kedua pada 22 September nanti. "Kedua pasangan salon bupati dan wakil bupati Padang Pariaman itu adalah figure terbaik, anak muda yang bersemangat untuk memajukan daerah ini," ujarnya. (501) http://www.hariansinggalang.co.id/sgl.php?module=detailberita&id=511 -- . Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting - Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
