Wah indak saba ambo mananti sambungan curito ko da.nampaknyo alah mulai
kalua da Jepe dari pertapaannyo.

Oh yo, iko untuak kali partamo ambo mangetik di keyboard komputer dari basi
nan dilapih jo stenlis. Kkomputernyo basi pulo.Khusus untuak
tangan-tanganbasi nan singgah ka bandara Suvarnabhumi ko...he...

Salam

Andiko
Mananti kapa maminteh Tumasik di Suvarnabhumi Bangkok

Pada 21 September 2010 16.57, Jupardi <[email protected]> menulis:

>  *Catatan Mudik lebaran 1431 H ke Ranah Minang*
>
> *By : Jepe*
>
>
>
> Sebenarnya banyak yang saya mau tulis seputar kisah mudik lebaran 1431 H
> ini, sungguh sebuah perjalanan mudik yang menyenangkan dalam menyambut hari
> yang Fitri bersua dengan orang tua, adik-adik, sanak saudara, kerabat,
> handai tolan, kawan-kawan sekolah dan orang-orang yang pernah mengisi serta
> mewarnai hidup saya baik di Padang kota kelahiran dan domisili orang tua
> saya maupun  kampung halaman.Perjalanan mudik Lebaran kali ini begitu
> lancar, aman, tanpa kendala berarti serta menyenangkan. Alhamdulillah saya
> mudik melalui jalan darat membawa mobil pribadi dengan kekuatan penuh (Full
> Team), setengah  lusin jiwa (satu keluarga) plus 1 orang kakak istri
> semuanya baik-baik dan sehat-sehat saja pulang pergi dan yang paling penting
> lagi mobil yang saya bawa tidak ada kendala seperti mogok dijalan, ban
> kempes serta kerusakan-kerusakan kecil lainnya yang sekira membuat segala
> sesuatu yang telah direncanakan jadi berantakan. Tentunya yang paling utama
> dan tak henti-hentinya saya mengucapkan rasa syukur pada Allah swt, saya
> sebagai sopir tunggal yang membawa anak, istri dan kakak istri saya dalam
> memacu laju kendaraan baik keranah minang maupun kembalinya ke Pekanbaru
> tidak ada “:berurusan” dengan kendaraan lain, baik atas kesalahan saya
> menabrak kendaraan lain yang sedang melaju bersama saya maupun kendaraan
> tersebut menabrak kendaraan (mobil) saya.
>
>
>
> Inilah sedikit “oleh-oleh” perjalanan mudik lebaran yang saya bisa
> ceritakan pada dunsanak disini, terutama tentunya dikaitkan dengan ranah
> minang kampung halaman tercinta dengan segala kekhasan adat, budaya, pesona
> alam serta kulinernya dan berjumpa serta menjalin silahturahhim dengan
> dunsanak palanta maya RN yang telah beberapa kali bersua (terbaca copy
> darat). Waktu terasa singkat ingin berkunjung dan bersilahturahhim dengan
> para anggota lapau maya rantuNet yang saya kenal dan sedang mudik ke ranah
> minang. Sekali dayung dua pulau terlampaui mungkin hanya begitu yang saya
> lakukan atau dua kali hentakan gas mobil ke kampung saya singgahi juga
> dunsanak yang searah jalannya menuju kampung halaman istri saya di
> Lintau-Tanah Datar.
>
>
>
> *Aqiqah Putri Buah Hati Andiko Sutan Mancayo *
>
> * *
>
> Minggu, 12 September pagi yang cerah di Kota Pekanbaru dari rumah saya pacu
> kendaraan menuju ranah minang menuju kampung halaman istri di Lintau,
> memasuki simpang Piladang sore itu sejauh mata memandang langit ranah minang
> di hamparan kaki gunung merapi begitu cerah dengan semburat warna tembaga
> dibeberapa gerombolan awan yang sedang berarak. Menjelang Magrib roda mobil
> saya berlabuh di Sungai Tarab. Sebuah kenagarian di Tanah Datar  dengan
> pemandangan khas alam pedesaan yang terletak dikaki gunung. Puncak Gunung
> Merapi telah ditutupi awan nan lembut bermandikan cahaya senja  dan
> terkadang semburat cahaya yang berkilau dibalik awan sebelum matahari
> tenggelam di ufuk barat. Hamparan nagari Sungai Tarab  sore menjelang Magrib
> itu begitu memesona mata. Ketika pandangan jauh dilayangkan mulai dari kaki
> gunung merapi hamparan sawah yang bertingkat-tingkat serta berkontur dari
> ketinggian dan berakhir dilembah-lembah yang mengalir sunagi dan anak-anak
> sungai yang meliuk-liuk.
>
>
>
> Hamparan sawah ini ibarat potongan mozaik yang terpecah satu sama lain tapi
> dirangkai dalam satu kesatuan yang utuh oleh pematang-pematang sawah yang
> ditumbuhi rumput hijau dan terkadang dibeberapa persimpangan pematang sawah
> tumbuh pohon-pohon seperti kulit manisyang rimbun dengan pucuk daunnya
> kemerahan. Setiap petak dan hamparan sawah memncarkan warna-warna alami yang
> tak ada tandingannya, begitu apa adanya., mulai warna hijau pupus  seperti
> permadani lembut dari benih-benih padi yang baru tumbuh, lalu disekeliling
> benih ini seberkas cahaya menerpa genangan air yang bening dengan dasar
> coklat khas warna tanah liat yang subur baru diolah untuk ditanami benih
> padi. Dihamparan lain padi-padi yang merunduk dan menguning keemasan siap
> untuk dipanen. Pada petak-petak sawah yang dipaneh semburat warna jerami
> coklat pupus berpadu dengan warna hitam pekat dari abu jerami yang
> dibakar.Potongan lain dari Mozaik nagari Sungai Tarab nan elok ini tentunya
> ladang-ladang dan parak-parak masyarakat yang berada sedikit  lebih tinggi
> dari sawah tersebut dengan aneka warna tanaman keras, pohon buah-buahan atau
> hamparan sayur mayur serta bumbu-bumbu dapur seperti cabe merah. Diantara
> sisi-sisi kanan kiri jalan dari simpang Sitakuak menuju dusun Mandahiliang
> berjejer rumah-rumah penduduk dengan halaman yang bersih serta
> dipekarangannya dihiasi  pagar hidup seperti pinang, pohon pepaya dan
> alpukat serta tanaman kehidupan lainnya yang memberi manfaat baik secara
> ekonomi maupun lingkungan bagi yang punya rumah.Air dari pegunungan yang
> mengalir dan tersedia sepanjang tahun tentunya tidak disia-siakan oleh
> masyarakat di nagari yang subur ini selain untuk mengairi sawah tentunya
> untuk kolam ikan, sungguh betapa  ikan-ikan dikolam dengan air yang sejuk
> dari kaki gunung Merapi itu seperti bertemu dengan habitatnya yang begitu
> menyenangkan untuk bermain, bergerak kesana sini walau badan mereka
> terkurung dalam sebuah “rumah khusus “ buat mereka (Minang : Tabek).
>
>
>
> Bersambung.. JP
>
>
>
> ###
>
>
>
> Nyoba-nyoba lagi ..menulis ..:-)
> The above message is for the intended recipient only and may contain
> confidential information and/or may be subject to legal privilege. If you
> are not the intended recipient, you are hereby notified that any
> dissemination, distribution, or copying of this message, or any attachment,
> is strictly prohibited. If it has reached you in error please inform us
> immediately by reply e-mail or telephone, reversing the charge if necessary.
> Please delete the message and the reply (if it contains the original
> message) thereafter. Thank you.
>
> --
> .
> Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di
> tempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet
> http://groups.google.com/group/RantauNet/~
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
> - DILARANG:
> 1. E-mail besar dari 200KB;
> 2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi;
> 3. One Liner.
> - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
> - Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting
> - Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply
> - Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an
> keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
>

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke