From: Tirto Aris Purwaji [mailto:[email protected]] 
Sent: Wednesday, September 01, 2010 9:31 AM



Bisa dihitung sendiri…

Uang rakyat yg dipake..

 

Mungkin tu gubernur gak kenal sama “GSM yg BAIK” … kan sehari bisa sms
gratis 1000 SMS/hari. Total target pengiriman kartu 450 ribu penerima.

 

Beli 450 kartu perdana.

1 perdana = 5000 rupiah.

450 x 5000 = 2,250,000 rupiah.

 

Jd, budget buat kirim ucapan selamat Lebaran Cuma : 2,250,000 rupiah !!!.

 

Bisa saving 99.87% !!!

 

 

Thanks & Best Regards,

Tirto 

Q-Loss Officer 

 

 

  

-----Original Message-----
From: [email protected] [mailto:[email protected]]
On Behalf Of anantö/ ????
Sent: Wednesday, September 01, 2010 8:56 AM
Subject: [padhang-mbulan] Kartu Lebaran Gubernur Jawa Barat Rp 1,7 Miliar

 

 Kartu Lebaran Gubernur Jawa Barat Rp 1,7 Miliar

Jum'at, 27 Agustus 2010 | 09:09 WIB

 

Terlihat foto pada sebuah situs internet bagian depan kartu ucapan Idul

Fitri bergambar Ahmad Heryawan Gubernur Jawa Barat di Bandung. Kamis (26/8).

(TEMPO) ADITYA HERLAMBANG PUTRA

 

*TEMPO Interaktif*, *Bandung* - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

mengalokasikan dana hampir Rp 2 miliar untuk mencetak dan mengirim kartu

selamat Lebaran. Alokasi dana itu terdiri atas biaya cetak Rp 700 juta dan

prangko senilai Rp 1,012 miliar. Dengan demikian, total biayanya Rp 1,7

miliar.

 

"Pencetakan yang ditenderkan kira-kira Rp 900 jutaan," kata Wakil Gubernur

Jawa Barat Dede Yusuf di kantor Dewan Pertimbangan Presiden kemarin. Kartu

ucapan tersebut, kata Dede, akan dibagikan kepada semua tokoh masyarakat di

Jawa Barat. Ia membantah jika ini dikatakan pemborosan. "Biasa aja, selama

bukan untuk memperkaya pribadi," katanya.

 

Apalagi, kata Dede, kartu yang per lembarnya senilai Rp 2.500 itu juga bisa

berfungsi sebagai kalender. Menurut dia, pemberian ucapan selamat Idul Fitri

dari Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat bukan hanya tahun ini. "Setiap

tahun selalu ada anggarannya," ujarnya. Dede mengatakan ini merupakan

kebijakan Gubernur Ahmad Heryawan.

 

Dalam pengumuman pelelangan umum, pagu anggaran untuk biaya cetak kartu

Lebaran disebutkan sebesar Rp 700 juta. Biaya itu belum termasuk ongkos

kirim melalui PT Pos Indonesia dan lain-lain.

 

Menurut PT Pos Indonesia Kantor Besar Bandung, Gubernur Ahmad Heryawan akan

mengirimkan sekitar 450 ribu kartu ucapan Lebaran kepada kolega hingga

tingkat pejabat RT dan RW di Jawa Barat. PT Pos mematok harga pembuatan

prangko prima khusus, yang bergambar jabatan tangan serta foto Ahmad

Heryawan mengenakan setelan jas dan yang berbatik, sebesar Rp 2.250.

 

Dengan sekitar 450 ribu kartu yang akan disebar, paling tidak total untuk

membuat prangko mencapai Rp 1,012 miliar. Ditambah pagu Rp 700 juta untuk

pembuatan kartu, total biaya ucapan Lebaran kali ini mencapai Rp 1,7 miliar.

 

"Tahun ini lebih besar dari tahun sebelumnya," ujar Suyud Suhendar, juru

bicara PT Pos Indonesia Bandung. "Tahun kemarin bentuk kartu ucapan hanya

satu lembar, sekarang ini berbentuk kalender duduk. Wakil Gubernur

rencananya juga akan mengirim," ujarnya.

 

Anggota Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jawa Barat, Doni Ahmad

Munir, mengakui, dalam pembahasan anggaran, soal kartu Lebaran itu tidak

dibicarakan. "Ini pemborosan."

 

Menurut Doni, jika niatnya menyapa warga, Gubernur bisa memanfaatkan iklan

di media massa, termasuk memanfaatkan TVRI, RRI, atau jika perlu lewat SMS.

"Jangan sampai ada kesan untuk meningkatkan popularitas memakai uang

rakyat," katanya. Apalagi, meski mengatasnamakan pemerintah, kartu itu

dibuat terpisah antara yang bergambar Ahmad Heryawan dan Dede Yusuf.

 

Gubernur Ahmad Heryawan mengatakan kartu itu merupakan media silaturahmi.

"Kartu pos itu tiap tahun ada. Persoalannya, baru hari ini diributkan.

Barangkali karena tahun sebelumnya tidak sebanyak sekarang," katanya

kemarin.

 

Dia mengaku sengaja menggunakan anggaran belanja daerah agar resmi. "Kalau

pakai dana pribadi, malah jadi masalah. Dari mana duit Gubernur sebesar

itu," katanya. "Kalau dianggap terlalu besar, nanti dikurangi."

 

*DWI RIYANTO | ALWAN RIDHA RAMDANI | AHMAD FIKRI*

 

 

 

-- 

yasir wa la tuasir

 

Sent from Androiddd

 

 

-- 
.
Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan 
mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke