BANDAR
LAMPUNG (LampostOnline): Sepekan menjelang Lebaran (H-7) sejumlah ruas
jalan di Jalur Lintas Sumatera (Jalinsum) masih banyak rusak. Pemudik
diminta hati-hati ketika melintasi wilayah tersebut.
Kepala Bidang Humas Polda Lampung AKBP Fatmawati, Kamis (2-9),
menjelaskan kerusakan jalan tersebut terbagi pada beberapa jalur, antara
lain jalur lintas barat (jalinbar), jalur lintas tengah (jalinteng),
jalur lintas timur (jalintim), dan jalur lintas pantai timur
(jalinpantim). Di jalinbar terdapat 5 lokasi jalan rusak, di antaranya
Km 112 Padangmanis, Tanggamus; KM 75 Gunungalip, Sukaraja, Tanggamus; KM
20 Karyapenggawa, Lampung Barat; Km 29 Krui-Liwa, Lampung Barat; dan,
Km 45 Bangkunat, Lampung Barat. "Sebaiknya pemudik berhati-hati
melintasi jalan tersebut," kata dia.
Kemudian, jalinteng ada 5 lokasi jalan rusak, yakni; Km 204
Blambangan Umpu, Way Kanan; Km 171 Blambangan Umpu, Way Kanan; Km 78
Jembatan Tipo Gunungsugih, Lampung Temgah; Jalan Antasari Natar, Lampung
Selatan; dan, Km 79 Desa Hatta, Lampung Selatan. Menurut Fatmawati,
kerusakan jalan di Km 79 Desa Hatta, Bakauheni, Lampung Selatan, terjadi
pada 9 Februari 2010. Penyebabnya gorong-gorong jalan ambles tergerus
air. Lalu, pada 13 Maret, dipasang jembatan Bally sebagai alternatif
untuk dilewati kendaraan berat. "Hingga saat ini pengerjaan
gorong-gorong baru 50%," ujar wanita berkacamata itu.
Guna menghindari kemacetan, di jalan ini dilakukan pengalihan arus lalu lintas.
Lalu, di jalintim juga terdapat 5 lokasi jalan rusak, antara lain Km
235 Desa Agungbatin, Tulangbawang; Km 189 Banjaragung, Tulangbawang; Km
169 jembatan Menggala, Tulangbawang; Km 145 Menggala, Tulangbawang; dan
Km 123 Terusannunyai, Lampung Tengah. Jalintim yang panjang jalannya
sekitar 289,57 km itu melewati perbatasan Ogan Komering Ilir (OKI),
Simpangpematang, Menggala, dan Terbanggibesar. Selain jalan rusak,
kemacetan juga disebabkan pasar tumpah dan pembangunan infrastruktur.
Sedangkan 5 lokasi jalan rusak di jalinpantim, di antaranya Jalan
Soekarno-Hatta, Sukadana, Lampung Timur; ruas jalan
Labuhanmaringgai—ruas jalan Way Jepara, Lampung Timur; Desa Labuhanratu,
Pasirsakti, Lampung Timur; Desa Bandaragung, Ketapang, Lampung Selatan;
dan, Desa Lebungbalak, Ketapang, Lampung Selatan. Titik rawan kemacetan
diperkirakan terjadi di dua lokasi wisata dan dua pembangunan
infrastruktur.
Pemudik yang melintasi jalan yang panjangnya 204,30 km itu akan
melewati Menggala-Sukadana-Labuhanmaringgai-Pasirsakti-Ketapang-dan
Bakauheni. (MG10/K-2/L-1)
Assalamualaikum,wr,wb.
Bapak dan Ibuk sarato dunsanak Sekalian, selain info dari koran Online Lampung
Post diateh, dibawah ado informasi tentang Sketssa Jalinsum nan ambo buek.
Disampaikan link untuk download Soft File Sketsa JALINSUM terbaru di :
http://www.4shared.com/dir/umdiiUPH/Info_JALINSUM.html
Dan selama dalam perjalanan nantik bisa mendapat hiburan dari Radio Online
yang kami beri nama ROS (Radio Online Sulita) yang DJ/penyiarnya adalah
saya sendiri dan beberapa rekan lain yang bisa ditangkap memakai
BB di link : http://119.110.87.71:7958 atau melalui website
http://www.sulita.net
Nomor Hape saya terbaru yang bisa dihubungi untuak mendapatkan informasi
terkini selain email, Blog dan FB adalah no : 081532850158
Sebentar lagi Sketsa ini akan di Cetak ulang oleh INDOSAT PAlembang, sama
seperti tahun sebelumnya.
Wassalam,
HM Dt.Marah Bangso (53+)
--
.
Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi;
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan
mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.