Ha ini rawan diskusi.....
 
janganlah kita suuzhoon ke sanak kita sendiri...
 
Kalaulah sanak Herman mengambil dari Perjanjian Lama, toh Injil juga dikenal 
dalam Al Qur'an seperti Zabur dan Mushaaf dari Musa.
 
Ilmu (yang bermula dari Tacit Knowledge atau Ilham kemudian menjadi Explicit 
Knowledge setelah dibuktikan dengan riset, percobaan, memakai alat/teknology), 
bisa datang dari Allah, dari Kitab (mana saja), dari Pengamatan, dari utak- 
atik.
Nah, ilmu kebumian juga mencari sumbernya dari semua yang diatas itu.
 
Saya yakin sanak Herman Mokhtar tidak ada maksud mengajarkan isi Perjanjian 
Lama itu.
 
Tapi saya juga appreciate para sanak yang berhati-hati dengan Ajaran Lain.
 
Asal jangan kita Syirik dan Mengingkari agama kita, saya rasa kita gak salah 
apa-apa kan?
 
Ilmu Pengetahuan berdasarkan ajaran Al Qur'an adalah Excellent,
 
Tapi, gak ada salahnya kita mencari ilmu Pengetahuan dari sumber lain....
 
Kan, banyak juga Text Book Universitas yang kita pelajari, penyusunnya bukan 
lah orang yang seagama dengan kita.....terus kita tolak ilmunya???Kita jadi 
rugi menurut saya....
 
Wassalam,
 
 


--- Pada Sel, 26/10/10, [email protected] <[email protected]> 
menulis:


Dari: [email protected] <[email protected]>
Judul: Re: Bls: [...@ntau-net] Daratan dan Lautan Pertama : Kejadian 1
Kepada: [email protected]
Tanggal: Selasa, 26 Oktober, 2010, 11:07 PM





Tetapi menyangkutkannya dengan Kitab Suci agama lain. 
Apakah tidak sama dengan kita mengakui keunggulan Agama tsb ??

Disitu masalahnyo dek ambo

--TR
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT


From: Herman Moechtar <[email protected]> 
Sender: [email protected] 
Date: Wed, 27 Oct 2010 09:58:44 +0800 (SGT)
To: <[email protected]>
ReplyTo: [email protected] 
Subject: Re: Bls: [...@ntau-net] Daratan dan Lautan Pertama : Kejadian 1


Tarimo kasih pak Marindo. Ambo tau itu perjanjian lamo pak dan ambo muslim pak. 
Itu tulisan urang yang menkaitkannyo jo ilmu pengetahuan kebumian. Kebetulan 
ambo juo ahli itu, dan yang ambo ambiak apo-apo yang terkait dengan pengetahuan 
kebumian. Jadi indak ado maksud apo-apo termasuk manjua injil segala. Mohon 
Apak pahami benar. Dalam ilmu kebumian apapun yang kita lihat dan infromasi 
dari manapun tidak ada salahnya.

Wassalam,

Herman Moechtar 







From: Marindo Palar <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Tue, October 26, 2010 11:49:00 PM
Subject: Bls: [...@ntau-net] Daratan dan Lautan Pertama : Kejadian 1





Halo pak Herman Moechtar....

Pak Herman tau nggak Kejadian-1:9 itu dari kitab apa....??.

Itu kitab Perjanjian Lama, pak. Mau jualan Injil Bapak di sini...???.  Kami 
sudah punya Al-Qur'an , pak....


Salam,
Marindo Palar -

--- Pada Sel, 26/10/10, Herman Moechtar <[email protected]> menulis:


Dari: Herman Moechtar <[email protected]>
Judul: [...@ntau-net] Daratan dan Lautan Pertama : Kejadian 1
Kepada: [email protected]
Tanggal: Selasa, 26 Oktober, 2010, 7:33 PM






Mungkin Bapak dan Ibu ada yang tertarik tentang peristiwa pembentukan daratan 
dan lautan yang dikaitkan dengan ilmu pengetahuan kebumian yang ditulis oleh 
Awang S.

Wassalam,

Herman Moechtar



----- Forwarded Message ----
From: Awang Satyana <[email protected]>
To: IAGI <[email protected]>; [email protected]; Forum HAGI 
<[email protected]>; Geo Unpad <[email protected]>
Sent: Mon, June 9, 2008 10:36:07 AM
Subject: [Geo_unpad] Daratan dan Lautan Pertama : Kejadian 1





Kejadian 1 : 9 ”Berfirmanlah Allah : ”Hendaklah segala air yang di bawah langit 
berkumpul pada satu tempat, sehingga kelihatan yang kering.” Dan jadilah 
demikian. 10. Lalu Allah menamai yang kering itu darat, dan kumpulan air itu 
dinamaiNya laut. Allah melihat bahwa semuanya itu baik.

Bagaimana ilmu geologi menerangkan ini ? 

Di sini Alkitab menunjukkan bahwa kerak Bumi berubah membentuk suatu cekungan 
yang besar, tempat berkumpulnya air, sementara di tempat lain mencembung 
membentuk daratan. Bagaimana menjelaskan asal muasal proses ini ? Bila kita 
memeriksa buku-buku geologi atau oseanografi, pada umumnya jawaban tentang asal 
cekungan samudra adalah berhubungan dengan pemekaran dasar samudra – sebuah 
proses tektonik lempeng. Itu benar untuk perkembangan Bumi yang lebih lanjut. 
Yang dimaksud di sini adalah lautan dan daratan pertama, yang lebih tua dari 
4000 juta tahun (walaupun tak ada kerak samudra yang lebih tua umurnya daripada 
200 juta tahun karena proses re-cyling siklus Wilson), apakah tektonik lempeng 
telah beroperasi lebih tua dari 4000 juta tahun, tepatnya 4500 juta tahun yang 
lalu ? 

Pembuat cekungan samudra dan cembungan daratan pertama mungkin bukan tektonik 
lempeng, melainkan : (1) sistem planet ganda Bumi-Bulan (di Tata Surya, Bulan 
adalah satelit paling besar relatif terhadap planet yang diedarinya, maka 
Bumi-Bulan sering disebut juga sistem dua planet – planet ganda), dan (2) 
prinsip isostasi mantel-kerak Bumi

Melalui perhitungan dan pengukuran langsung para ilmuwan menemukan bahwa rotasi 
Bumi makin melambat (melambat beberapa mikro-detik setiap harinya) dan Bulan 
makin menjauhi Bumi sebanyak 4 cm/tahun. Dulu berarti bahwa rotasi Bumi lebih 
cepat dan Bulan lebih dekat.

Lebih dari empat milyar tahun yang lalu, Bulan begitu dekat dengan Bumi, bisa 
dibayangkan berapa besar gravitasi Bumi-Bulan saling tarik-menarik. Titik 
terdekat diperkirakan di tengah sebuah permukaan Bumi yang kita kenal sekarang 
sebagai titik tengah Samudera Pasifik. Dapat diduga, bahwa mulai menjauhnya 
Bulan menimbulkan cekungan ke arah mana air dari segala tempat mengalir dan 
berkumpul, dan meninggalkan benua besar bernama daratan di sisi Bumi yang lain. 
Setelah itu, dengan berjalannya zaman demi zaman geologi, pergeseran benua 
melalui tektonik lempeng membuka dan menutup laut-laut di seluruh permukaan 
Bumi seperti yang kita lihat sekarang ini.

Timbul pertanyaan susulan, darimana asal Bulan sehingga ia begitu dekat dengan 
Bumi pada awalnya ? Selama perkembangan astronomi, kita punya beberapa 
mekanisme kejadian Bulan yang diajukan. Tetapi berdasarkan analisis dan 
pemelajaran contoh tanah dan batuan Bulan yang dibawa misi Apollo dan wahana 
Rusia, penjelasan yang paling mungkin adalah bahwa Bulan terbentuk dari debris 
Bumi ketika sebuah objek seukuran Mars membentur Bumi sekitar 50 juta tahun 
setelah Bumi terbentuk. Akresi material di luar angkasa kemudian membentuk 
Bulan pada 4500 juta tahun yang lalu. Dua ratus juta tahun kemudian (4,3 Ga 
–milyar tahun yang lalu) kerak Bulan telah membeku dan siap melakukan “tarik 
tambang gravitasi” dengan Bumi. Bumi dan Bulan saling tarik-menarik. Dalam 
tarik-menarik itu, dalam tidal oscillation yang dikirim masing-masing benda 
langit ini sangat mungkin terjadi pencekungan dan pencembungan di kedua 
permukaannya.

Timbul lagi sebuah pertanyaan mendasar tentang hubungan Bumi-Bulan yang sulit 
dicari jawabannya. Mengapa gravitasi dan gaya pasang antara Bumi dan Bulan 
lebih dari empat milyar tahun lalu saat mereka begitu berdekatan tidak 
menghancurkan keduanya ? Bagaimana bisa ?

Satu-satunya “bagaimana” yang dapat kita bayangkan adalah bahwa gaya pasang 
(tidal oscillation) dan gaya gravitasi antara Bumi dan Bulan terhenti dalam 
selang waktu tertentu beberapa milyar tahun yang lalu, atau ada sesuatu yang 
berasal dari luar sistem Bumi-Bulan yang ikut berperan. Peristiwa ini, 
pembentukan sistem yang tidak dapat dijelaskan secara geologi dan astronomi, 
dan merupakan satu-satunya sistem planet ganda yang diketahui sangat dekat 
dengan bintang induknya (Matahari), harus dianggap merupakan suatu keajaiban 
dalam Kitab Kejadian. 

Penjelasan lain tentang kejadian daratan dan lautan pertama datang dari prinsip 
isostasi. Dari bukti seismik diketahui bahwa kerak benua (tebal 30-40 km) 
enam-delapan kali lebih tebal daripada kerak oseanik (5 km). Kerak benua juga 
punya densitas yang lebih rendah (2,7 g/cc) dibandingkan kerak oseanik (2,9). 
Akibatnya, karena prinsip isostasi, kerak benua yang lebih tebal dan lebih 
ringan harus duduk lebih tinggi daripada kerak oseanik yang lebih tipis dan 
lebih berat.

Bagaimana satu segmen kerak Bumi mesti terangkat sementara segmen yang lain 
mesti tenggelam untuk mempertahankan kesetimbangan isostasi ? Ada beberapa 
penjelasan : mantel harus cukup plastis untuk mengalir dari atau ke 
tempat-tempat berbeda sebagai respon terhadap perubahan-perubahan level kerak 
Bumi di atasnya., kerak dan mantel atas secara fisik harus berubah menjadi fase 
yang lebih padat atau kurang padat sehingga berubah hubungan massa-volumenya, 
atau terjadi kedua proses tersebut. Ketika puncak gunung dierosi, gunung justru 
akan diangkat lagi makin tinggi oleh isostasi –namun diskontinuitas 
M/Mohorovicic- nya tenggelam, seperti terjadi ketika daratan terangkat setelah 
massa es di atasnya lebur. Karena prinsip isostasi pula, aksi ini telah 
direspon oleh kerak samudra di dekatnya yang tenggelam (tetapi M discontinuity 
di bawah kerak samudra terangkat –hanya kerak samudra harus semakin padat). 
Begitulah keindahan kesetimbangan isostasi bertanggung
jawab kepada pembentukan cekungan lautan/samudra dan cembungan daratan/benua.

“Maka dari dalam badai TUHAN menjawab Ayub, “Di manakah engkau, ketika Aku 
meletakkan dasar Bumi ? Ceritakanlah, kalau engkau mempunyai pengertian ! (Ayub 
38 : 4).

Salam,
awang

__._,_.___ 
Messages in this topic (1) Reply (via web post) | Start a new topic 
Messages | Files | Photos | Links | Database | Polls | Members | Calendar 
Moderators:
Budhi Setiawan '91 <[email protected]>
Edi Suwandi Utoro '92 <[email protected]>
Sandiaji '94 <[email protected]>
Wanasherpa '97 <[email protected]>
Satya '2000 <[email protected]>
Andri'2004 <[email protected]> 

MARKETPLACE

Blockbuster is giving away a free trial of Blockbuster Total Access to smart 
movie lovers like you. 
 
Change settings via the Web (Yahoo! ID required) 
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch format to 
Traditional 
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe 



Recent Activity


 4
New MembersVisit Your Group 


Curves on Yahoo!
A group for women
to share & discuss
food & weight loss.

Weight Loss Group
on Yahoo! Groups
Get support and
make friends online.

Healthy Living
Learn to live life
to the fullest
on Yahoo! Groups.
. 
__,_._,___ 













-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.


-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.


-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.


-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke