Iyoo Pak!... Kito kalah..
Tapi itulah nan ambo danga dari pihak nan indak manarimo kekalahan. beliau
juga menyalahkan keputusan pemimpin dan maraso dikhianati dengan alasan2
yang masuk akal. Beliau sebutkan kwalitas senjata yang dimiliki, tempat
penyimpanan senjata, termasuk pesawat yang siap dirakit.
Mungkin karano indak sadonyo nan mangaku kalah, ado nan maraso dikhianati
mako sasudah tu urang awak sulik bangkit kembali. Mereka yang mendapat
pengampunan ditarik ke pusat yang lainnya menjadi pejuang yang terlupakan
dan maraso terjajah oleh bangsanya sendiri.
Wassalam,
Zulidamel jkt lk 48
----- Original Message -----
From: "Darwin" <[email protected]>
To: <[email protected]>
Sent: Tuesday, September 07, 2010 9:22 PM
Subject: Re: [...@ntau-net] 1000 Pepatah Petitih & Undang Adat Alam
Minangkabau
--- In [email protected], "Zulidamel" <zulida...@...> wrote:
Kalau ambo cuma dapek carito sajo dari ayah ambo, mamak dan kawan2nyo.
Bukan
masalah didukuang satangah2 namun PRRI waktu itu memang kalah di medan
terbuka karena tidak memiliki Pesawat. Namun tidak kalah dalam peperangan,
Menurut hemat saya, kita tidak memenangkan perperangan, kita kalah.
Silakan baca tulisan AA Navis: "Harun Zain: Ketika Semua Orang Senyap, Dia
Sendiri yang Tegap" dalam "Yang Berjalan Sepanjang Jalan" , Grasindo,
Jakarta, 1999, yang menggambarkan suasana batin orang-orang Minang
pascaperistiwa PRRI sebagai pihak yang kalah.
Eniwe, IMHO, tidak ada yang salah dengan kekalahan sejauh kita mampu belajar
dan bangkit kembali dari kekalahan.
Jerman dan Jepang tidak hanya kalah, tetapi juga hancur lebur pascakekalahan
dari pihak sekutu pada PD II. Tetapi kita tahu seperti apa kedua bangsa itu
sekarang.
Wallahualam bissawab
Wassalam, SBK (L, 67), Depok
--
.
Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi;
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan
mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.