KETIKA SOEKARNO MEMANGGIL ANANDA KEPADA AHMAD HUSEIN
Ananda adalah panggilan Presiden RI Pertama Soekarno kepada Ahmad Husein, pimpinan Pemerintah Revolusioner Republik Indonesia (PRRI), melalui surat-suratnya untuk menghimbau agar kelompoknya kembali ke pangkuan Republik Indonesia. Soekarno ingin menempatkan dirinya sebagai seorang ayah terhadap Ahmad Husein. Soekarno menganggap Ahmad Husein adalah juga warga Negara Indonesia, anaknya yang salah jalan, walaupun pada saat bersamaan Ahmad Husein telah melakukan kesalahan besar, yaitu menerima bantuan rahasia dari Amerika Serikat. Pendekatan Soekarno ini terhadap para “pemberontak†yang juga warga Negara RI sangat humanis. Jika dibayangkan pada masa itu, Soekarno menghadapi berbagai pemberontakan di tanah air, bahkan dirinya berkali-kali luput dari usaha pembunuhan. Dapat kita catat pemberontakan yang terjadi : 1. Tanggal 23 Februari 1950 meletus pemberontakan Angkatan Perang Ratu Adil (APRA) di Bandung. 2. Tanggal 5 April 1950 meletus pemberontakan Andi Azis di Makasar. 3. Tanggal 25 April 1950 meletus pemberontakan Republik Maluku Selatan (RMS) di Ambon. 4. Tanggal 10 Oktober 1950 meletus pemberontakan Ibnu hajar di Kalimantan Selatan. 5. Tanggal 17 Agustus 1951 meletus pemberontakan DI/TII pimpinan Kahar Muzakar di Sulawesi Selatan. 6. Tanggal 1 Desember 1951 meletus pemberontakan Batalion 426 di Jawa Tengah. 7. Tanggal 20 September 1953 meletus pemberontakan DI/TII pimpinan Daud Beureueh di Aceh. 8. Tanggal 20 Desember 1956 terjadi Peristiwa Dewan Banteng di Sumatera Barat. 9. Tanggal 15 Februari 1958 terjadi pemberontakan PRRI. 10. Tanggal 15 Februari 1958, Piagam Perjuangan Semesta (Permesta) menyatakan diri membantu PRRI. Saya hanya ingin menyatakan, dalam situasi apa pun hendaknya perasaan sesama bangsa kita didahulukan. Masih banyak cara yang harus dilakukan. Agama juga mengajarkan:†Maafkan mereka, karena mereka tidak tahu.†Ajarkan mereka, beri pendidikan agama yang benar, lakukan dialog terus menerus, ciptakan lapangan pekerjaan baru dan usahakan pendidikan yang murah, karena masih banyak bangsa kita tidak mampu menempuh jenjang pendidikan tinggi disebabkan miskinnya. Kita tidak ingin sejarah kelam bangsa ini terulang kembali, sebagaimana pada tahun 1965 pada waktu penumpasan PKI. Waktu itu telah terjadi penangkapan-penangkapan anggota PKI, hingga sampai Oktober 1965 menurut R.E.Elson sudah 1.334 orang di wilayah Jakarta yang ditahan. Sedangkan menurut Robert Cribb, pada tahun 1965/1966 terutama di Jawa, Sumatera dan Bali telah terjadi pembunuhan besar-besaran, diperkirakan 78.000 jiwa hingga dua juta jiwa tewas. Lebih jauh dari itu kita tidak ingin memperlakukan bangsa kita seperti di Barat, mereka ditelanjangi, ditonton seperti gambar-gambar yang pernah kita lihat, karena kita adalah bangsa Timur yang memiliki peradaban tinggi. Kita sependapat bahwa kita tidak suka pemberontakan, kita tidak suka PKI dan kita tidak suka terorisme. Tetapi sekarang bagaimana caranya mencari solusi terbaik untuk sesama bangsa, di mana cara itu telah dicontohkan oleh proklamator bangsa ini, untuk menempatkan pemimpin bangsa ini sebagai seorang ayah dan mereka itu sebagai seorang anak (Dasman Djamaluddin/http://dasmandj.blogspot.com) http://www.lintasberita.com/Dunia/Berita-Dunia/KETIKA-SOEKARNO-MEMANGGIL-ANANDA-KEPADA-AHMAD-HUSEIN -- . Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting - Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
