From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of 
[email protected]
Sent: Thursday, November 04, 2010 12:20 PM
To: [email protected]
Subject: [Pessel] Penjelasan Kunjungan Gubernur Sumbar ke Jerman

 

  

Nograhany Widhi K : detikNews

detikcom - Jakarta, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno melakukan kunjungan 
kerja (kunker) ke Munich, Jerman, di tengah tanggap darurat bencana tsunami 
Mentawai. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang menaungi Irwan pun menjelaskan 
lengkap kronologi hingga agenda Irwan ke Munich.

Penjelasan Humas PKS ini diterima pada Rabu (3/11/2010). Berikut ini penjelasan 
tersebut:

1. Kunjungan dilakukan berdasarkan undangan Duta Besar Republik
Indonesia di Berlin tanggal 31 Agustus 2010 yang meminta Gubernur Sumatera 
Barat menjadi pembicara dalam ajang Indonesian Bussiness Day yang akan diadakan 
di Muenchen, pada tanggal 5 November 2010. 

Topik utama dalam Indonesian Bussiness Day adalah pelaksanaan promosi terpadu 
Investasi, Pariwisata, dan Perdagangan di wilayah potensial Indonesia. 

2. Sumatera Barat dipilih sebagai salah satu peserta di antara lima peserta 
provinsi undangan yaitu: Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Jawa Timur, Nusa 
Tenggara Barat, dan Papua.

3. Sementara di tingkat pusat akan hadir Mantan Presiden BJ Habibie,
Menteri Perindustrian RI, Menteri Perdagangan RI, Menteri Kebudayaan dan 
Pariwisata serta Kepala BKPM Pusat. Mereka juga akan menyampaikan keynote 
speech dalam acara tersebut. 

4. Indonesian Bussines Day diadakan bersama oleh Indonesian Mission in the 
Federal Republic of Germany yang terdiri dari Kedutaan RI di Berlin, Konsulat 
Jendral Indonesia di Frankfurt, dan Konsulat Jendral Indonesia di Hamburg. 

Tujuan utama dari kegiatan ini adalah memperkenalkan dan mengundang para pelaku 
investasi dan perdagangan Jerman untuk melakukan bisnis dan investasi yang 
sangat mempunyai prospek di Indonesia, dan yang paling utama di 
provinsi-provinsi yang diundang seperti tersebut di atas.

5. Indonesian Bussines Day terdiri dari beberapa kegiatan seperti
seminar, one on one meeting, dan mini exhibition dari produk-produk perdagangan 
Indonesia. 

6. Adapun agenda Gubernur Sumatera Barat secara khusus adalah:

a. 4 November 2010,  mengadakan pertemuan secara khusus dengan
Gubernur Bavaria untuk membicarakan kemungkinan kerjasama luar negeri tidak 
hanya di bidang investasi, pariwisata dan perdagangan, namun juga di bidang 
lain serta  rencana pembentukan Sister Province West Sumatra – Bavaria. 

Agenda pertemuan ini telah dikonfirmasikan dengan pihak negara bagian Bavaria, 
dan Gubernur Bavaria dengan senang hati akan menerima delegasi Sumatera Barat 
di kantor Gubernur Bavaria di Muenchen.

b. 5 November 2010, Gubernur Sumatera Barat akan menyampaikan paparan
berjudul ”Investment Opportunities In West Sumatra” yang berisi materi tawaran 
investasi di bidang unggulan seperti:
 
* tawaran investasi pariwisata dalam pembangunan cable car di Maninjau, 
Bukittinggi, dan Lembah Anai; 
* tawaran investasi pariwisata di Kawasan Mandeh Pesisir Selatan untuk 
pembangunan resort; 
* tawaran investasi pariwisata di Danau Diatas dan Danau Dibawah, Kabupaten 
Solok untuk pembangunan resort; 
* tawaran investasi pembangunan infrastruktur short cut jalan kereta api Padang 
– Solok; 
* tawaran investasi pengolahan dan penangkapan ikan tuna, tawaran
investasi pengolahan kakao; 
* tawaran investasi dalam eksploitasi panas bumi
sebagai sumber energi listrik Sumatera Barat di masa depan. 
*Pemerintah Jerman dan Provinsi Bavaria mempunyai kebijakan untuk mendukung 
energi hijau seperti energi panas bumi, air (PLTA), dan mikrohidro. Bahkan 
punya kebijakan memberikan grant hingga Rp 1 triliun. 

c. 6 November 2010, akan dilakukan kunjungan seluruh anggota Delegasi
RI dipimpin oleh Bapak Dubes ke Messe Munchen Bio Solar Rooftop Facility pukul 
09.00-11.00 dan Bio Energie Tann pukul 13.00-15.00. 

Keduanya bergerak di bidang energi terbarukan yang sangat bermanfaat bagi 
Delegasi Sumatera Barat untuk mengunjunginya. Karena Sumatera Barat memiliki 
cadangan panas bumi yang sangat besar.

Dalam meeting selanjutnya akan dibicarakan penjajagan mekanisme pelaksanaan 
Carbon Trade yang sudah digagas di Oslo, Norwegia beberapa waktu yang lalu.


Powered by Telkomsel BlackBerry® 




-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke