Pak Tasril Moeis, Mak Arman Bahar sarato angku, mamak, bundo jo dunsanak 
sapalanta RN nan ambo hormati,

Alhamdulillah pada nagari-nagari di Luhak nan Tigo (Tanah Data, Agam jo 50 
Koto) 
saat ini umumnya sudah dilengkapi komputer (PC) sekelas pentium IV. Saya kira 
untuk keperluan mengelola website itu sudah sangat memadai. Permasalahannya 
adalah belum terdapatnya modem yang menghubungkan pada jaringan internet. 
Dibeberapa kantor wali nagari, sudah terdapat line telpon yang apabila 
didaftarkan pada speedy unlimited paket familiy, kalau saya tidak salah sebesar 
195 rb/bulan - belum termasuk ppn 10 % - biasanya diberikan modem ADSL gratis 
dari PT Telkom. Untuk yang lebih murah bisa menggunakan modem wirelles yang 
menggunakan operator GSM atau CDMA yang kisaran paket unlimitednya bervariasi 
antara 50 rb/bulan hingga 150 rb/bulan, tergantung kecepatan dan kartu yang 
digunakan. Untuk yang menggunakan modem wirelles, bisa dibeli di toko-toko 
komputer yang banyak terdapat di kota kabupaten pada kisaran harga 400 rb -550 
rb.

Saya kira, ini bukanlah kegiatan pengadaan komputer & modem, sebab kedua 
peralatan itu disediakan oleh masing-masing pemerintahan nagari. Apabila tidak 
ada di kantor wali nagari, saya kira masyarakat nagari bisa melakukan secara 
swadaya, sebab 1 unit komputer second hand (bekas) saat ini tidak terlalu 
mahal, 
harganya berada pada kisaran 2 - 2.5 jt per unit. Oleh karena itu, saya kira 
apabila nagari masih belum mampu mengadakannya (disebabkan dana yang kurang, 
bisa bersinergi dengan kalangan perantaunya melalui ikatan keluarga atau 
organisasi perantau dari nagari yang sama). Paling tidak, kiriman 1 unit 
komputer sekelas pentium 4 sudah sangat membantu.

Untuk itu, bagi angku, mamak, bundo sarato dunsanak sapalanta RN nan ambo 
hormati, apabila ada yang berkeinginan nagari asal ybs untuk dirilis website 
nagarinya, saya bersedia melakukan pendampingan. Silahkan mengirimkan nama 
nagari via japri berserta bio data & kontak person yang nantinya akan saya 
serahkan pada Wali Nagari ybs untuk dihubungi lebih lanjut. Sebagaimana yang 
pernah disebutkan oleh mak Duta Mardin untuk nagari Batang Gasan - Padang 
Pariaman & pak Firdaus HB untuk nagari Sianok & nagari Kamang Magek - Agam.

Saya kira, apabila ada paling tidak 4 nagari yang lokasinya berdekatan, bisa 
segera dilakukan pendampingan. Mengapa minimal harus 4? Sebab harapan saya, 
ketika saya telah selesai melakukan pendampingan selama 3 minggu penuh, ke 4 
kelompok admin yang berasal dari 4 nagari yang berdekatan ini bisa membentuk 
sebuah kelompok diskusi & bisa membantu nagari - nagari yang bersebelahan untuk 
juga merilis website nagarinya.

Harapan saya, dari 625 nagari yang ada di 11 kabupaten, paling tidak 325 nagari 
bisa dilakukan pendampingan langsung, sehingga nagari yang 300 lainnya bisa 
belajar dengan nagari yang sudah melakukannya. Ini yang saya maksud sadanciang 
bak basi, saciok ba ayam & tidak terkotak-kotak dalam lingkup nagari per 
nagari, 
semoga dipahami, amin ya Rabbal alamin.

wasalam

AZ - 32 tahun
Padang             
seperti yang sering disebutkan Mak Duta,
menjadi bagian dari sapu lidi, 
lebih baik dari pada menjadi sebatang lidi
      



________________________________
Dari: Tasril Moeis <[email protected]>
Kepada: [email protected]
Terkirim: Kam, 21 Oktober, 2010 16:09:24
Judul: Re: Bls: [...@ntau-net] Bls: Posting lamo.... Minyak di Singkarak 
/Uranium.- komputer untuak tiok kecamatan

 
Bara bulan nan lau ado bantuan beberapa set  komputer langkok jo peralatan 
koneksi ka satelit bantuan dari Menkominfo untuak  tiok kecamatan (bukan untuak 
kantua camaik), untuak Banuhampu batampaikan di  perpustakaan umum Thawalib 
Parabek supayo bisa di akses siswa dan masyarakat  umum. Sekaligus disitu ado 
tanago untuak marawat barang bantuan ko.
Kalau di kecamatan lain ambo indak tau baa  realisisasi no
 
Wasslam
Tan Ameh
----- Original Message ----- 
>From: Arman    Bahar 
>To: [email protected] 
>Sent: Thursday, October 21, 2010 3:40    PM
>Subject: Bls: Bls: [...@ntau-net] Bls:    Posting lamo.... Minyak di Singkarak 
>/Uranium.
>
>
>
>Wah,    rancak bana tu mah sanak AZ, nampaknyo sangaik sajalan tu jo program   
> 
>Kementerian Tifathul, cubolah kontak2 dan silaturahiim jo beliau, ano gan rang 
>   
>'awak juo duu, cubo sajo sanak kubik saketek dulu lewat FB
>
>abp58
>
>
________________________________
 Dari: Armen Zulkarnain <[email protected]>
>Kepada: [email protected]
>Cc: Yuhefizar Lintau <[email protected]>; Muharmein    Zein Chaniago 
><[email protected]>; Firdaus HB    <[email protected]>; Dutamardin Umar 
><[email protected]>;    [email protected]; 
>[email protected]; Saafroedin Bahar    
><[email protected]>; 
>Mestika Zed    <[email protected]>
>Terkirim: Kam, 21 Oktober, 2010    14:19:04
>Judul: Bls:    [...@ntau-net] Bls: Posting lamo.... Minyak di Singkarak  
/Uranium.
>
>
>Assalamualaikum wr wb.
>
>
>Angku, mamak, bundo sarato dunsanak sapalanta RN nan anmbo    hormati. 
>Terima kasih pak Abraham Ilyas sudah merespon tanggapan saya. Saya    kira ini 
>ide yang sudah sejak awal pak AI usung dengan 
>merintis http://www.nagari.or.id. Untuk merilis Website    Nagari (website 
>resmi 
>pemerintahan nagari) saya kira tidak terlalu sulit. Kita    bisa menghubungi 
>persatuan Wali Nagari di masing-masing kabupaten yang saat    ini sudah saya 
>jalin komunikasinya. Yang diperlukan adalah person-person yang    mau bermukim 
>di nagari-nagari, untuk melatih parik paga    nagari untuk    dilatih sebagai 
>admin yang akan mengelola website tersebut. Secara teknis saya    paparkan, 
>apabila saya yang akan melakukan hal itu, paling tidak dalam masa 1    bulan 
>(efektik selama 3 minggu) saya harus bermukim di nagari-nagari yang akan    
>merilis website nagari tersebut. 
>
>
>Hal-hal    mendasar yang harus dilakukan antara lain :
>1. Melatih    pemuda nagari mengerti teknologi komputer & TI
>       * Melatih      bagaimana merawat PC, instalasi software & hardware 
>       * Bagaimana      merilis sebuah website, mendokumentasi foto & video 
> serta 
>meliput suatu      berita,  
>
>       * Melakukan      pendampingan menulis sebuah artikel berita,  
>       * Pemahaman      berorganisasi, sebab terdiri dari beberapa orang (tim) 
> & 
>sebagai admin      akan membentuk kelompok diskusi bersama admin (tim) dari 
>nagari - nagari      yang berdekatan. 
>
>       * Pemahaman      berkomunikasi, sebab akan selalu berhubungan dengan 
>Pemerintahan Nagari,      Kerapatan Adat Nagari, Bamus, LPM, Ikatan 
>Keluarga/Organisasi Perantau (via      internet) & Kelompok Tani. 
>
>       * Apabila      admin website nagari ini dalam satu kabupaten sudah 
> terkumpul 
>cukup banyak,      bisa dilakuka pelatihan-pelatihan dengan kalangan jurnalis 
>yang ada di      kabupaten.   
>
>       * dll (mohon      ditambahkan)
>2.    Mensosialisasikan pada Pemerintahan Nagari  & lembaga - lembaga    
>Nagari 
>(sinkronisasi pemerintahan & kultural    minangkabau) 
>       * Memaparkan perlunya aparatur pemerintahan nagari memahami hal-hal 
> umum      
>yang berhubungan dengan media internet 
>
>       * Perlunya mendirikan Baitul Mal Wa Tamwil (BMT), yang dananya berasal  
>     
>dari Zakat, Infak, Sadaqah anak nagari di kampung & diperantauan serta      
>simpanan tabungan kalangan perantau.  
>
>       * Sisi positif & negatif dari media internet, yang diharapkan bisa      
>mengontrol usaha-usaha warnet yang suda ada 2 tahun belakangan ini menjamur    
>  
>di nagari-nagari berkaitan dengan akhlak generasi muda nagari. 
>
>       * Perlunya media komunikasi pemerintahan nagari & kalangan      
> perantaunya, 
>dengan adanya website facebook nagari bisa lebih disinkronkan      serta suatu 
>saat nanti bisa merilis milist palanta nagari & milist      balerong (untuk 
>ninik mamak penghulu kaum baik yang di kampung &      diperantauan).  
>
>       * Membangun network antar nagari di media internet yang sudah dirintis  
>     
>dengan Persatuan Wali Nagari se Kabupaten 
>
>       * Sebagi sarana pendidikan, ilmu pengetahuan, teknologi & informasi.    
>   
>Dimana aparatur pemerintahan nagari bisa meningkatkan pendidikannya melalui    
>  
>media internet, seperti pendidikan yang dilakukan oleh Universitas Terbuka     
> 
>(UT). 
>
>       * Menghubungi      Kerapatan Adat Nagari (KAN) agar bisa mulai 
> menuliskan Adat 
>Salinka Nagari,      Tambo Nagari & daftar nama penghulu/kaum di nagari, 
>sehingga bisa      diketahui secara luas oleh anak kemanakan yang berada      
>diperantauan. 
>
>       * Menghubungi Kelompok Tani      (Gapoktan), memberikan pemahaman 
> manfaat media 
>internet, seperti hasil      kajian & artikel-artikel pertanian, perikanan, 
>peternakan. Seperti Bio      gas, pembuatan pakan ikan & pakan ternak, 
>pertanian 
>organik, dll      sehingga memudahkan kinerja Petugas Penyuluhan Pertanian & 
>Petugas      Peternakan (mantri taranak/tukang suntik bantiang). 
>
>       * dll (mohon      ditambahkan).
>3.    Mensosialisasikan pada Kalangan Perantau (Ikatan Keluarga/Organisasi    
>Perantau)
>       * Lebih mempererat komunikasi kalangan perantau dengan nagarinya 
> sehingga      
>bisa berkomunikasi dengan pemerintahan nagari & masyarakat nagari setiap      
>waktu. 
>
>       * Mengirimkan kajian-kajian yang dibutuhkan pada bidang pertanian,      
>peternakan, perikanan, UKM & pariwisata. 
>
>       * Mempermudah menyalurkan Qurban, Zakat, Infak, Sadaqah kepada BMT 
> nagari      
>kampung halaman. 
>
>       * Bersama-sama dengan seluruh anggota Ikatan keluarga/Organisasi 
> Perantau      
>menggalang pendanaan BMT Nagari yang berupa tabungan. 
>
>       * Mengajarkan adat & budaya minangkabau pada keluarga kita (anak &      
> cucu) 
>sehingga lebih membumi sebagai orang minagkabau yang berada      diperantauan. 
>  
>   
>
>       * dll (mohon      ditambahkan)
>4.    Mensosialisasikan pada Pemerintahan Daerah
>       * Dengan      adanya website nagari ini akan membantu kinerja Pemda 
> diberbagai 
>instansi      
>seperti, dinas pertanian, dinas peternakan, dinas kesehatan, dinas komunikasi 
>&      
>informasi, dll  
>
>       * Memfasilitasi nagari dengan kemudahan-kemudahan      infrastruktur & 
>bantuan/assesment pendanaan usaha kelompok tani, UKM      & sektor pariwisata 
>yang dikelola oleh masyarakat nagari. 
>
>       * Merintis      pendataan Pemda di masing-masing kabupaten dengan 
> kalangan 
>perantaunya,      seperti yang sudah dilakukan saat ini oleh Pemda kabupaten 
>Agam. 
>
>       * Memperkuat      kultural masyarakat minangkabau, seiring kembalinya 
> penerpan 
>pemerintahan      nagari di Sumatera Barat sejak 10 tahun belakangan ini.  
>
>       * dll (mohon      ditambahkan)
>
>
>Sejalan dengan perkembangan IT, saya kira sangat baik apabila    pemerintahan 
>nagari (625 Nagari) di Sumater Barat bisa merilis website nagari    
>masing-masing. Daftar 625 nagari di 11 kabupten bisa dilihat pada link berikut 
>   
>ini
>http://armenzulkarnain.wordpress.com/2010/08/17/daftar-nagari-di-sumatera-barat-2/
>
> 
>Berikut saya sertakan daftar Website Nagari yang sudah ada saat ini :          
>1. Website nagari Sungai Pua (Agam) http://nagari-sungaipua.com/
>2. Website nagari Koto Gadang (Agam) http://www.kotogadang-pusako.com/
>3. Website nagari Pandai Sikek (Tanah Datar) http://www.pandaisikek.net/
>4. Website nagari Padang Magek (Tanah Datar) http://padangmagek.info/
>5. Website nagari Minangkabu (Tanah 
>Datar) http://www.nagari-minangkabau.com/ (berawal dari sebuah    blog yang 
>kemudian menggunakan domain hosting berbayar).
>6. Website nagari Paninggahan (Solok) http://paninggahan.net/
>7. Website nagari Talu (Pasaman Barat) http://www.rangtalu.net/
>8. Website nagari Palangki (Sijunjung) http://www.nagaripalangki.com/
>
>
>Saya kira, dengan adanya website nagari, komunikasi    bisa dirintis secara 
>global, sehingga memperkuat persatuan Wali Nagari se    Kabupaten yang sudah 
>ada 
>saat ini yang bertujuan saling sharing informasi    antar nagari nagari. 
>Dengan 
>begitu, program - program serta kajian - kajian di    sektor pertanian, 
>perikanan, peternakan, UKM & pariwisata bisa mulai    di ansua-ansua. Saya 
>sendiri tertarik bergabung di Milist RN    ini ketika membaca tulisan dibawah 
>logo
>             
> Nan di Ranah jo nan di Rantau basilaturahim ...    basamo-samo bapikie dan 
>babuek untuak Minangkabau tacinto 
>  
>Untuk mewujudkan hal ini, saya sendiri hanya memiliki waktu, tenaga dan    
>sedikit pemikiran yang tentu saja memerlukan masukan-masukan dari angku,    
>mamak, bundo sarato dunsanak sapalanta RN & saya bersedia meninggalkan    
>pekerjaan saya untuk kegiatan ini sebab manfaatnya jauh lebih besar dibanding  
>  
>apa yang saya kerjakan selama ini. Untuk itu, saya sudah mengirimkan email    
>pada Rang Dapua RN untuk meminta daftar anggota milist RN dikelompokan pada    
>asal nagari & kabupaten, sehingga apabila suatu saat hal ini bisa    
>dilaksanakan data tersebut bisa saya berikan pada Wali Nagari masing -    
>masing. Untuk merealisasikan hal ini, diperlukan dana operasional untuk    
>mendukung kegiatan ini. Selain itu, apabila kegiatan ini bisa dilakukan terus  
>  
>menerus bertahun-tahun, saya kira perlu dibentuk suatu organisasi yang    
>berpayung hukum sehingga bisa dipertanggungjawabkan & akutabel    
>pembukuannya. 
>Saya kira YPRN bisa mewadahi ini. Mohon diberikan pendapat,    banyak maaf, 
>salam ta'zim.
>
>
>wasalam
>
>
>AZ - 32 th
>asa nagari Kubang - 50 Koto
>babako ka Canduang Koto Laweh
>kini marantau ka Padang (lai indak jauah bana doh    hehehe...)
>
>
>
________________________________
 Dari: Abraham Ilyas    <[email protected]>
>Kepada: [email protected]
>Cc: [email protected]
>Terkirim: Kam, 21 Oktober, 2010    04:52:05
>Judul: [...@ntau-net]    Bls: Posting lamo.... Minyak di Singkarak /Uranium.
>
> 
>Saya kira, kita tidak perlu    mengharapkan Sumbar (khususnya minangkabau) 
>buru-buru mengelola potensi    mineral tambangnya.
>Oleh karena itu saya sering menyebutkan dipalanta RN, perkuatlah ekonomi 
>nagari 
>dengan melakukan pendampingan di sektor IT (website    nagari), pertanian, 
>perikanan, eternakan, UKM.
>Semoga    dipahami, amin ya Rabbal alamin.
> 
>wasalam       
>AZ - 32    th
>----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
>
>Salam untuak Dinda Armen Zulkarnain sarato    dunsanak di palanta.
>
>
>Ambo setuju dengan pandapek Dindo sarupo    itu.
>Melakukan pendampingan pemanfaatan Tekhnologi Informasi (TI) tampaknyo    
>memang 
>sangek paralu kini.
> 
>Tanpa mengurangi penghargaan kapado nagari nagari    nan alah punyo website 
>(informatif), mako pengalaman ambo nan    mancubo manjojokan template nagari 
>-nagari 
>
>(interaktif/samantaro    gratis) sejak tahun 2010  alun disambuik oleh 
>komunitas 
>di akar rumput tsb.
> 
>Tapi sebaliknyo galeh FB lebih capek    berkembangbiak, bahkan kini alah 
>batambah pulo ciek lai galeh di yahookoprol yang mobil, yang mungkin    punyo 
>sisi sisi negatif pada masyarakat sedang berkembang sarupo di    kampuang awak.
> 
>Mungkin Dindo punyo ide untuak merealisasikan pendampingan pemanfaatan TI 
>tersebut di nagari    nagari nan jumlahnyo >500 tsb.
> 
> 
>  
> 
>Salam
> 
>Abraham Ilyas lk. 65th
>www.nagari.org
>  


-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

<<armen1.gif>>

Kirim email ke