2010/9/25 Firson Maryutenli <[email protected]>:
> Pepatah dan petitih minangkabau itu bersandar kepada filsafat 'alam
> takambang jadi guru', dan berdimensi 'tidak lekang oleh panas dan tidak
> lapuk oleh hujan', yang artinya "kekal". Sesuatu yang kekal tentu harus
> disandarkan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Dengan masuknya islam ke minangkabau
> maka timbullah kata kata kitabullah (kitab Allah).
> Sebutan Tuhan dengan nama Allah ini pertama kali dibawa oleh nabi Ibrahim.
>

Pak Firson, nama Allah telah dikenal sebelum Nabi Ibrahim 'alayhis
salaam (misalnya lihat surat al-Maa-idah 5.27).  Kemudian, bahwa suatu
umat menyandarkan pada sesuatu sesembahan yang kekal atau Maha Kuasa,
bukan berarti sesembahan itu sama dengan Allah.

-- 
Abu 'Abdirrahman, Ahmad Ridha bin Zainal Arifin bin Muhammad Hamim
(l. 1400 H/1980 M)

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke