AssWrWB, "Selamat Hari Raya, Mahaf Lahir Bathin, semoga  ibadah-amal kita
tetap kuat sebgmn di waktu Bulan Ramadahan, dan sehat selalu, InsyAllah,"

Saya melihat terlalu cepat men definisikan "Suatu Kegagalan" Rencana KKM,
karena masih ada langkah2 yg belum di ambil Panitia KKM. bhw penolakan akan
suatu perobahan akan selalu menemui Resistensi dan perlawanan, dan ini
merupakan hal-hal yg wajar saja. Dalam suatu system manapun ini sering
terjadi. Mari kita petakan siapa2 yg mengadakan resistensi dan penolakan,
bgmn suara nya dan berapa jumlahnya? Sepintas terlihat ,sejak dari awal
pertemuan sdh ada keberatan KKM ini dari unsur2 LKAAM, MUI,Dewan Kesenian
Sumbar, Budayawan dan seorang Wali Negari di Kenagaraian di Bukittinggi dan
teman2,.

Bhw sebelum suatu Lembaga Baru "Forum Adat dan Syariah di bentuk(ssdh KKM)
adalah baik kita pertanyakan dan meng evaluasi bagaimana kinerja lembaga2 yg
telah ada spt LKAAM. Supaya jangan terjadi tumpang tindih lembaga2 yg
bersangkutan tsb dan demi effisiensi. Sayang nya sudah 3(tiga) kali surat
email saya kirim ke LKAAM tak satupun di respon Bp2. Pimpinannya.(satu email
saya tembuskan ke Rantaunet). Satu surat email yg saya kririm ke Budayawan
Minang, melaui Rantau net ini dimana 2(dua) 0rang anggotanya juga anggota di
rantau net ini dan juga hadir waktu pertemuan di rumah Irman Gusman, Ketua
DPD, dan mohon utk disampaikan ke rekan2 Budayawan, juga tak ada responnya.
Kalau saya baca di Harian Singgalang, tidak ada substansi yang kuat ttg
argument2 penolakkan KKM ini,. Krn tidak jelas nya argumetasi nya disini lah
saya ber asumsi kental nya konflik kepentingan dgn lembaga yg sdh ada.

Begitu juga "kATO masak, masaknya perhitungan" dan baru dibawah ke ranah,
merupakan "hoax" saja, malah bisa mengarah ke fitnah, krn ada pernyataan
Inyiak Lako dan pertanyan sanak
Tasril Moes, mana yg bana,ko, tidak ada yg meng responya. Krn Inyiak Lako me
rekam adanya pertemuan awal dgn Budyawan Minang. yg diadakan sebelumnya
bulan Maret, dua kali dgn
LKAAM ttg KKM ini. Saya rasa panitia KKM perlu memberikan clearaance
kronologis pertemuan2 awal wacana KKM ini dgn lembaga2 di ranah spy jelas
duduk permasalahannya.(secara pribadi saya tlh email Panitia, tp belum ada
responnya).

Masalahnya sekarang : Apa yang dapat Dilakukan? Ada satu opsi ,..

Krn yg mengadakan penolakkan tsb sdh ter petakan bagi kita, bgmn dgn yg
lainnya? Sebenarnya kalau Panitia mau bisa saja mengadakan *jajak
pendapat*kepada Wali Nagari dan KAN, dan cerdiak Pandai , alim ulama
dll nya, yg akan
di undang ke KKM tsb utk di pertanyakan., dalam suatu questionaire, (kalau
bisa di tanda tangani).

Dengan menjelaskan dan menerangkan term of reference ,bhw KKM ini akan
mengupas ABSSBK dan implemtasi nya, Usaha Kecil Menengah, Tigo Tungku
Sajarangan, dan Menoleh ke laut(Perikanan laut) serat usaha2 penanggulan
bencana (gempa dll),..spt:

Apakah Bp. setuju diadakan KKM ini,: 1.Ya   ,  2. Tidak,

Apakah Bapak akan gadir kalau di undang dalam KKM, 1. Ya.   2.Tidak,

Kita ketahui bhw ada sekitar 650(?) undangan yg akan di sebarkan , Apakah
para undangan tsb berkenan menyetuijui dan  hadir lbh dari dua pertiganya
atau setengah tambah satu, ya silahkan maju terus. go ahead,
Secara legitimasi sudah sah, Masalahnya sekarang tinggal kpd sumber daya
tersedia, kalau Forum Adat dan Syariah itu sdh terbentuk, bgmn dgn
authoritasnya? Disini lah perlunya lobbying2 pada pihak tertentu utk
diadakan, walaupun sdh tersedia PP Mendagri ttg pembinaan Ormas dan
sejenisnya, yg namanya politik selalu terdapat kaidah2 who gets what dan how
much?

Wass. Muzirman Tanjung

-- 
.
Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan 
mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke