Pak Saafroedin Bahar yang terhormat, Jika seandainya acara tanggl 12 Oktober tidak diberi lebel "pra kongres", misalnya diberi judul musyawarah/dialog/silaturahmi utk membicarakan masalah KKM, dan kawan GM KKM tidak datang, ambo kiro Pak Saaf jo kawan-kawan panitia KKM sarancaknyo memang meneruskan rencana KKM, karena dengan itu baru dapat ditarik kesimpulan bahwa GM KKM tidak lagi mau berdialog. Tp karena lebelnya pra kongres, tantu sajo resistensi GM KKM tetap besar. Itu menurut pemantauan ambo. Kemudian soal siapa nan memberi lebel "pra kongres" sampai sajauh ko memang masih bagalau, kecuali pak Saaf bisa memberikan bukti otentik, bahwa itu memang usulan dari Gubernur Pak Irwan Prayitno. Kalau memang usulan gubernur, maka masalahnya akan jadi lain.
Terus terang Pak Saaf, ambo ndak banyak berkomunikasi jo kawan-kawan dri GM KKM, kecuali melalui FB. Ambo memang pernah batamu jo sdr. Ibrahim Ilyas (anggota GM KKM) di Taman Budaya tanggal 10 oktober, dan pembicaraan tidak banyak doh, kecuali nyo mampacaliakan undangan pra kongres ka ambo. Soal keberpihakan ambo, sampai tagl 12 Oktober malam rasonyo ambo masih tetap tidak memihak, tp setelah mengetahui hasil "pra kongres" itu, rasonyo ambo paralu lebih bersikap kritis, karena memang ada beberapa hal yg manuruik pandapek ambo nan indak pado tampeknyo. Kegagalan untuk berdialog, ambo kiro bukan hanyo karano disebabkan oleh krn kawan-kawan GM KKM tidak mau hadir tgl 12 Oktober tu, tp memang seperti ambo sampaikan karena lebel pra kongres tersebut. Ambo masih takana hasil pertemuan awak di rumah Mendagri tgl 26 Agustus lalu, dan laporannyo alah ambo posting ka rantau net ko. Ambo alah mintak konfirmasi ka Pak Saaf soal laporan itu, dan tidak ada koreksian dr Pak Saaf. Kalau ambo ndak salah, awak sepakat untuk mencari jalan dengan cara musyawarah dan mencoba mencari/membuat format KKM yg baru. Tapi ternyata tidak pernah terjadi. Kita tetap jalan dengan cara kita masing-masing. Seperti yg saya baca di media pers, Pak Saaf sudah sampai pada kesimpulan, bahwa KKM mutlak harus jalan. Kalau memang betul itu ucapan Pak Saaf, ambo kiro sudah saatnya kita memilih jalan kita sendiri-sendiri, karena kelihatannya tidak dimungkinkan lagi untuk mencari jalan keluar terbaik, yg realtif bisa diterima semua pihak. Ambo kiro baitu Pak Saaf. Wassalam, Edy Utama --- On Thu, 10/14/10, Dr Saafroedin Bahar <[email protected]> wrote: From: Dr Saafroedin Bahar <[email protected]> Subject: Re: [...@ntau-net] KKM, pencerahan, dan usulan To: "Rantau Net" <[email protected]> Date: Thursday, October 14, 2010, 2:10 AM Bung Edy Utama yang terhormat, istilah 'pra Kongres' itu berasal langsung dari Gubernur Sumatera Barat Prof Dr Irwan Prayitno. Saya ada rekaman dan catatan tertulis yg beliau tanda tangani. Nanti saya posting di FB. Apakah benar kalau tak disebut 'pra Kongres' beliau-beliau mau hadir berdialog dengan Gebu Minang ? Saya menyangsikannya. Pengalaman Gebu Minang di rumah dinas pak Irman Gusman tg 25 Agustus malam dan pengalaman Tim Lima independen tg 3 September di Ktr Gubernur Sumbar menunjukkan bhw jalan musyawarah sudah ditutup beliau-beliau itu. Btw saya ingin tahu, kalau benar Bung tak memihak, apa yg telah Bung sampaikan kpd fihak yg kontra? Soalnya, agak susah saya membedakan tulisan Bung dengan tulisan beliau-beliau itu. Wassalam, Saafroedin Bahar. Taqdir di tangan Allah swt, nasib di tangan kita.From: Edy Utama <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Thu, 14 Oct 2010 07:50:19 +0800 (SGT)To: <[email protected]>ReplyTo: [email protected] Subject: Re: [...@ntau-net] KKM, pencerahan, dan usulan Pak Bachtiar Muin dan dunsanak di Palanta yg saya hormati, Ambo sapandapek dengan apa yg bapak sampaikan, bahwa sebuah "idea bisa besar dan bagus, tapi belum tentu bisa diterima masyarakat. Intinya adalah bagaimana cara berkomunikasi agar idea bisa diterima, dan bagaimana mengatasi perbedaan" Manuruik ambo iko bana nan manjadi masalah utamonyo. Masalah caro. Kemudian, ambo mandanga bisik-bisik kawan-kawan nan manulak, dan manga ndak namuah hadir di acara "pra kongres" tu? Sabab kalau mereka hadir, secara langsung mereka tentu mengakui adanya kelembagaa KKM yg digagas Gebu Minang. Kalau tidak menyebut "pra kongres" ambo yakin kawan2 nan menentang tu pasti akan datang. Tp dek lah banamo "pra kongres", bantuak iko lah nan tajadi kini. Kalau niat panitia KKM memang ingin menyelesaikan masalah benang kusut ko, ambo kiro pertemuan ka patang tu ndak usah mereka sebut "pra kongres". Mungkin cukup menyebutnya dengan dialog atau silaturahmi saja nan difasilatasi dek Gubernur Sumbar. Ambo bukan masuak kelompok nan menolak, tapi indak pulo nan mandukuang KKM, ambo hanyo ikut mengkritisi sajo. Sekian tambahan dari ambo. Wassalam Edy Utama --- On Wed, 10/13/10, Bakhtiar Muin <[email protected]> wrote: From: Bakhtiar Muin <[email protected]> Subject: [...@ntau-net] KKM, pencerahan, dan usulan To: [email protected] Cc: [email protected] Date: Wednesday, October 13, 2010, 4:35 PM Ass.wr.wb. Terima kasih, bapak2, mamak2, sanak saudara yg memberi pencerahan mengenai pro dan kontra KKM. Melihat masalah KKM sudah ramai di media antara yg pro dan kontra, ambo teringat pertemuan2 ambo dengan buya Hamka dan Mas Noercholis Madjid. Anggaplah ini sebagai kritik ambo terhadap Gebu Minang dan kritik ambo terhadap yg kontra KKM. Setelah mambaco tulisan yg pro dan kontra, kalau ini diteruskan “ go no way”, latiah berdebat sajo, tujuan tidak tercapai. Mari kita belajar dari pembaharuan yg dicanangkan Haji Agus Salim, Moh Natsir, dan buya Hamka, dan oleh Cak Nur. Haji Agus Salim, Moh Natsir, Hamka mengadakan pembaharuan yg luar biasa, dalam cara berpikir umat Islam, begitu juga Cak Nur? Kenapa pembaharuan yg dilakukan Agus salim, Natsir, Hamka, tidak ada keributan yg berarti, sedangkan pembaharuan yg di canangkan Cak Nur, mengemparkan? Begitu juga kenapa idea2 Islam Liberal mendapatkan resistensi yg luar biasa? Hal yang sama juga, terjadi dengan KKM, kenapa ada resistensi yg cukup besar? Begitu juga dengan kongres umat Islam, ada pengaruhnya ngak terhadap kehidupan ummat Islam di Indonesia? Begitu juga MUI mengeluarkan pernyataan bahwa bunga bank haram, merokok haram? Berapa persen muslim yg berpindah dari bank konventional ke bank syariah, berapa persen turunnya orang merokok? Penggagas KKM dari Gebu Minang, seyogianya mendalami cara2 bagaimana suatu misi bisa sukses. Idea bisa besar dan bagus, tapi belum tentu bisa diterima masyarakat. Intinya adalah bagaimana cara berkomunikasi agar idea bisa diterima, dan bagaimana mengatasi perbedaan. Sekian dulu sumbang saran dari ambo. Masalah pro kontra ini, lebih baik diselesaikan dengan tatap muka. Wass.wr.wb. BakhtiarM -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe. -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe. -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe. -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
