Saya akan coba jelaskan mengenai " RANTAU BARAJO dan LUHAK BAPANGHULU" : dan
juga bahwa wilayah adat minangkabau itu bukan hanya sumatera barat, tapi
adalah sumatera tengah sebelum 1959.

Mulai dari kerajaan Melayu dan kerajaan Sriwijaya :

++++++++++++++++++++++++++++++

++++++
Kerajaan Melayu tercatat paling tidak sudah ada semenjak tahun 644, dengan
ditemukan prasasti di jambi, yang mengatakan bahwa kerajaan melayu ini
beragama hindu.

Disamping itu juga tumbuh pula kerajaan sriwijaya yang beragama budha di
palembang, yang menurut catatan china pada tahun 695 sriwijaya sudah
berhasil menaklukkan seluruh sumatera, termasuk melayu (melayu menjadi
vassal dari sriwijaya)

Nama Sumatra pertama kali tercatat tahun 1017, ketika ada utusan kerajaan
srwijaya ke china dengan mambawa cendera mata, sebagai persahabatan.

Sekitar tahun 1275 sriwijaya mulai lemah, dan raja kartanegara (kerajaan
singasari) dari jawa mengirim tentara ke sumatera yang yang terkenal dengan
expedisi pamalayu (expedisi untuk menaklukkan kerajaan melayu) dan mendarat
di pusat kerajaan melayu di Jambi (buktinya prasasti di bagian atas sungai
batang hari).

Pada saat inilah (pamalayu) cerita "adu kerbau" yang ada ditulis ditambo itu
terjadi. Akhirnya di kerajaan melayu lebih loyal ke kerajaan singasari
ketimbang ke sriwijaya.

Pada tahun 1281 kerajaan melayu yang sudah lepas dri sriwijaya ini mengirim
utusan ker china, diantara utusan itu ada dua orang yang beragama islam
dengan nama : Sumayman dan Chamsu'd-din.

Tahun 1292 marco polo mengunjungi sumatera, dan berkunjung ke kerajaan
melayu.

Pada tahun 1292 ini juga kerajaan Singasari di jawa diserang oleh kerajaan
China, kerajaan melayu yang bersahabat dengan dengan singasari juga
mengirimkan bantuan tentara ke jawa untuk membantu melawan tentara china,
bersama itu juga dikirim dua orang putri (princess) - Dara Pitak dan Dara
Jingga. Dan salah seorang diantaranya (dara pitak) diambil sebagai istri
oleh Raden Wijaya, penerus Singasari yang mendirikan kerajaan baru bernama
Madjapahit, dan anak-nya menjadi raja di kerajaan melayu bernama : Tuhan
Janaka (perempuan). Semenjak ini kerajaan melayu telah menjadi lebih penting
di sumatera ketimbang sriwijaya.

Tuhan Janaka ini adalah raja perempuan, dan pada tahun 1299 dan 1301 dia
mengirim utusan ke China.

Pada tahun 1347 raja Adityawarman (keturunan dara pitak dan raden wijaya di
zaman majapahit) dari kerajaan melayu memperluas kerajaannya ke Utara dan
Barat, dan memindahkan ibukota kerajaan dari Jambi ke Batu Sangkar.

Sampai disini saya akhiri cerita ini.

Sumber :
Sumatra, Its history and people : Edwin M. Loeb
Verlag des institutes fur volkerkunde der universitat, Wien
@First published in 1935
+++++++++++++++++++++++++++++++++
+++++++++++++++++++++++++++++++++

Kesimpulan :
Bahwa yang disebut kerajaan minangkabau itu adalah kerajaan melayu.

Dan Adityawarman adalah raja dari kerajaan melayu paling tidak meliputi
wilayah sumatera tengah:

Kembali kepada " RANTAU BARAJO dan LUHAK BAPANGHULU" : bahwa Aditywarman
memakai adat matrilineal dikerajaan melayu.

Bahwa inti daerah dari dari kerajaan melayu itu ada pada daerah Luhak nan
tigo. Dan di luhak nan tigo diberlakukan adat matrilineal secara penuh serta
mutlak ( LUHAK BAPANGHULU).

Sedangkan di daerah rantau : yang pada dasarnya tidak matrilineal diusahakan
untuk menjadi matrilineal pula, buktinya bisa kita lihat sisa sisa adat
matrilineal dan didaerah rantau berlaku : RANTAU BARAJO.

Kesimpulan daripada kesimpulan : bahwa adat matrilineal itu berasal dari
luhak nan tigo.

-- 
.
Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan 
mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke