Mak DutaMardin jo Mak Darwin nan ambo hormati.

Satantang iko kapatang alah pulo ambo lewakan, alhamdulillah alah ado tanggapan 
dari Pak Firdaus HB untuk marilis website Nagari Sianok Anam Suku kec. IV Koto 
jo Nagari Magek kec Kamang Magek kab Agam. Baitu pulo jo Mak Duta nan memberi 
tanggapan untuak marilis website Nagari  Gasang Gadang kec. Batang Gasang kab 
Pariaman.

Menurut perhitungan ambo dalam 1 bulan ada 3 Nagari yang bisa dilakukan 
pendampingan merilis website Nagari ini. Dengan asumsi, 1 Nagari membutuhkan 
waktu 1 minggu, sehingga 3 nagari memerlukan waktu 3 minggu. Mengapa harus 1 
minggu? hal ini berkaitan dengan admin yang mengelola website tersebut (harus 
berdomisili di Nagari) memahami benar tata cara, etika, teknis, hal-hal yang 
prinsipil dalam mengelola Website Nagari. Dikarenakan tujuan Website Nagari 
adalah media publikasi pemerintahan nagari yang memiliki tujuan untuk 
menjangkau 
kalangan perantau yang tersebar di pelosok Nusantara hinggga ke Mancanegara. 

Selain itu, harapan saya, setidaknya ada pegawai yang bekerja di kantor Wali 
Nagari (atau paling tidak pemuda/paga nagari) yang akan mengelola website ini. 
Tentunya amat berbeda memberikan pemahaman mengenai pengelola Website dengan 
mengajarkan seseorang untuk memahami Microsoft Word  atau Microsoft Excel.

Seorang admin harus memahami etika publikasi, bagaimana petunjuk teknis meliput 
berita, menyampaikannya dalam bentuk tertulis serta memaparkannya dalam bentuk 
diagram, bagan, ataupun dokumentasi foto atau video. Selain itu, perlu pula 
diberikan petunjuk-petunjuk bagaimana mencari artikel yang bagus di bidang 
pertanian/peternakan yang sangat dibutuhkan oleh Kelompok Tani.

Teknik melakukan promosi/publikasi yang sangat dibutuhkan sektor UKM dan 
memahami kemampuan sebagai moderator untuk melakukan hal - hal yang berkaitan 
dengan moderasi. Dengan begitu bisa dilakukan sekali jalan seluruhnya, 
bagaimana 
merilis & mengelola website, meliput berita, menampilkan berita secara 
proposional, mencari bahan-bahan bacaan yang diperlukan masyarakat nagari, 
serta 
merilis milist nagari apabila diperlukan pada suatu saatnya nanti.

1 bulan 3 nagari di 3 kecamatan, amatlah perlu sehingga terjadi efesiensi 
waktu, 
yang mana nagari-nagari tersebut nantinya bisa membantu nagari lain yang berada 
dalam 1 kecamatan. Oleh karena itu saya mengucapakan terima kasih pada pak 
Firdaus HB dan alangkah baiknya ada 1 nagari lain yang berdekatan dengan 
kecamatan IV Koto & Kecamatan Kamang Magek sehingga bisa lebih maksimal. 
Sebagai 
contoh, kecamatan terdekat dari 2 kecamatan ini adalah :
 
- kecamatan Tilatang Kamang ( Nagari Koto Tangah, Kapau, Gadut)
-kecamatan IV Angkek (Batu Taba, Biaro Gadang, Balai Gurah, Lambah, Panampuang, 
Ampang Gadang, Pasia). 
* Khusus untuk kabupaten Agam, sosialisasi BMT saya kira tidak perlu dilakukan, 
sebab sudah jauh-jauh hari dilakukan oleh Pemda Kab. Agam).
** Untuk kabupaten yang lain sosialsasi BMT harus dilakukan yang melibatkan 
Wali 
Nagari, Bamus, KAN & LPM. 

Saya kira, dalam 1 bulan itu diperlukan 3 kali pulang pergi dari Padang ke 3 
Nagari di 3 Kecamatan. Mengapa 3 kali pulang pergi? hal ini dikarenakan saya 
juga memiliki keluarga, dimana istri & kedua anak saya perlu mendapat perhatian 
juga. Asumsi saya, dalam 1 bulan itu, saya berada 1 minggu di Padang, 3 minggu 
di 3 Nagari. Oleh karena itu saya kira perlu perhatian yang integral & 
profesional, sehingga bisa dipertanggungjawabkan & accountable. Sehingga 
laporan 
secara berkala bisa dilakukan dan dipublikasikan sehingga kalangan perantau 
tertarik pada upaya ini.

Untuk itu, kepada Mak Duta yang sudah menawarkan Nagari Gasan Gadang, saya kira 
diperluka 2 nagari dari 2 kecamatan yang berdekatan, sehingga effesiensi 
pendampingan bisa dilakukan secara maksimal. Berikut saya sertakan daftar 
nagari 
yang berdekatan dengan kecamatan Batang Gasan.

- kecamatan Sungai Geringging  kab Padang Pariaman (Nagari Malai III Koto, 
Kuranji Hulu)
- kecamatan Koto Aur  Malintang kab Padang Pariaman (Nagari Koto Aur  Malintang)
- kecamatan Sungai Limau kab Padang Pariaman (Nagari Kuranji Hilir, Pilubang)

Oleh karena itu pula, saya kira RantauNet bisa mempelopori ini, walaupun secara 
struktural tidak ada berhubungan dengan organisasi perantau, namun tentunya ada 
hubungan emosional dan banyak pengerak organisasi perantau juga tergabung pada 
Milist ini. Saya kira, sejak 1993, RantauNet telah menjadi salah satu media 
komunikasi para perantau & dunsanak di ranah minang, yang tentunya banyak 
terdapat pengurus organisasi perantau pula. Dengan begitu, kalangan perantau 
yang tertarik pada topik merintis Website Nagari >> BMT+ Agrocity >> 
Komunikasidengan Perantau = 1 BMT - 1 website - 1 Nagari bisa disosialisasikan 
bersama-sama.

Insya Allah apabila berkenan, saya siap terjun langsung ke lapangan ( 135 
kecamatan >> 1 bulan 3 kecamatan >> diperlukan 45 bulan agar diseluruh 
kecamatan 
ranah minang memiliki paling tidak 1 Website Nagari)

wasalam 

AZ - 32 th
Padang   
  
      




________________________________
Dari: ajo duta <[email protected]>
Kepada: [email protected]
Terkirim: Sab, 9 Oktober, 2010 03:14:02
Judul: Re: [...@ntau-net] Apa Yang Dapat Dilakukan Sebuah Mailinglis?

Uda Darwin nan ambo hormati.
Salam dulu ciek ka Uni Sur. Gulai Sampadeh beliau masih taraso dibibia.

Sabananyo alah banyak nan awak lakukan di milis RNko. Sabuiklah Dana
Abadi, MPKAS nan alah manggarikkan KA di Sumbar, MAPPAS bidang
pariwisata dan kini YPRN nan masih mandok.

Logika ambo samo ko kanda. Seharusnya bisa awak buek labiah daritu.
Ujung2nyo beko kembali ka SDM nan namuah bagilo-gilo jo gagasan.
Caliaklah MPKAS nan gilo bisa dietong jo jari sabalah tangan. Baitu
juo di MAPPAS.

Awak alah takanai jo pameo "rumah nampak, jalan tak tau". Atau "Co
carito rampek mancik".

Jadi baharok buliah kanda. Tapi jan maharok bana. RN masih iduik sajo
adolah syukur bana. Ditambah kopdar sakali2 di Jakarta dan kota lain.

Caliaklah dek RN ambo basuo jo kakak ambo Jo Buyuang Zubir Amin di
Marseille, Parancih. Padahal cuma chit-chat di RN, kemudian waktu ka
Cordoba, Spanyol ambo bakalerok ka Marseille. Dimuka stasiun KA alah
mananti Mercy Tiger jo supir dan surang petugas lain. Mereka dikirim
Konjen RI untuk manjapuik "duta". Setelah basijirah taunyo kami
badusanak dan sapasukuan Mandahiliang pulo. Kini alah jadi datuak kaum
kami.
Dek RN pulo ambo kenal Jo Mak Ngah, nan mampasinggah kami di Santa
Kuruih, Uni Ben di Tennessee. Kemudian sagudang sanak di Betawi,
Batam, Padang, Pakan Baru dan Surabaya.

Itulah barakaik RN nan indak taetong jo pitih yaitu Silaturahim.

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke