Angku Sutan Sinaro yth.

Kok sarupo itu, mereka itu langsuang *memahami hakekat* tanpa mempelajari
syariat nan benar (diakui oleh ahli agama) dan manuruik ambo kelompok sarupo
itu tidak memakai sistematika yang betul ketiko menjalankan praktek
beragama.

Termasuk yang paling fatal iolah "kalau sumbayang, harus dibayangkan guru
... (bukan Allah swt... aneh)."

Iko akibat rendahnyo *raso* jo *pareso*, sehinggo tak tahu di sistematika
nan ampek menghayati agamo--->syariat, thoriqot, hakekat, makrifat.

Wa allohu aklamu bish showab

AI

-- 
.
Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan 
mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke