Menurut saya Irwan Prayitno akan lebih sukses dibanding Gamawan Fauzi, dan mungkin gubernur lainnya. Ini penilaian setelah ia betugas sejak 15 Agustus lalu. Beberapa hal yang bisa membuat ia sukses: jujur, rendah hati, disiplin, kerja keras, suka mempelajari hal yang baru, merangkul semua pihak, tidak jaim (jaga imej), dan tegas.
Baru setengah bulan ia telah mengunjungi hampir semua proyek atau objek kegiatan yang menjadi fokus Gamawan, juga mengambil keputusan persoalan era Gamawan dan Marlis. Artinya dalam waktu singkat ia telah mempelajari keunggulan dan kelemahan Gamawan-Marlis. Sebagai contoh: ia mengembalikan kantor gubernur ke Kantor Gubernur, bukan di rumah dinas gubernur, meski bagi Gamawan dan Marlis kantor itu 'berbahaya' karena kondisi sejak gempa (padahal para pegawan kantor gubernur tetap berkantor di sana). Ia telah mengunjungi jalan Malalak, Lembah Anai, pabrik tuna, perbatasan Sumbar-Jambi di Dharmasraya, irigasi Batanghari, korban gempa, dsb. Yang paling penting ia telah mengeluarkan putusan konkret menyelesaikan problem. Salah satu adalah peletakan batu pertama pembangunan Escape Building di lingkungan kantor gubernur. Irwan terlihat tidak suka berwacana, tapi bekerja. Bekerja yang diinginkan orang. Saya sangat pesimis ini akan terjadi jika yang terpilih menjadi gubernur adalah Marlis Rahman. Mudah-mudahan ini terus berlanjut. Tapi tentu ini harus didukung semua pihak. Selain semua pihak juga terus mendorong dengan masukan yang konstruktif. Sebab tanpa masukan dan kritikan konstruktif semuanya juga bisa berjalan tanpa kendali. Satu hal kritikan yang akan mengarah kepada Irwan adalah akan mementingkan PKS dibanding yang lain. Juga akan menyingkirkan para pendukung Marlis di birokrasi sekarang dan mengganti dengan orang-orang Irwan-Muslim (sudah banyak yang cemas sekarang!) dan PKS. Saya yakin Irwan sudah mempelajari ini dan akan memilih jalur lebih solutif, tidak seperti yang dilakukan Baharuddin di Pasaman dan Syamsu Rahim di Kabupaten Solok. Sebagai tambahan, pencalonan Irwan kemarin adalah "kecelakaan" (tanda kutip). Ia sedang tidak berselera menjadi calon gubernur setelah kekalahan yang menghabiskan energi dan dana 5 tahun lalu. Tapi posisi PKS Sumbar sedang terpojok dan dihina oleh salah seorang calon. Irwan muncul sebagai dewa penyelamat, dan menang. Hal yang sama juga terjadi pada Muslim Kasim yang terus dihalang-halangi duduk sebagai calon, ternyata nasib membawanya sebagai pemenang. Tapi menang yang sebenarnya adalah 5 tahun ke depan: menang melawan tuntutan rakyat untuk kehidupan yang lebih baik, daerah yang lebih baik. Wassalam, Syofiardi (40/Padang) ________________________________ From: Arman Bahar <[email protected]> To: [email protected] Sent: Friday, October 1, 2010 14:19:08 Subject: Bls: [...@ntau-net] Mengetuk Pintu Irwan (GUBERNUR SUMBAR). Assalamualaikum ww Sesudah Pemilu 2004 SBY meminta agar pks merilis Irwan Prayitno sebagai menteri namun karena partai punya rencana lain yaitu memplot IP sebagai calon gubernur Sumbar 2005-2010 sehingga dia tidak jadi menjadi menteri, sayang gagal pada Pilkada gubsumbar tersebut sehingga IP tetap sebagai anggota DPR 2004-2009 Sesudah Pemilu 2009 IP masih mendapat suara signifikan untuk jadi anggota dewan periode ke 3 2009-2114 namun dengan perhitungan yang akurat beliau diajukan partainya kembali sebagai calon gubsumbar dan jebol Kini IP sudah menjadi milik rakyat Sumbar, khususnya Minangkabau namun bekas gemblengan partainya membuat dia tidak canggung ber-hujan2 diatas perahu karet menemui warganya yang menjadi korban banjir didaerah Kasai perbatasan kota Padang dengan Kab. Pariaman itu, ini hanya contoh kecil bagaimana militansi yang dimiliki IP sebagimana kader2 lainnya Militansi seperti ini juga pernah diperlihatkan oleh Anton Apriyantono Mentri Pertanian Kabinet 2004-2009 yang tidur di-rumah2 petani di desa2 yang beliau kunjungi, bandingkan dengan menteri sebelumnya memilih tidur di hotel berbintang lima Suai ambo jo Pak Ibnu, dek inyo lah jadi milik kita bersama, mari kito dukung beliau hingga selesai tugasnya semoga Sumbar semakin maju dibawah kepemiminan beliau wasalam abp58 ________________________________ Dari: Nofend St. Mudo <[email protected]> Kepada: [email protected] Terkirim: Jum, 1 Oktober, 2010 13:05:07 Judul: RE: [...@ntau-net] Mengetuk Pintu Irwan (GUBERNUR SUMBAR). Terlalu Dini Menilai Irwan Jumat, 01 Oktober 2010 Pada kepemimpinannya yang memasuki bulan kedua, pasangan Irwan-Muslim rajin keliling daerah, menjaring masukan apa saja kebutuhan masing-masing daerah yang mendesak. Hanya Irwan yang mau berhujan-hujan naik perahu karet menemui korban banjir di Kasai, perbatasan Padang dan Pariaman. Padahal banjir besar semacam itu sudah ratusan kali terjadi sejak gubernur-gubernur sebelumnya. Tapi hanya Irwan yang datang ke sana...........cut........... -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe. -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
