Assalamualaikum ww Tarimo kasih banyak informasi nan Bapak Datuak tulih., . ambo cetak untuak padoman di jalan dalam rangka pulang kampuang, insya Allah malam ko barangkek dari Batawi manuju Batusangka Wassalam
FK St Radjo Mangkuto (50+) Suku Pisang IV Angkek Bkt --- Pada Sab, 4/9/10, mulyadi yuli <[email protected]> menulis: Dari: mulyadi yuli <[email protected]> Judul: [...@ntau-net] H-7 Lebaran Jalinsum Masih Rusak Kepada: [email protected], "SulitaNet" <[email protected]>, "RGM GM" <[email protected]>, "Solok Yahoogroups" <[email protected]> Tanggal: Sabtu, 4 September, 2010, 4:00 AM BANDAR LAMPUNG (LampostOnline): Sepekan menjelang Lebaran (H-7) sejumlah ruas jalan di Jalur Lintas Sumatera (Jalinsum) masih banyak rusak. Pemudik diminta hati-hati ketika melintasi wilayah tersebut. Kepala Bidang Humas Polda Lampung AKBP Fatmawati, Kamis (2-9), menjelaskan kerusakan jalan tersebut terbagi pada beberapa jalur, antara lain jalur lintas barat (jalinbar), jalur lintas tengah (jalinteng), jalur lintas timur (jalintim), dan jalur lintas pantai timur (jalinpantim). Di jalinbar terdapat 5 lokasi jalan rusak, di antaranya Km 112 Padangmanis, Tanggamus; KM 75 Gunungalip, Sukaraja, Tanggamus; KM 20 Karyapenggawa, Lampung Barat; Km 29 Krui-Liwa, Lampung Barat; dan, Km 45 Bangkunat, Lampung Barat. "Sebaiknya pemudik berhati-hati melintasi jalan tersebut," kata dia. Kemudian, jalinteng ada 5 lokasi jalan rusak, yakni; Km 204 Blambangan Umpu, Way Kanan; Km 171 Blambangan Umpu, Way Kanan; Km 78 Jembatan Tipo Gunungsugih, Lampung Temgah; Jalan Antasari Natar, Lampung Selatan; dan, Km 79 Desa Hatta, Lampung Selatan. Menurut Fatmawati, kerusakan jalan di Km 79 Desa Hatta, Bakauheni, Lampung Selatan, terjadi pada 9 Februari 2010. Penyebabnya gorong-gorong jalan ambles tergerus air. Lalu, pada 13 Maret, dipasang jembatan Bally sebagai alternatif untuk dilewati kendaraan berat. "Hingga saat ini pengerjaan gorong-gorong baru 50%," ujar wanita berkacamata itu. Guna menghindari kemacetan, di jalan ini dilakukan pengalihan arus lalu lintas. Lalu, di jalintim juga terdapat 5 lokasi jalan rusak, antara lain Km 235 Desa Agungbatin, Tulangbawang; Km 189 Banjaragung, Tulangbawang; Km 169 jembatan Menggala, Tulangbawang; Km 145 Menggala, Tulangbawang; dan Km 123 Terusannunyai, Lampung Tengah. Jalintim yang panjang jalannya sekitar 289,57 km itu melewati perbatasan Ogan Komering Ilir (OKI), Simpangpematang, Menggala, dan Terbanggibesar. Selain jalan rusak, kemacetan juga disebabkan pasar tumpah dan pembangunan infrastruktur. Sedangkan 5 lokasi jalan rusak di jalinpantim, di antaranya Jalan Soekarno-Hatta, Sukadana, Lampung Timur; ruas jalan Labuhanmaringgai—ruas jalan Way Jepara, Lampung Timur; Desa Labuhanratu, Pasirsakti, Lampung Timur; Desa Bandaragung, Ketapang, Lampung Selatan; dan, Desa Lebungbalak, Ketapang, Lampung Selatan. Titik rawan kemacetan diperkirakan terjadi di dua lokasi wisata dan dua pembangunan infrastruktur. Pemudik yang melintasi jalan yang panjangnya 204,30 km itu akan melewati Menggala-Sukadana-Labuhanmaringgai-Pasirsakti-Ketapang-dan Bakauheni. (MG10/K-2/L-1) Assalamualaikum,wr,wb. Bapak dan Ibuk sarato dunsanak Sekalian, selain info dari koran Online Lampung Post diateh, dibawah ado informasi tentang Sketssa Jalinsum nan ambo buek. Disampaikan link untuk download Soft File Sketsa JALINSUM terbaru di : http://www.4shared.com/dir/umdiiUPH/Info_JALINSUM.html Dan selama dalam perjalanan nantik bisa mendapat hiburan dari Radio Online yang kami beri nama ROS (Radio Online Sulita) yang DJ/penyiarnya adalah saya sendiri dan beberapa rekan lain yang bisa ditangkap memakai BB di link : http://119.110.87.71:7958 atau melalui website http://www.sulita.net Nomor Hape saya terbaru yang bisa dihubungi untuak mendapatkan informasi terkini selain email, Blog dan FB adalah no : 081532850158 Sebentar lagi Sketsa ini akan di Cetak ulang oleh INDOSAT PAlembang, sama seperti tahun sebelumnya. Wassalam, HM Dt.Marah Bangso (53+) -- . Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting - Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe. -- . Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting - Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
