Assalamualaikum wr wb

Angku, mamak, bundo sarato dunsanak sapalanta nan ambo hormati.
 
Sering topik pariwisata menggelitik hati saya, seiring banyaknya pertanyaan 
mengapa pariwisata di Sumbar tidak begitu baik progressnya. Saya pribadi lebih 
tertarik & fokus kepada Nagari yang merupakan tatanan masyarakat adat di 
minangkabau sekaligus sistem pemerintahan terendah di minangkabau. Menyinggung 
Anai Resort, alangkah baiknya kita bergeser sedikit ke tepi, yaitu Batang Anai. 

Saya lebih tertarik apabila kita membangun pariwisata dengan menggunakan basis 
Nagari daripada Investor. Sebagai contoh, dari Lubuak Mato Kuciang ( 
0°27'22.93"S 100°23'47.02"E) kita bisa membangun pariwisata "Arung Jeram" yang 
menyusuri Batang Anai hingga ke Malibou Anai ( 0°30'31.87"S 100°20'22.94"E) 
sepanjang 12 km. 


Saya kira caranya tidak terlalu sulit, dengan memberikan kredit lunak yang 
sesuai syariah islam (hasil bagi) berupa beberapa unit perahu karet & transfer 
teknologi pariwisata arung jeram berikut dengan instruktur pelatih yang membina 
pemuda-pemuda nagari menjadi operator arung jeram yang terlatih. 


Mari kita membantu Nagari yang ada dikawasan itu (Silaing Atas & Silain Bawah) 
dengan memberdayakan pemuda-pemuda sehingga membuka lapangan kerja di kampung 
halaman & bisa dipantau oleh ninik mamak setempat sehingga tetap menjaga akar 
adat budaya minangkabau.
 
Bagi pihak-pihak yang ingin membantu (saya kira tidak memerlukan biaya yang 
besar hingga puluhan juta rupiah, menimbang dana yang digunakan investor yang 
mencapai milayaran) & saya bersedia menghubungkan angku, mamak, bundo sarato 
dunsanak yang berminat pada pihak nagari & pemuda setempat.


ARUNG JERAM DI SUNGAI CITARIK (saya berharap judulnya berganti ARUNG JERAM DI 
BATANG ANAI dimasa mendatang)
Mau menantang derasnya sungai citarik dan siap berhadapan dengan jeram - jeram 
yg menantang 

segera hubungi kami untuk reservasi rafting dengan paketnya yang menarik.
pokoknya mencoba arung jeram di sungai citarik pasti puasss....

DAFTAR PAKET :
1. Salamander 1 jam - 5 km -------- Rp. 169.000 / orang
2. Aligator 2 jam - 9 km ------------- Rp. 199.000 / orang
3. Crocodile 3 jam - 12 km ---------- Rp. 269.000 / orang
4. Grand Crocodile 5 jam - 17 km -- Rp. 359.000 / orang

http://id.88db.com/Perjalanan-Wisata/Paket-Perjalanan/ad-93869/


Selain Batang Anai, lokasi Silokek di kabupaten Sijunjung juga memiliki potensi 
yang sama. Semoga ide yang sederhana ini bisa membuka pandangan kita bagaimana 
cara membantu pembangunan nagari di minangkabau, amin ya Rabbal alamin.

Wasalam 

AZ - 32 th
Padang



________________________________
Dari: Anzori <[email protected]>
Kepada: [email protected]
Terkirim: Ming, 19 September, 2010 12:19:56
Judul: Re: [...@ntau-net] Re: M.Johannas Backir : Anai Resort bisa Jadi Objek 
Wisata Standar Internasional


Pak Nofend,
Lembah anai daerah konservasinyo laboah sampik di bandiang Sol Sel atau Pes 
Sel, 
kalau daerah konservasi nan ketek dirambah pulo, labiah mudah bencana datang. 
Pado daerah konservasi yg luas tantu tata ruangnyo labiah mudah dirancang tanpa 
menimbulkan bencana. Keindahan sol sel dan pes sel tak diragukan lagi. Kalau 
investor lokal tantu bapikie quick return of investment  dengan mengabaikan 
dampak ekologi. Mudah2an Pimda yang baru bisa membentuk Satgas Pariwisata yang 
bisa menarik para investor asing. Sudah saatnya strategi pengembangan 
pariwisata 
daerah sumbar dirubah total (dengan bantuan para ahli/akademisi). Perguruan 
tinggi bersama Pemda harusnya lebih banyak mengadakan seminar-seminar dan 
festival  internasional di Sumatera Barat di samping tour de  Singkarak.
seperti:

1. Festival Layang-Layang dunia
2. Folklore festival, music and dance

Mungin langkah awal scope Asia dulu.

Tetus maningkatnya jumlah penerbangan dan mahalnya tiket dari dan ke Padang 
setiap hari mengindikasikan ramainya lalu lintas manusia ke dan dari Sumbar. 
Kenapa perusahaan penerbangan masih enggan membuka jalur langsung Padang-Yogya- 
Denpasar pp, paling tidak 2 kali seminggu.
 
Travel biro di Jakarta saja sampai terheran dengan begitu tingginya demand 
tiket 
ke Padang setiap hari, sehingga Batavia Air pun lebih suka membawa Air Bus 320 
dengan 280 seat ke Padang dan terisi penuh.

Sudah saatnya Pariwisata Sumbar direformasi dengan modus baru untuk menjawab  
tantangan kebutuhan daerah yang sangat berkembang pesat saat sekarang. 
Diperlukan para lobiests handal untuk ke pasar dunia.

New challanges need new ideas

 Zorion_Anas 
(54+)






________________________________
From: Nofend St. Mudo <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Sun, September 19, 2010 11:17:03 AM
Subject: RE: [...@ntau-net] Re: M.Johannas Backir : Anai Resort bisa Jadi Objek 
Wisata Standar Internasional

 
Pak ZA.
 
Apokah dikedua daerah iko bukannyo labiah luas wilayah konservasi pak?, TNKS 
ado 
di 2 kab iko yang di wilayah SUMBAR, sebagai putra solsel, kok ado nan 
bainvestasi kamari, tantu labiah sanang pulo, sayang nan ba investasi alun 
tapikia dan tapakai apo nan ado dikapalo kito lai J
 
Kok disegi keindahan alam no, antah ma pulo lah, balain2 rancak di ranah awak 
tuh, apolai disiko ciek terkenal jo Nagari 1000 Rumah gadangnyo (wisata adat).
 
Semoga pak ZA bisa mambaok/mambantu juo mempromosikan daerah selatan ko.
 
Wassalam
Nofend.
 
From:[email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf 
Of 
Anzori
Sent: Sunday, September 19, 2010 10:55 AM


Saya sependapat, bahwa pengembangan wisata Anai Resort justru akan merusak 
lingkungan konservasi, ada baiknya dialihkan ke Solok Selatan atau Pesisir 
Selatan yang lebih luas wilayahnya. Bila kerusakan alam terjadi , kita juga 
akan 
menikmati bencananya
 
Zorion_Anas 
(54+)  --


-- 
.
Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan 
mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
  • ... Nofend Marola
    • ... Darwin
      • ... Nofend St. Mudo
        • ... bandarost
          • ... Anzori
            • ... Nofend St. Mudo
              • ... Anzori
                • ... Armen Zulkarnain
              • ... asfarinal, asfarinal, asfarinal, asfarinal nanang, nanang, nanang, nanang
          • ... Nofend St. Mudo
            • ... bandarost
              • ... Nofend St. Mudo
            • ... Dasriel Noeha
              • ... bandarost
                • ... Dasriel Noeha
                • ... bandarost
                • ... Darwin Chalidi
        • ... Darwin Chalidi

Kirim email ke