بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ  
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ 

Suropati
Oleh K Suheimi 

Setiap helai daun yang gugur dari pohon tua dipungut dan di kumpulkaan oleh pak 
tua yang berseragam hijau. Sehijau rumput yang bersih, tak dibiarkan dedaunan 
yang berguguran itu melapisi rumput.
Beberapa petugas keberssihan berseragam hijau, sehijau baju Polisi Milier yang 
ikut berjaga_jaga di gardu jaga bersama polisi. Sehijau pepohonan tua yang di 
belit dan dililit oleh untain tanaman bunga bagaikan lambang kebersamaan dan 
kerja sama pohon tua dan bunga muda.

Track di keliling lapangan serta dijalan melingkar taman. Ini enak untuk jalan 
kaki , joging dan brsepeda.

Pagi ini  di Taman Suropati, dekat rumah Irham, kami bersenam dan jalan cepat. 
Keringat membasahi muka dan badan.

Ditengah-tengah Jakarta yang sibuk dan seleweran mobil yang tak henti2nya, 
dipagi ini kami bernafas lega dibawah naungan pohon besar dan terpaan tempias 
air mancur yang membasahi muka, terasa segar dan sejuk.

Kami kelilingi taman ini sampai 7 keliling, kayak Tawaf saja. Sambil menikmati 
kerumunan merpati yang hinggap bila diserakkan makanan . Jadilah suasana pagi 
ini Rabu 6 oktober menjadi hari yang nyaman, aman dengan kawalan petugas 
keamanan yang bersahabat dan mudah senyum.

Kami nikmati batu2 runcing untuk  refleksi dan kami hirup nafas sedalam-dalam 
di Taman Suropati yang jadi paru-paru menteng ini.

Lalu saya merenung tentang pahlawan nassional ini.
Untung Suropati (lahir: Bali, 1660 – wafat: Bangil, Jawa Timur, 5 Desember 
1706) adalah seorang pahlawan nasional Indonesia yang berjuang di Pulau Jawa.

 Anak kecil itu dianggap pembawa keberuntungan sehingga diberi nama Si Untung.

Ketika Untung berumur 20 tahun, ia dimasukkan penjara oleh Moor karena berani 
menikahi putrinya yang bernama Suzane. Untung kemudian menghimpun para tahanan 
dan berhasil kabur dari penjara dan menjadi buronan.
Dalam perjuangannya, tangannya berlumuran darah Belaanda. Banyak Belandaa yang 
meregang nyawa
Saya kenang pejuang yang tak dikenal keturunan dan nama asslinya. Dari seorang 
pembantu, pelayan yang dinobatkan jadi Pahlawan

Taman ini sebagai bukti dan mengenang dia "Taman Suropati"

وَعَلَيْكُمْ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ 
 
Menteng 6 Okt 2010

Tulisan ini bisa dibaca pada
http://hospital-pmc.com/ 
Powered by Telkomsel BlackBerry®

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke