Assalaamu'alaikum wa rahmatullaahi wa barakaatuhu

Tidak secara langsung berhubungan dengan 'ramalan' gempa, ingin saya kutipkan 
firman Allah  apada ayat terakhir surah Lukman yang berbunyi: 'Sesungguhnya 
Allah mengetahui tentang hari kiamat itu. Dialah yang menurunkan hujan. Dan Dia 
mengetahui apa yang ada dalam rahim. Dan seorang tidak mengetahui (dengan 
pasti) 
apa yang akan dikerjakannya besok. Dan dia tidak dapat mengetahui di bumi mana 
dia akan meninggal. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengerti.'

Ramalan akan terjadi seperti yang tertulis di bawah ini susah untuk dibuktikan, 
meski potensi itu ada, dan cenderung membuat panik masyarakat. Bisakah gempa 
diramalkan kapan terjadinya? Bisakah diramalkan bahwa gempa yang terjadi akan 
berkekuatan sekian sekian? Bahwa gempa yang akan terjadi berpotensi menimbulkan 
tsunami? Kalau ada orang yang mengatakan bisa, orang itu telah mendahului Allah 
walaupun dia mungkin seorang ahli geologi pakar gempa sekalipun. Adalah benar 
sesuai dengan penelitian ilmiah bahwa pulau Sumatera itu mempunyai jalur 
patahan 
besar Semangko yang memanjang lebih panjang dari pulau Sumatera itu sendiri 
(sepanjang 1700 km) memanjang searah dengan pulau Sumatera. Para ahli 
membuktikan bahwa terjadinya danau Singkarak adalah akibat proses pergeseran 
sesar / patahan besar semangko itu. Keseluruhan daerah di sepanjang bagian 
barat 
pulau Sumatera berpotensi digoncang gempa. Padang Panjang digoyang gempa besar 
tahun 1926. Banyak bagian lain yang juga digoncang gempa sesudah itu. Solok dan 
sekitarnya pada tahun 2007. Dan terakhir gempa 30 September 2009.

Di bawah lapisan bumi, pada kedalaman sekitar 30 kilometer, di sepanjang bagian 
barat Sumatera,  terdapat kondisi retak-retak sejuta (artinya retak-retak yang 
sangat banyak sekali) sangat semrawut akibat pengaruh tekanan lempeng benua. 
Hal 
itu bisa dipelajari para ahli. Tetapi bagaimana masing-masing retakan akan 
bergerak atau terdesak dan dengan desakan seberapa dahsyat dan kemana arah 
desakannya semua itu sangat tidak mungkin untuk diukur atau diprediksi. Maka 
gempa terjadi dimana-mana saja di sepanjang jalur itu.


Lalu bagaimana terjadinya tsunami? Tsunami terjadi ketika dasar laut  (di 
daerah 
pinggir pantai) bergeser jatuh akibat terjadi gempa sehingga permukaan laut 
turun sementara untuk kemudian naik kembali mencari kesetimbangan baru. Waktu 
air laut naik kembali ini dia bisa meluap naik ke arah darat. Itu yang terjadi 
di pantai barat Aceh bulan Desember tahun 2004. Mestikah setiap gempa yang 
berkekuatan sekian-sekian menimbulkan tsunami? Belum tentu. Kalau gempa itu 
menyebabkan terjadi pergeseran di dekat pantai  baru tsunami mungkin terjadi. 
Tapi tidak mesti di bagian itu saja terjadi pergeseran. Jadi bisa saja gempa 
berskala 9 Richter tapi tidak menimbulkan tsunami. Sebaliknya gempa yang lebih 
rendah kekuatannya bisa berakibat tsunami kalau kondisi dan lokasinya 
memungkinkan.
 
Lalu kalau begitu apakah perlu gempa besar berkekuatan besar (8.9 skala 
Richter) 
yang akan menimbulkan tsunami diumumkan akan terjadi? Peringatan seperti ini 
tidak akan memberi pertolongan apa-apa selain dari menimbulkan keresahan. Lalau 
kita anjurkan semua orang exodus dari Padang. Kemana? Ke Bukit Tinggi? Paya 
Kumbuh? Pasti amankah Bukit Tinggi atau Paya Kumbuh dari gempa? Bagaimana kalau 
selain gempa gunung Marapi dan gunung Sago mengancam pula?
 
Ah……. Daripada berpanjang-panjang. Mari kita ajak setiap orang yang beriman 
lebih banyak bertawakkal kepada Allah. Allah sebaik-baik tempat berlindung. 
Allah Yang Maha Melindungi. Allah Yang Maha Menetapkan. Kalau Allah menetapkan 
kita kena bencana tiada siapapun yang akan dapat menolong….
 
Wassalamu’alaikum



 Muhammad Dafiq Saib Sutan Lembang Alam
Suku : Koto, Nagari asal : Koto Tuo - Balai Gurah, Bukit Tinggi
Lahir : Zulqaidah 1370H, 
Jatibening - Bekasi




________________________________
From: "[email protected]" <[email protected]>
To: Sma <[email protected]>; Rantau <[email protected]>; darlis 
<[email protected]>; kharul jasmi <[email protected]>; 
herlinamet <[email protected]>
Sent: Tue, October 19, 2010 11:16:04 AM
Subject: [...@ntau-net] Eksodus


بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ  
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ 
Eksodus
Oleh K Suheimi

Setahun yang lalu. Gempa yg memporak porandakan Padang, Pariaman dan Agam jauh 
sebelumnya sudah diperkirakan cuma kurang di perhitungkan

Menurut para ahli, gempa yang  terjadi ternyata belumlah gempa yang di ramalkan 
yang jauh lebih besar yaitu gempa bila caesar Mentawai, bila ini patah akan 
mengeluarkan energi yang selama ini tersimpan yang akan menimbulkan gempa 8,9 
skala reighter

Dan kalau ini terjadi akan meluluh lantakan bangunan yang sekarang masih tersisa

Gempa yang terajadi akibat pergerakan kulit bumi menuju keseimbangan baru.
Ada juga yang mengatakan sesudah gempa besar itu terjadi kelak peta sumatra 
akan 
berubah

Siapa tahu bisa-bisa bibir pantai padang dan kota padang sampai batas bukit 
barisan akan patah ke dalam laut, pinggir dan bibir pantai pindah dan berubah 
sampai kedekat kaki bukit barisan.

Kalau yang di prediksi dan menurut perhitungan ke ahlian dan ke iilmuan itu 
akan 
terjadi. 


Letak geografis kota Padang di atas dua lempeng bumi membuat kota dan pulau 
Sumatra rawan gempa. Masih terbayang tahun 2004, tsunami telah meminta 180 ribu 
korban di Aceh.


Maka sudah saatnya peristiwa gempa 30 september dijadikan awal dan moment untuk 
memindahkan kota Padang beserta penduduknya.

Kalau kita simak cara pemindahan satu kota agar melibatkan semua penduduk

Pertama lakukan pemindahan pemerintahan misalnya ke B Tinggi
Tinggikan pajak pada penduduk yang masih bertahan tinggal di Padang, sehingga. 
Penduduk jadi tak betah disana.

Jika manusia merasa hidup serba susah dia akan berusaha mencari tempat usaha 
yang lebih memungkinkan mereka mencari hidup

Saudara-saudaranya yang dirantau tak tahan melihat derita hidup dunsanaknya , 
akan berusaha mengajaknya merantau dan membuka usaha baru di rantau

Dengan demikian eksodus yang terjadi itu secara berangsur tapi pasti tanpa 
pemerintah mengeluarkan biaya yang besar

Dana yang terkumpul untuk penanggulangi biaya gempa ini ada baiknya digunakan 
sebagai bekal dan modal bagi dunsanak kita untuk pindah

Sekarang ancaman bahaya yang lebih dahyat mengintai
Gempa Mentaai ssudah di depaan mata, kata ahlinya dan layak dipercaya. 

Kalau gempa kemarin ini adalah cubitan dari Allah untuk mengingatkan kita, 
mungkin sebagai seruan agar kita berpikir apakah masih tetap mempertahankan 
Padang dan bersikuat untuk  tetap tinggal di sini, atau terbuka alernanif lain 
kita hengkang dan pindah dari sana

Mari kita bangun mari kita bangkit. Setiap orang kampung punya belahan dan 
saudara di rantau
Merantau dan meninggalkan kampung untuk memperbaiki kehidupan adalah pilihan 
orang minang sejak dulu kala.
Nasibmu tak akan berobah bila kamu tak mau merubah nasib itu

Pemikiran ini sebagai renungan, agar Dana yang terkumpul bisa kita jadikan 
modal 
untuk memulai hidup baru di rantau
Mungkin bisa lebih baik
Saya mohon maaf jik tulisan ini tak berkenan.

Untuk itu ingin saya petikkan sebuah Firman SuciNya; 

Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran, di muka 
dan di belakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah. Sesungguhnya Allah 
tidak merubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada 
pada 
diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu 
kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung 
bagi 
mereka selain Dia. 13;11

وَعَلَيْكُمْ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ 

Pekanbaru 19 Okt 2010

Tulisan ini bisa dibaca pada
http://hospital-pmc.com/ 
Powered by Telkomsel BlackBerry®

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib 
mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.



      

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke