Tambahan saketek, surek no baru basuo:

Dan apakah orang2 kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu itu 
keduanya adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan 
dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada 
juga beriman?
(QS.21:30)

Caliaklah Big Bang Theory tu, iko bana dasar no

Wassalam
Tan Ameh
  ----- Original Message ----- 
  From: Tasril Moeis 
  To: [email protected] 
  Sent: Wednesday, October 27, 2010 6:46 PM
  Subject: Re: Bls: [...@ntau-net] Daratan dan Lautan Pertama : Kejadian 1


  Angku Nochfrie,
  Untuak ma nambah2 wawasan awak tentang teori baa tabantuak no alam semesta ko 
caliak2 lah "Big Bang Theory"

  Dan dalam Al-Qur'an juo disabuikkan baa alam raya ko tabantuak, semuanya 
dengan kehendak Allah SWT. Dan manusia ba usao mancari tau, mempelajari dan 
mambuek teori2 tantang itu.

  Ado saketek nan jadi renungan ambo, masa lalu umat Islam jadi pionir dalam 
segala bidang ke ilmuan, tapi nan mengembangkan kini ko kok urang lain. Umat 
Islam istilah no kini tingga jadi "user" sen lai. Kiro2 dima lah latak masalah 
no

  Wassalam
  Tan Ameh (52+)
    ----- Original Message ----- 
    From: Nochfrie Emir 
    To: [email protected] 
    Sent: Wednesday, October 27, 2010 6:08 PM
    Subject: Re: Bls: [...@ntau-net] Daratan dan Lautan Pertama : Kejadian 1


    Ndak ado masalah jo postingan Pak Herman Moechtar,  
    ambo justru batarimokasih, tertarik dan ingin berbalas langsung jo penulis 
artikel dan alhamdulillah lah sampai ke yang bersangkutan..


    bahkan ado nan ambo klarifikasi ka beliau saketek terkait pertanyaan ambo 
tersebut, yang mungkin sebagai ahli Geologi Pak Moechtar cukup kapabel dalam 
materi seperti ini.


    1.      Paragraph 5 dari artikel.

    awalnya saya hanya membayangkan Mars sebagai planet yang posisinya lebih 
terluar dari Bumi, maka saya klarifikasi.

    Mars berukuran setengah dari Bumi (menurut data yang saya temukan), kalau 
benda seukuran itu membentur bumi, maka kemungkinan yang terjadi adalah:

    a. jika kecepatannya tidak cukup untuk menghasilkan momentum yang mampu 
memecah bumi, maka masanya akan tertinggal di Bumi dan tidak mungkin ada 
pecahan dari bumi yang seukuran Bulan (+ seperempat diameter Bumi), pada 
kondisi benturan telak.

    b. jika kecapatannya cukup untuk memecah bumi, bumi pasti pecah menjadi dua 
atau lebih bagian yang hampir sama besar, pada kondisi benturan telak dan itu 
pun jika material bumi saat itu bersifat getas... dan bagaimana bisa hasil 
pecahannya bulat seperti bulan..?

    c. kalau benturannya tidak telak alias hanya bersenggolan, Bumi pasti pecah 
menjadi satu kepingan besar dan beberapa kepingan kecil.. kenapa bulan hanya 
satu..??, kemana pecahan yang lainnya..??

    dan yang terpenting adalah... bumi pasti terpental dari garis edarnya....

    kalau ia keluar dari garis edarnya, ditambah lagi kehilangan masa dan 
kecepatanya akibat benturan tadi, ia pasti akan jatuh ke benda lain yang labih 
besar di sekitarnya, bisa ke Jupiter, atau bahkan mungkin jatuh ke Matahari...




    Btw... artikal yang menarik...




    Salam

    NFA

    2010/10/27 Herman Moechtar <[email protected]>

      Tarimo kasih pak Anzori. Sama sakali ambo indak bamaksud apo-apo, dan 
hanyo informasi itu menarik untuk ditelaah pada ilmu pengetahuan kebumian yang 
kebetulan sebagai latarbelakang ambo.

      Wassalam,

      Herman Moechtar Ir., PhD

      Ahli Kebumian








--------------------------------------------------------------------------
      From: Anzori <[email protected]>
      To: [email protected]
      Sent: Wed, October 27, 2010 4:23:27 PM

      Subject: Re: Bls: [...@ntau-net] Daratan dan Lautan Pertama : Kejadian 1



      Jangan kito terlalu bersikap "prejudice" jo apo nan dijalehkan dek Pak 
Herman Moechtar (HM), walaupun ado dalam kitab suci lain bukan berarti pak HM 
mencampuradukan kitab-kitab agamo. Alam takambang jadi guru, science tidak 
melonggarkan keimanan, tapi mempertebal iman, bukan baitu pak HM?
      Ambo heran, kalau ado nan manyabuik Injil sajo, lalu "prejudice", padohal 
beriman kapado kitab suci adolah rukun iman. Dan ambo picayo indak 100 % kitab 
suci lain tu ala diubah, katokan nan ala diubah 80 % dan 20% masih batua, nan 
20% mungkin diantaronyo tentang kejadian langit dan bumi. Liek sajo tantang 
Nabi Musa mambalah lauik ado di kitab suci nan lain. Ambiaklah sisi 
scientific-nyo (kini baru tahu bahso, lauik tu dibalah jo angin nan dikirim 
Allah SWT). Kalau sisi iman awak ala jaleh kasadonyo. Gadangkan hati, luaskan 
jiwa, sakali lain jan gampang prejudice ka urang lain, ambo picayo pak HM 
muslim sejati.


      Zorion_Anas 
      *55yo
      http://minangmaimbau.blogspot.com
      http://zorionanas.blogspot.com
      [email protected], [email protected], 
      Cel./HP No. :081384611336, 0816857939
      Country code +62 





--------------------------------------------------------------------------
      From: Herman Moechtar <[email protected]>
      To: [email protected]
      Sent: Wed, October 27, 2010 9:40:51 AM
      Subject: Re: Bls: [...@ntau-net] Daratan dan Lautan Pertama : Kejadian 1


      Ambo paham pak sadonyo itu. Sekali lagi itu bukan tulisan ambo, dan bukan 
pikiran ambo. Jadi indak paralu apak mengomentari lagi

      Salam Herman Moechtar





  __________ Information from ESET NOD32 Antivirus, version of virus signature 
database 5567 (20101027) __________

  The message was checked by ESET NOD32 Antivirus.

  http://www.eset.com


  -- 
  .
  * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
  * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
  ===========================================================
  UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
  - DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
  - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
  - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
  - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
  - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
  ===========================================================
  Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke