Pak Syaf

Memang paralu kito ucapkan tarimo kasih ka urang dapau. Satu hal penting yang 
paling berharga dari milis RN nan membedakan jo milis nan lain yang ambo ikuti 
adolah batambah dunsanak, nan jauah jadi dakek dek ba milis-milis ko.

Salam

andiko
----- Original Message -----
From: "Dr Saafroedin Bahar" <[email protected]>
To: "Rantau Net" <[email protected]>
Sent: Tuesday, October 5, 2010 3:39:59 PM GMT +07:00 Bangkok, Hanoi, Jakarta
Subject: [...@ntau-net] Terima kasih Urang Dapua dan para sanak sa palanta RN.

Assalamualaikum ww Urang Dapua dan para sanak sapalanta,
Saya rasa sesekali kita perlu mengucapkan terima kasih secara khusus kepada 
Urang Dapua, yg walaupun tak bergaji, dengan setia melayani berfungsinya RN 
sebagai 'palanta' bagi kita semua.
Sungguh, saya senang sekali membaca tausiyah Prof Suheimi yg demikian luas 
cakupannya; pada Inyiak Sungut yg tak bosan-bosannya mengingatkan kita pada 
bahaya gempa; pada Sanak Andi Ko dan bung Jepe  yg mempunyai pengetahuan dan 
pengalaman yg luas tentang kehidupan di nagari; pada Sanak Suryadi yg membekali 
kita dengan sejarah masa lampau. Tak kurang asyiknya membaca posting para 
netters tentang gelar laki-laki Minang, tentang tradisi 'bajapuik', tentang 
ciri khas tiap nagari, tentang kuliner Minang yg demikian kaya.
Sungguh, semuanya itu sangat memperkaya pemahaman saya ttg Minangkabau, yang 
semula saya duga adalah homogen, ternyata sangat heterogen.
Secara pribadi saya sangat berterima kasih atas peran para netters dalam 
mematangkan aspek konseptual dari ABS SBK yg kita sepakati sbg jati diri 
Minangkabau. Saya percaya bhw tanpa keikutsertaan kita semua, tak akan pernah 
kita mempunyai pemahaman yg bukan saja demikian mendasar, tetapi juga demikian 
praktis. 'Basilang kayu dalam tungku, disinan mako api akan hiduik'.
Saya percaya bahwa suatu saat nanti ada promovendus yg akan meneliti peran RN 
ini dalam memfasilitasi persaudaraan antara sesama orang Minang, yg menurut 
Jeff Hadler berada dalam 'sengketa tiada poetoes'.
Wassalam,
Saafroedin Bahar. Taqdir di tangan Allah swt, nasib di tangan kita.

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke